Andi Basmal Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Gubernur Tekankan Semangat Persatuan Bangsa
Senin, 01 Jun 2026 22:51
MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (1/6/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, selaku Inspektur Upacara dan diikuti unsur Forkopimda, instansi vertikal, TNI, Polri, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman Sulaiman membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam berkontribusi menciptakan perdamaian dunia.
Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia mampu menunjukkan bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan golongan dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat. Pancasila menjadi fondasi yang menjaga persatuan bangsa di atas segala perbedaan yang ada.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan tidak terjebak dalam berbagai bentuk perpecahan yang dilatarbelakangi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling menghargai.
Selain itu, pidato Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan, pelayanan publik, dan perilaku sehari-hari, serta menjadi benteng dalam menghadapi intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmonisasi kebangsaan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus memperteguh semangat persatuan dalam keberagaman.
“Pancasila adalah fondasi yang menyatukan bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa ASN memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menjaga persatuan, mengedepankan toleransi, serta memberikan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif kepada seluruh lapisan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel meneguhkan komitmennya untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, harmonis, dan bersatu dalam keberagaman.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, selaku Inspektur Upacara dan diikuti unsur Forkopimda, instansi vertikal, TNI, Polri, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman Sulaiman membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam berkontribusi menciptakan perdamaian dunia.
Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia mampu menunjukkan bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan golongan dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat. Pancasila menjadi fondasi yang menjaga persatuan bangsa di atas segala perbedaan yang ada.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan tidak terjebak dalam berbagai bentuk perpecahan yang dilatarbelakangi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling menghargai.
Selain itu, pidato Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan, pelayanan publik, dan perilaku sehari-hari, serta menjadi benteng dalam menghadapi intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmonisasi kebangsaan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus memperteguh semangat persatuan dalam keberagaman.
“Pancasila adalah fondasi yang menyatukan bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa ASN memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menjaga persatuan, mengedepankan toleransi, serta memberikan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif kepada seluruh lapisan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel meneguhkan komitmennya untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, harmonis, dan bersatu dalam keberagaman.
(GUS)
Berita Terkait
News
DJKI Tekankan Peran Hak Merek dalam Pengembangan Usaha di IFBC Bandung 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menegaskan pentingnya pelindungan merek sebagai bagian dari pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Senin, 01 Jun 2026 21:04
News
Akta Notaris Bukan Sekadar Tanda Tangan, Ini yang Terjadi saat Pengawasan Lemah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan tidak menutup mata terhadap realitas ini. Sebaliknya, Kanwil menjadikannya sebagai alasan utama mengapa pembinaan dan pengawasan notaris di Sulsel terus diperketat
Minggu, 31 Mei 2026 22:35
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Dukung Capaian Layanan Manajemen
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dukungan manajemen di lingkungan Kementerian Hukum.
Sabtu, 30 Mei 2026 20:05
News
Bahas Kolaborasi Edukasi dan Bantuan Hukum Bersama Permahi
Kolaborasi dalam penguatan edukasi hukum, bantuan hukum, serta penyebarluasan informasi hukum kepada masyarakat menjadi substansi utama pembahasan antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI).
Selasa, 26 Mei 2026 23:54
News
Kemenkum Sulsel Perkuat Kompetensi ASN melalui CoP Jabatan Fungsional
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti kegiatan Community of Practice (CoP) Pengembangan Karier Jabatan Fungsional di Lingkungan Kementerian Hukum
Selasa, 26 Mei 2026 17:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
2
Bongkar Sindikat BBM Subsidi Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar
3
Jeneponto Pertahankan Opini WTP, Bupati Paris Yasir Apresiasi Kinerja OPD
4
Cegah Rabies, Warga Camba Buru Anjing Liar, BBV Tambah 300 Dosis Vaksin
5
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
2
Bongkar Sindikat BBM Subsidi Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar
3
Jeneponto Pertahankan Opini WTP, Bupati Paris Yasir Apresiasi Kinerja OPD
4
Cegah Rabies, Warga Camba Buru Anjing Liar, BBV Tambah 300 Dosis Vaksin
5
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu