Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
Kamis, 04 Jun 2026 10:17
Ilustrasi. Foto: Istimewa
JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan berat. Pada perdagangan Kamis (4/6/2026), mata uang Garuda menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), sekaligus menjadi posisi terlemah sepanjang sejarah.
Berdasarkan data Investing.com, kurs dolar AS pada Kamis pagi tercatat berada di level Rp18.015 atau menguat sekitar 0,28 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Dalam pergerakan harian, dolar AS sempat bergerak pada kisaran Rp17.937 hingga Rp18.024.
Level tersebut melampaui rekor pelemahan rupiah sebelumnya yang dalam beberapa pekan terakhir terus mendekati ambang Rp18.000 per dolar AS. Sehari sebelumnya, sejumlah data pasar menunjukkan rupiah telah berada di kisaran Rp17.950-an per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah masih kuatnya permintaan terhadap dolar AS di pasar global. Penguatan mata uang AS didorong oleh sentimen global, termasuk ketidakpastian ekonomi dunia dan pergeseran aliran modal ke aset yang dianggap lebih aman.
Tekanan terhadap rupiah juga tercermin dari berbagai indikator pasar keuangan domestik. Sejumlah analis menilai pelemahan mata uang nasional berjalan seiring dengan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap aset berisiko di negara berkembang.
Bank Indonesia sebelumnya menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter dan koordinasi dengan pemerintah. BI juga memiliki acuan kurs resmi melalui Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang digunakan sebagai referensi pasar valuta asing domestik.
Menembusnya level Rp18.000 per dolar AS menjadi sorotan pelaku pasar karena merupakan batas psikologis penting yang selama ini belum pernah dilewati rupiah dalam sejarah perdagangan modern Indonesia.
Berdasarkan data Investing.com, kurs dolar AS pada Kamis pagi tercatat berada di level Rp18.015 atau menguat sekitar 0,28 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Dalam pergerakan harian, dolar AS sempat bergerak pada kisaran Rp17.937 hingga Rp18.024.
Level tersebut melampaui rekor pelemahan rupiah sebelumnya yang dalam beberapa pekan terakhir terus mendekati ambang Rp18.000 per dolar AS. Sehari sebelumnya, sejumlah data pasar menunjukkan rupiah telah berada di kisaran Rp17.950-an per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah masih kuatnya permintaan terhadap dolar AS di pasar global. Penguatan mata uang AS didorong oleh sentimen global, termasuk ketidakpastian ekonomi dunia dan pergeseran aliran modal ke aset yang dianggap lebih aman.
Tekanan terhadap rupiah juga tercermin dari berbagai indikator pasar keuangan domestik. Sejumlah analis menilai pelemahan mata uang nasional berjalan seiring dengan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap aset berisiko di negara berkembang.
Bank Indonesia sebelumnya menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter dan koordinasi dengan pemerintah. BI juga memiliki acuan kurs resmi melalui Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang digunakan sebagai referensi pasar valuta asing domestik.
Menembusnya level Rp18.000 per dolar AS menjadi sorotan pelaku pasar karena merupakan batas psikologis penting yang selama ini belum pernah dilewati rupiah dalam sejarah perdagangan modern Indonesia.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Dollar Tembus Rp18.000, Harga Cabai dan Bawang Merah di Parepare Melonjak
Harga cabai merah yang biasanya berada di bawah Rp20 ribu per kilogram kini melonjak menjadi sekitar Rp55 ribu per kilogram.
Jum'at, 05 Jun 2026 13:21
Ekbis
Pemerintah Harus Serius Kendalikan Pelemahan Rupiah
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta pemerintah dan seluruh otoritas terkait mengambil langkah serius untuk mengendalikan pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan terus menjadi perhatian pasar.
Kamis, 04 Jun 2026 18:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T