Waspada Hoaks! Pertamina Tegaskan Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis
Rabu, 15 Apr 2026 19:29
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa kabar yang muncul melalui keterangan (caption) video pada tautan akun TikTok tersebut merupakan hoaks yang menyesatkan masyarakat. Foto/IST
MAKASSAR - Isu mengenai adanya pungutan biaya pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan LPG 3 kg belakangan ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Di Makassar, 15 April, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa kabar yang muncul melalui keterangan (caption) video pada tautan akun TikTok tersebut merupakan hoaks yang menyesatkan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa LPG 3 kg adalah produk subsidi dari pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu, penyalurannya mengikuti kebijakan pemerintah dengan mekanisme subsidi yang tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai informasi yang beredar, terutama yang mengatasnamakan Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, termasuk yang muncul di media sosial dengan tampilan menyerupai akun resmi.
“Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi yang mencantumkan biaya tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut yaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_lpg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi, yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat,” jelas Lilik.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan, seperti situs www.pertaminapatraniaga.com, akun media sosial @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Di Makassar, 15 April, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa kabar yang muncul melalui keterangan (caption) video pada tautan akun TikTok tersebut merupakan hoaks yang menyesatkan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa LPG 3 kg adalah produk subsidi dari pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu, penyalurannya mengikuti kebijakan pemerintah dengan mekanisme subsidi yang tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai informasi yang beredar, terutama yang mengatasnamakan Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, termasuk yang muncul di media sosial dengan tampilan menyerupai akun resmi.
“Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi yang mencantumkan biaya tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut yaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_lpg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi, yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat,” jelas Lilik.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan, seperti situs www.pertaminapatraniaga.com, akun media sosial @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.
(TRI)
Berita Terkait
News
Telkom Gandeng PGN Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Energi Bersih
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) jalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon.
Selasa, 14 Apr 2026 15:01
Sulbar
Operator SPBU Jadi Garda Terdepan Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan.
Kamis, 09 Apr 2026 20:01
News
Kinerja Lingkungan Moncer, Pertamina Sulawesi Raih 6 PROPER Hijau
Dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berhasil meraih enam penghargaan PROPER Hijau.
Kamis, 09 Apr 2026 06:31
Ekbis
Pertamina Apresiasi Ketegasan Operator SPBU Jalankan Subsidi Tepat
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan apresiasi terhadap profesionalisme operator SPBU Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang menjalankan prosedur penyaluran BBM subsidi secara disiplin dan sesuai ketentuan.
Selasa, 07 Apr 2026 20:39
Sulsel
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Maros Aman, Penyaluran di SPBU Moncongloe Kembali Normal
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Maros dalam kondisi aman dan distribusi berjalan berkelanjutan
Sabtu, 04 Apr 2026 09:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
4
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
5
Sinergi OJK Dorong Akses Keuangan Petani Kakao di Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
4
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
5
Sinergi OJK Dorong Akses Keuangan Petani Kakao di Luwu Timur