Sambut Milad ke-72, Yayasan Wakaf UMI Beri Bonus Gaji bagi Seluruh Dosen dan Staf

Selasa, 09 Jun 2026 15:34
Sambut Milad ke-72, Yayasan Wakaf UMI Beri Bonus Gaji bagi Seluruh Dosen dan Staf
Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Mansyur Ramly, Selasa (9/6/2026). Foto: Istimewa.
Comment
Share
MAKASSAR - Dalam rangka Milad ke-72 Universitas Muslim Indonesia (UMI), Yayasan Wakaf UMI memberikan apresiasi berupa bonus sebesar satu kali gaji bulanan bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMI.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi serta loyalitas seluruh keluarga besar UMI yang senantiasa berkontribusi nyata bagi perjalanan dan perkembangan UMI.

Selain sebagai bentuk apresiasi, kebijakan tersebut merupakan wujud kepedulian Yayasan Wakaf UMI terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga besar UMI, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak dosen dan tenaga kependidikan. Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Mansyur Ramly, menegaskan bahwa kesuksesan sebuah institusi tidak sekadar diukur dari capaian akademik, reputasi, atau fisik semata, tetapi juga dari kebermanfaatannya bagi mereka yang telah mengabdi untuk kemajuan kampus.

“Kampus semakin berkembang dan bertumbuh, maka keluarga besar UMI juga harus ikut merasakan. Karena sesungguhnya yang membesarkan UMI bukan hanya sistem dan gedung yang kita miliki, tetapi ribuan tangan yang bekerja setiap hari dengan penuh keikhlasan untuk menjaga amanah umat ini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Milad ke-72 UMI adalah momentum tepat untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan rasa syukur, mengingat UMI lahir dari fondasi wakaf, perjuangan, serta pengabdian yang panjang.

“Kami ingin Milad tahun ini dirasakan sebagai Milad seluruh keluarga besar UMI. Sederhana dalam pelaksanaan, tetapi besar dalam makna. Tidak berlebihan dalam perayaan, tetapi menghadirkan manfaat yang nyata bagi mereka yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan institusi,” tambahnya.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar, mengungkapkan bahwa kebijakan apresiasi tersebut lahir dari komitmen Yayasan dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan keluarga besar UMI.

Menurut Prof Masrurah, saat ini banyak keluarga dosen dan tenaga kependidikan yang sedang menghadapi kebutuhan pendidikan anak, biaya sekolah, biaya kuliah, maupun berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya yang terus meningkat.

“Kami memahami bahwa bulan-bulan ini merupakan masa yang cukup berat bagi banyak keluarga karena bertepatan dengan persiapan tahun ajaran baru. Karena itu, kami berharap apresiasi ini dapat membantu memperkuat ketahanan keluarga serta meringankan berbagai kebutuhan yang bersifat prioritas,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar bantuan ini dikelola dengan bijak oleh para penerima untuk kebutuhan yang memberikan manfaat jangka panjang. “Kami berharap tambahan ini dapat menjadi investasi kebaikan bagi keluarga. Utamakan kebutuhan yang penting, terutama pendidikan anak-anak, kesehatan keluarga, dan kebutuhan yang benar-benar mendukung masa depan keluarga. Karena pendidikan adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan kepada generasi berikutnya,” tuturnya.

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib, menyatakan bahwa kebijakan Yayasan Wakaf UMI tersebut adalah bentuk apresiasi berharga atas dedikasi seluruh sivitas akademika dalam memajukan institusi.

Menurutnya, keberhasilan UMI dalam berbagai aspek, mulai dari prestasi akademik dan riset hingga penguatan reputasi global serta transformasi digital, merupakan cerminan sinergi dan dedikasi seluruh elemen di lingkungan kampus.

“Di balik setiap mahasiswa yang berhasil lulus tepat waktu, ada dosen yang membimbing dengan penuh kesabaran. Di balik pelayanan yang baik, ada tenaga kependidikan yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. Di balik kampus yang nyaman dan tertata, ada petugas yang bekerja tanpa banyak sorotan. Mereka semua adalah pahlawan-pahlawan sunyi yang selama ini menjaga UMI tetap tumbuh dan berkembang,” sebut Prof Hambali.

Rektor UMI juga mengapresiasi waktu pemberian penghargaan Milad UMI yang dinilai strategis, karena sangat membantu kebutuhan finansial keluarga sivitas akademika menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

“Alhamdulillah, bulan Juni ini menjadi bulan yang membahagiakan bagi keluarga besar UMI. Selain menerima gaji rutin bulanan, seluruh dosen dan karyawan juga menerima Apresiasi Pengabdian Milad UMI dengan nilai setara satu kali gaji. Kalau disampaikan secara sederhana, bulan ini keluarga besar UMI merasakan dua kali penerimaan. Tetapi yang lebih penting dari nilainya adalah pesan kepedulian, penghargaan, dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Prof Hambali berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan apresiasi ini secara cermat, terutama untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar mendesak dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga.

“Kalau boleh saya titip harapan, prioritaskan untuk pendidikan anak, kesehatan keluarga, atau kebutuhan yang memang mendesak. Karena sesungguhnya investasi terbaik bukan pada apa yang kita miliki hari ini, tetapi pada masa depan yang sedang kita siapkan untuk keluarga kita,” harapnya.

Kata dia, kebijakan itu menunjukkan bahwa UMI tidak hanya membangun gedung, sistem, dan reputasi, tetapi juga membangun rasa memiliki, rasa kebersamaan, dan ketahanan keluarga bagi seluruh insan yang mengabdikan diri di dalamnya.

“Institusi yang kuat bukan hanya karena memiliki infrastruktur yang baik, tetapi karena memiliki keluarga besar yang merasa dihargai. Dan ketika penghargaan bertemu dengan pengabdian, di situlah lahir loyalitas, semangat kerja, dan kecintaan kepada institusi,” jelasnya.

Prof Hambali juga mengingatkan bahwa UMI saat ini sedang memasuki fase transformasi menuju kampus digital, kampus berbasis penjaminan mutu, kampus berbasis kecerdasan buatan, serta kampus yang semakin bereputasi dan berdampak.

Karena itu, seluruh agenda besar tersebut hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kekompakan, dan semangat pengabdian seluruh keluarga besar UMI.

Peringatan Milad ke-72 UMI pada 23 Juni 2026 mendatang akan diisi dengan serangkaian kegiatan yang mencakup bidang akademik, sosial, keagamaan, kemanusiaan, hingga internasionalisasi, dengan melibatkan seluruh sivitas akademika.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, ia berharap UMI dapat terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, tetapi juga tetap menjadi institusi yang menaruh perhatian besar pada kesejahteraan keluarga besarnya.

“Karena pada akhirnya, universitas yang besar bukan hanya diukur dari prestasi yang diraih. Tetapi juga dari kemampuannya menjaga, menghargai, dan menguatkan orang-orang yang setiap hari berjuang membesarkannya,” tutup Prof Hambali Thalib.
(GUS)
Berita Terkait
BRIN Siapkan Fasilitas Iradiasi Pangan dan Teknologi Energi Alternatif
News
BRIN Siapkan Fasilitas Iradiasi Pangan dan Teknologi Energi Alternatif
BRIN terus mengembangkan berbagai riset strategis untuk menjawab tantangan global, terutama perubahan iklim serta upaya mewujudkan kemandirian energi dan pangan nasional.
Senin, 08 Jun 2026 16:50
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
Sulsel
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
PPs UMI menggelar International Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (8/6/2026).
Senin, 08 Jun 2026 16:07
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
Sulsel
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka rangkaian peringatan Milad ke-34 melalui kegiatan Studium Generale yang digelar di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (6/6/2026).
Sabtu, 06 Jun 2026 16:15
UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026
Sulsel
UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026
Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencatatkan capaian akademik baru dengan masuk dalam lima besar perguruan tinggi di Kota Makassar yang memiliki jumlah jurnal ilmiah terbanyak berdasarkan data resmi GARUDA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Tahun 2026.
Jum'at, 05 Jun 2026 23:34
Milad ke-34 FK UMI Diramaikan Studium Generale hingga Layanan Kesehatan Gratis
Sulsel
Milad ke-34 FK UMI Diramaikan Studium Generale hingga Layanan Kesehatan Gratis
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menggelar rangkaian peringatan Milad ke-34 pada 6-8 Juni 2026. Mengusung tema "Berdampak", perayaan tahun ini menjadi momentum bagi FK UMI untuk memperkuat pengembangan institusi, termasuk menargetkan akreditasi internasional dan ekspansi program studi.
Jum'at, 05 Jun 2026 09:12
Berita Terbaru