PNM Dorong Kepedulian Lingkungan dengan Penanaman 29.000 Pohon
Selasa, 02 Jun 2026 19:09
Seremoni penanaman bibit pohon oleh PNM Cabang Makassar bersama sejumlah pihak, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini serentak dilakukan secara nasional. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, namun manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pohon berperan menjaga keseimbangan lingkungan, mulai dari menahan erosi tanah, membantu memperbaiki kualitas udara, hingga menjadi peneduh bagi masyarakat.
Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan menjadi salah satu upaya bersama untuk menjaga ruang hidup masyarakat sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan.
Semangat tersebut diwujudkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli. Selain dikenal sebagai lembaga keuangan yang memberikan pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera, PNM juga memperluas kontribusinya pada aspek lingkungan melalui gerakan penanaman pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia.
Setiap cabang menanam sedikitnya 500 bibit pohon. Secara keseluruhan, sebanyak 29.000 pohon ditanam sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga mereka.
Program ini merupakan kelanjutan dari kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses literasi.
Dari pakaian yang mendapatkan manfaat kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.
Nilai yang sama juga diwujudkan melalui program PNM Mengajar yang menjangkau 58 sekolah menengah kejuruan (SMK) dari Sabang hingga Merauke. Melalui program ini, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai penyediaan akses permodalan, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan.
PNM meyakini masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun melalui usaha yang berkembang, tetapi juga dari lingkungan yang tetap terjaga. Karena itu, manfaat yang dihadirkan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, melainkan tumbuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bagi para penerima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana untuk memperoleh lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, serta kehidupan yang bergerak ke arah yang lebih baik.
Kegiatan penanaman pohon di kawasan Monumen Mandala turut mendapat apresiasi dari Kepala UPT Museum Mandala dan Societeit De Harmonie, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Meirani Tenriawaru.
“Tentunya kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap pelestarian lingkungan sekaligus dukungan dalam menjaga kawasan cagar budaya dan sejarah agar tetap asri, hijau, dan nyaman bagi masyarakat. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan serta menjaga warisan sejarah bangsa,” ucap Meirani Tenriawaru.
Sementara itu, Ketua Yayasan Butta Porea Indonesia, Andi Pangerang Nur Akbar, mengatakan PNM Cabang Makassar berkolaborasi dengan Yayasan Butta Porea Indonesia dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar dalam menginisiasi penanaman 500 bibit pohon.
“Langkah ini bukan sekadar seremonial tanpa makna, melainkan sebuah refleksi mendalam yang mempertemukan tiga momentum besar (triple momentum): Hari Lahir Pancasila, Hari Jadi PNM, dan menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut serta semoga PNM selalu menjadi solusi bagi peningkatan ekonomi kerakyatan kita semua,” beber Andi Pangerang.
Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan menjadi salah satu upaya bersama untuk menjaga ruang hidup masyarakat sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan.
Semangat tersebut diwujudkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli. Selain dikenal sebagai lembaga keuangan yang memberikan pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera, PNM juga memperluas kontribusinya pada aspek lingkungan melalui gerakan penanaman pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia.
Setiap cabang menanam sedikitnya 500 bibit pohon. Secara keseluruhan, sebanyak 29.000 pohon ditanam sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga mereka.
Program ini merupakan kelanjutan dari kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses literasi.
Dari pakaian yang mendapatkan manfaat kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.
Nilai yang sama juga diwujudkan melalui program PNM Mengajar yang menjangkau 58 sekolah menengah kejuruan (SMK) dari Sabang hingga Merauke. Melalui program ini, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai penyediaan akses permodalan, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan.
PNM meyakini masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun melalui usaha yang berkembang, tetapi juga dari lingkungan yang tetap terjaga. Karena itu, manfaat yang dihadirkan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, melainkan tumbuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bagi para penerima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana untuk memperoleh lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, serta kehidupan yang bergerak ke arah yang lebih baik.
Kegiatan penanaman pohon di kawasan Monumen Mandala turut mendapat apresiasi dari Kepala UPT Museum Mandala dan Societeit De Harmonie, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Meirani Tenriawaru.
“Tentunya kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap pelestarian lingkungan sekaligus dukungan dalam menjaga kawasan cagar budaya dan sejarah agar tetap asri, hijau, dan nyaman bagi masyarakat. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan serta menjaga warisan sejarah bangsa,” ucap Meirani Tenriawaru.
Sementara itu, Ketua Yayasan Butta Porea Indonesia, Andi Pangerang Nur Akbar, mengatakan PNM Cabang Makassar berkolaborasi dengan Yayasan Butta Porea Indonesia dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar dalam menginisiasi penanaman 500 bibit pohon.
“Langkah ini bukan sekadar seremonial tanpa makna, melainkan sebuah refleksi mendalam yang mempertemukan tiga momentum besar (triple momentum): Hari Lahir Pancasila, Hari Jadi PNM, dan menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut serta semoga PNM selalu menjadi solusi bagi peningkatan ekonomi kerakyatan kita semua,” beber Andi Pangerang.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan
Namanya Nuraenun. Namun di Bulukumba, Sulawesi Selatan, ia lebih dikenal sebagai Ainun, Account Officer PNM Mekaar yang setiap hari mendampingi para pengusaha ultra mikro.
Kamis, 16 Jul 2026 18:16
Ekbis
Fennawaty Buktikan Modal PNM Mekaar 3 Juta Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sekitar
Mimpi itu mulai menemukan jalannya pada 2025, ketika ia mendapatkan akses pembiayaan dari PNM Mekaar senilai Rp3.000.000 tanpa agunan dan hidupnya pun berubah.
Jum'at, 10 Jul 2026 16:19
News
Gaungkan Aksi Iklim, PT Vale Hijaukan Lingkungan SMKN 9 Kolaka
PT Vale Indonesia Tbk melalui IGP Pomalaa memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 dengan menggelar aksi penanaman puluhan pohon di lingkungan SMKN 9 Kolaka, Kecamatan Pomalaa.
Kamis, 25 Jun 2026 15:16
News
Dukung Pelestarian Lingkungan, PJM Tanam Ribuan Pohon di Maros
Aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak Pelindo Group yang menargetkan penanaman 20.000 pohon di berbagai wilayah Indonesia.
Sabtu, 20 Jun 2026 16:33
News
PNM Serentak Potong Sapi Kurban di 18 Cabang, Warga Makassar Ikut Rasakan Manfaatnya
Iduladha menjadi momentum untuk kembali memaknai arti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Jum'at, 29 Mei 2026 11:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani