Akta Notaris Bukan Sekadar Tanda Tangan, Ini yang Terjadi saat Pengawasan Lemah
Minggu, 31 Mei 2026 22:35
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sebuah keluarga di Makassar bertengkar selama bertahun-tahun karena akta waris yang cacat. Seorang pengusaha di Makassar kehilangan aset bernilai miliaran karena akta perjanjian yang dibuat tidak sesuai prosedur. Dua cerita berbeda, satu akar masalah: notaris yang tidak menjalankan jabatannya dengan benar.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan tidak menutup mata terhadap realitas ini. Sebaliknya, Kanwil menjadikannya sebagai alasan utama mengapa pembinaan dan pengawasan notaris di Sulsel terus diperketat, bukan untuk mempersulit profesi, melainkan untuk memastikan setiap akta yang lahir benar-benar bisa dipegang sebagai jaminan kepastian hukum.
"Notaris adalah pejabat publik yang diberi kewenangan luar biasa oleh negara membuat akta otentik yang kekuatan hukumnya setara dengan putusan pengadilan. Kewenangan sebesar itu harus diimbangi dengan tanggung jawab dan pengawasan yang setara besarnya," tegas Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam keterangannya Sabtu(30/5/2026) melalui sambungan telepon
Sulawesi Selatan memiliki ratusan notaris yang tersebar di 24 kabupaten dan kota, dari kota besar seperti Makassar, Parepare, dan Palopo hingga kabupaten-kabupaten yang lebih kecil seperti Kepulauan Selayar. Setiap notaris, tidak peduli di mana ia bertugas, berada di bawah radar pengawasan Majelis Pengawas Daerah yang aktif melakukan pemeriksaan berkala.
Yang membuat sistem pengawasan Kanwil Kemenkum Sulsel kini lebih efektif adalah kombinasi antara pengawasan formal yang terstruktur dan jalur pengaduan publik yang semakin mudah diakses. Di satu sisi, Majelis Pengawas Daerah secara rutin turun memeriksa protokol notaris dimana dokumen-dokumen akta yang wajib disimpan dengan rapi dan aman sebagai arsip negara.
Di sisi lain, masyarakat yang merasa dirugikan oleh tindakan notaris kini bisa melapor secara daring, dan mendapatkan respons resmi tanpa harus datang ke kantor.
Sementara itu, Kadiv Pelayanan Hukum, Demson Marihot mengatakan bahwa Notaris baru yang baru saja diambil sumpah jabatannya mendapat perhatian khusus. Kemenkum Sulsel menjalankan program mentoring dan pengawasan untuk memastikan bahwa nilai-nilai profesi diturunkan bukan hanya melalui aturan tertulis, melainkan melalui teladan nyata dalam praktik sehari-hari.
"Kami ingin notaris Sulsel menjadi yang terbaik, bukan hanya kompeten secara teknis, tapi juga jujur dan berani menolak ketika diminta melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hukum dan etika," kata Demson
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan tidak menutup mata terhadap realitas ini. Sebaliknya, Kanwil menjadikannya sebagai alasan utama mengapa pembinaan dan pengawasan notaris di Sulsel terus diperketat, bukan untuk mempersulit profesi, melainkan untuk memastikan setiap akta yang lahir benar-benar bisa dipegang sebagai jaminan kepastian hukum.
"Notaris adalah pejabat publik yang diberi kewenangan luar biasa oleh negara membuat akta otentik yang kekuatan hukumnya setara dengan putusan pengadilan. Kewenangan sebesar itu harus diimbangi dengan tanggung jawab dan pengawasan yang setara besarnya," tegas Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam keterangannya Sabtu(30/5/2026) melalui sambungan telepon
Sulawesi Selatan memiliki ratusan notaris yang tersebar di 24 kabupaten dan kota, dari kota besar seperti Makassar, Parepare, dan Palopo hingga kabupaten-kabupaten yang lebih kecil seperti Kepulauan Selayar. Setiap notaris, tidak peduli di mana ia bertugas, berada di bawah radar pengawasan Majelis Pengawas Daerah yang aktif melakukan pemeriksaan berkala.
Yang membuat sistem pengawasan Kanwil Kemenkum Sulsel kini lebih efektif adalah kombinasi antara pengawasan formal yang terstruktur dan jalur pengaduan publik yang semakin mudah diakses. Di satu sisi, Majelis Pengawas Daerah secara rutin turun memeriksa protokol notaris dimana dokumen-dokumen akta yang wajib disimpan dengan rapi dan aman sebagai arsip negara.
Di sisi lain, masyarakat yang merasa dirugikan oleh tindakan notaris kini bisa melapor secara daring, dan mendapatkan respons resmi tanpa harus datang ke kantor.
Sementara itu, Kadiv Pelayanan Hukum, Demson Marihot mengatakan bahwa Notaris baru yang baru saja diambil sumpah jabatannya mendapat perhatian khusus. Kemenkum Sulsel menjalankan program mentoring dan pengawasan untuk memastikan bahwa nilai-nilai profesi diturunkan bukan hanya melalui aturan tertulis, melainkan melalui teladan nyata dalam praktik sehari-hari.
"Kami ingin notaris Sulsel menjadi yang terbaik, bukan hanya kompeten secara teknis, tapi juga jujur dan berani menolak ketika diminta melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hukum dan etika," kata Demson
(GUS)
Berita Terkait
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Dukung Capaian Layanan Manajemen
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dukungan manajemen di lingkungan Kementerian Hukum.
Sabtu, 30 Mei 2026 20:05
News
Bahas Kolaborasi Edukasi dan Bantuan Hukum Bersama Permahi
Kolaborasi dalam penguatan edukasi hukum, bantuan hukum, serta penyebarluasan informasi hukum kepada masyarakat menjadi substansi utama pembahasan antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI).
Selasa, 26 Mei 2026 23:54
News
Kemenkum Sulsel Perkuat Kompetensi ASN melalui CoP Jabatan Fungsional
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti kegiatan Community of Practice (CoP) Pengembangan Karier Jabatan Fungsional di Lingkungan Kementerian Hukum
Selasa, 26 Mei 2026 17:17
News
Dorong Penguatan Kesadaran Hak Cipta untuk Bangun Ekosistem Kreatif di Sulsel
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menjadikan penguatan kesadaran dan perlindungan hak cipta sebagai agenda yang semakin mendesak, bukan hanya untuk melindungi pencipta yang sudah ada, tetapi untuk membangun ekosistem kreatif Sulsel
Senin, 25 Mei 2026 19:13
News
Andi Basmal Meriahkan Jalan Santai Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal menghadiri kegiatan jalan santai atau fun walk dalam rangka Puncak Perayaan Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Sabtu (23/5/2026).
Sabtu, 23 Mei 2026 20:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Direktur Otorita IKN Muhsin Palinrungi Terpilih sebagai Ketua IKA FSIKP UMI
2
Cerita di Balik Aroma Kopi Oishii: Transformasi Ekonomi Petani Batui Bersama PLN UIP Sulawesi
3
Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta
4
DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Rampungkan Seleksi Provinsi di Makassar
5
Bupati Gowa Dorong Evaluasi Sarana dan Sistem Pengamanan RSUD Syekh Yusuf
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Direktur Otorita IKN Muhsin Palinrungi Terpilih sebagai Ketua IKA FSIKP UMI
2
Cerita di Balik Aroma Kopi Oishii: Transformasi Ekonomi Petani Batui Bersama PLN UIP Sulawesi
3
Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta
4
DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Rampungkan Seleksi Provinsi di Makassar
5
Bupati Gowa Dorong Evaluasi Sarana dan Sistem Pengamanan RSUD Syekh Yusuf