Supervisi Pagu Indikatif TA 2027, Kakanwil Tekankan Penyusunan Sesuai Kebutuhan Organisasi

Selasa, 02 Jun 2026 14:50
Supervisi Pagu Indikatif TA 2027, Kakanwil Tekankan Penyusunan Sesuai Kebutuhan Organisasi
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menekankan pentingnya penyusunan Pagu Indikatif Tahun Anggaran (TA) 2027. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menekankan pentingnya penyusunan Pagu Indikatif Tahun Anggaran (TA) 2027 yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan mendukung pencapaian target kinerja.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin kegiatan Supervisi Pagu Indikatif TA 2027 yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah, Selasa (2/6/2027).

Kegiatan supervisi ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam menyusun perencanaan anggaran tahun mendatang secara efektif, terukur, dan akuntabel. Hadir dalam kegiatan tersebut operator atau Person In Charge (PIC) dari masing-masing bidang, yakni Bagian Tata Usaha dan Umum, Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Bidang Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, serta Balai Harta Peninggalan Makassar.

Dalam arahannya, Andi Basmal mengingatkan agar setiap unit kerja menyusun kebutuhan anggaran secara cermat dari tahap pagu alokasi yang bermuara pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Menurutnya, proses perencanaan yang baik akan menentukan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun anggaran mendatang.

"Silakan Bapak dan Ibu menyusun pagu indikatif ini hingga pagu alokasi dan menuju DIPA. Pastikan seluruh usulan disusun berdasarkan kebutuhan organisasi dan mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing bidang," tegasnya.

Andi Basmal juga memberikan perhatian khusus terhadap belanja modal, terutama yang berkaitan dengan biaya perawatan rumah dinas. Ia berharap kebutuhan tersebut telah terlebih dahulu diidentifikasi dan dimasukkan dalam penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) sehingga dapat diakomodasi dalam perencanaan anggaran.

Selain itu, Andi Basmal mengingatkan pentingnya perhatian terhadap komponen belanja pegawai dan berbagai subkomponen yang berkaitan dengan kebutuhan organisasi. Menurutnya, perencanaan anggaran harus dilakukan secara komprehensif agar seluruh kebutuhan prioritas dapat terakomodasi dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Basmal juga meminta seluruh jajaran untuk terus memperkuat koordinasi dengan Biro Perencanaan Kementerian Hukum. Koordinasi yang intensif dinilai penting untuk memastikan proses penyusunan anggaran berjalan sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku.

"Terus lakukan koordinasi yang intensif dengan Biro Perencanaan Kemenkum terkait hal ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa supervisi pagu indikatif menjadi tahapan penting dalam menghasilkan perencanaan anggaran yang berkualitas dan berorientasi pada kinerja organisasi.

"Melalui supervisi ini, kami berharap dapat menghasilkan perkiraan awal terhadap rencana kebutuhan anggaran Tahun Anggaran 2027 yang selaras dengan kebutuhan organisasi dan capaian kinerja yang ingin dicapai. Dengan demikian, seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dapat berjalan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi," ujar Meydi.

Kegiatan berlangsung dengan pembahasan usulan kebutuhan anggaran dari masing-masing bidang. Melalui supervisi ini, diharapkan penyusunan Pagu Indikatif TA 2027 dapat menghasilkan perencanaan yang lebih tepat sasaran, efisien, dan mampu mendukung peningkatan kinerja serta kualitas layanan Kanwil Kemenkum Sulsel kepada masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru