PPDB Makassar, SMPN 3 Siagakan Verifikator hingga Malam untuk Percepat Verifikasi
Kamis, 18 Jun 2026 10:54
Kabid SMP Disdik Kota Makassar, A. Akhmad Muhajir (baju biru) dan Kepala Sekolah SMPN 3 Makassar, Kaswadi, di halaman SMP 3 Makassar, Rabu (17/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar memasuki tahap akhir verifikasi. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus mendorong percepatan validasi data sebelum pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026.
Kepala Bidang SMP Disdik Kota Makassar, A. Akhmad Muhajir, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi untuk mengatasi kendala teknis di sejumlah sekolah dengan jumlah pendaftar dan daya tampung besar.
"Memang ada beberapa kendala, salah satunya seperti di SMP yang memiliki daya tampung besar, seperti SMP 6, SMP 3, dan SMP 8. Kemarin kami sudah mengunjungi SMP 6, dan alhamdulillah, ada solusi yang kami berikan dari Disdik bersama tim IT dari Kominfo untuk penambahan tim dari teknis verifikator," ungkapnya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Akhmad, proses verifikasi di SMPN 3 Makassar berjalan relatif normal karena sekolah tersebut mampu mengantisipasi berbagai kendala yang muncul.
"Bahwa SMP 3 ini cukup antisipatif dalam hal memberikan solusi karena secara persentase sudah normal perjalanannya di SMP 3," katanya.
Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah mempercepat penyelesaian verifikasi sebelum pengumuman hasil seleksi.
"Sisanya bagaimana untuk percepatan sebelum pengumuman besok di tanggal 18, karena hari ini batas terakhir untuk melakukan verifikasi bagi tim verifikator," lanjut Akhmad.
Kinerja tim verifikator SMPN 3 Makassar juga mendapat apresiasi dari Disdik Kota Makassar karena dinilai bekerja cepat dalam menyelesaikan proses verifikasi.
Untuk memastikan kelancaran PPDB, Disdik Kota Makassar mengimbau seluruh sekolah agar segera melaporkan setiap kendala yang ditemukan selama proses pendaftaran.
"Ketika ada kendala di sekolah, langsung lakukan pengaduan di Dinas Pendidikan karena kami juga punya helpdesk, dan tidak sedikit juga warga masyarakat Kota Makassar melakukan aduan-aduan yang ada di Dinas Pendidikan," tutup Akhmad.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Makassar, Kaswadi, mengatakan proses verifikasi data pendaftar telah berlangsung sejak hari pertama pembukaan pendaftaran dan berjalan lancar.
"Proses ini telah berlangsung sejak hari pertama kemarin. Alhamdulillah, semua data pendaftar bisa kita akses dan lakukan verifikasi, meskipun ada beberapa pendaftar yang masih menunggu karena dokumen yang mereka lampirkan belum lengkap," jelasnya.
Ia mengimbau orang tua calon peserta didik untuk segera melengkapi dokumen yang masih kurang agar proses validasi dapat segera diselesaikan.
Kaswadi menyebutkan, tim verifikator di SMPN 3 Makassar bekerja secara bergantian hingga malam hari untuk memastikan seluruh berkas dapat diproses tepat waktu.
"Terkait verifikator, alhamdulillah jaringan kami sangat stabil dan lancar, sehingga tidak ada kendala. Tim kami bekerja secara bergantian sampai malam," lanjut Kaswadi.
Untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar, SMPN 3 Makassar menyiapkan delapan petugas verifikasi, termasuk tiga personel cadangan yang siap membantu ketika jumlah pendaftar meningkat.
"Kami akan tetap mengantisipasi hal tersebut. Kami memprediksi akan ada peningkatan pendaftar saat masa domisili dibuka, karena biasanya di masa tersebut, pendaftar membludak. Sebagai gambaran, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pendaftar bisa mencapai lebih dari 2.000 orang," sebut Kaswadi.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan tanpa henti selama masa pendaftaran berlangsung.
"Jika ada verifikator yang sedang beristirahat, tidak boleh bersamaan, sehingga proses pelayanan tetap berjalan terus," tegasnya.
Kaswadi juga menjelaskan bahwa jalur mutasi memiliki persyaratan yang ketat sehingga jumlah pendaftarnya relatif sedikit.
"Mutasi harus dibuktikan dengan surat keterangan pindah tugas. Jika dokumen tersebut tidak ada, maka hal itu tidak mungkin dilakukan. Masyarakat harus memahami hal ini, dan mungkin mereka sudah memahaminya, sehingga pendaftar di jalur tersebut memang tidak banyak. Meskipun kuotanya kami siapkan, hanya mereka yang memenuhi syarat yang bisa mendaftar di jalur tersebut," pungkasnya.
Kepala Bidang SMP Disdik Kota Makassar, A. Akhmad Muhajir, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi untuk mengatasi kendala teknis di sejumlah sekolah dengan jumlah pendaftar dan daya tampung besar.
"Memang ada beberapa kendala, salah satunya seperti di SMP yang memiliki daya tampung besar, seperti SMP 6, SMP 3, dan SMP 8. Kemarin kami sudah mengunjungi SMP 6, dan alhamdulillah, ada solusi yang kami berikan dari Disdik bersama tim IT dari Kominfo untuk penambahan tim dari teknis verifikator," ungkapnya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Akhmad, proses verifikasi di SMPN 3 Makassar berjalan relatif normal karena sekolah tersebut mampu mengantisipasi berbagai kendala yang muncul.
"Bahwa SMP 3 ini cukup antisipatif dalam hal memberikan solusi karena secara persentase sudah normal perjalanannya di SMP 3," katanya.
Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah mempercepat penyelesaian verifikasi sebelum pengumuman hasil seleksi.
"Sisanya bagaimana untuk percepatan sebelum pengumuman besok di tanggal 18, karena hari ini batas terakhir untuk melakukan verifikasi bagi tim verifikator," lanjut Akhmad.
Kinerja tim verifikator SMPN 3 Makassar juga mendapat apresiasi dari Disdik Kota Makassar karena dinilai bekerja cepat dalam menyelesaikan proses verifikasi.
Untuk memastikan kelancaran PPDB, Disdik Kota Makassar mengimbau seluruh sekolah agar segera melaporkan setiap kendala yang ditemukan selama proses pendaftaran.
"Ketika ada kendala di sekolah, langsung lakukan pengaduan di Dinas Pendidikan karena kami juga punya helpdesk, dan tidak sedikit juga warga masyarakat Kota Makassar melakukan aduan-aduan yang ada di Dinas Pendidikan," tutup Akhmad.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Makassar, Kaswadi, mengatakan proses verifikasi data pendaftar telah berlangsung sejak hari pertama pembukaan pendaftaran dan berjalan lancar.
"Proses ini telah berlangsung sejak hari pertama kemarin. Alhamdulillah, semua data pendaftar bisa kita akses dan lakukan verifikasi, meskipun ada beberapa pendaftar yang masih menunggu karena dokumen yang mereka lampirkan belum lengkap," jelasnya.
Ia mengimbau orang tua calon peserta didik untuk segera melengkapi dokumen yang masih kurang agar proses validasi dapat segera diselesaikan.
Kaswadi menyebutkan, tim verifikator di SMPN 3 Makassar bekerja secara bergantian hingga malam hari untuk memastikan seluruh berkas dapat diproses tepat waktu.
"Terkait verifikator, alhamdulillah jaringan kami sangat stabil dan lancar, sehingga tidak ada kendala. Tim kami bekerja secara bergantian sampai malam," lanjut Kaswadi.
Untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar, SMPN 3 Makassar menyiapkan delapan petugas verifikasi, termasuk tiga personel cadangan yang siap membantu ketika jumlah pendaftar meningkat.
"Kami akan tetap mengantisipasi hal tersebut. Kami memprediksi akan ada peningkatan pendaftar saat masa domisili dibuka, karena biasanya di masa tersebut, pendaftar membludak. Sebagai gambaran, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pendaftar bisa mencapai lebih dari 2.000 orang," sebut Kaswadi.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan tanpa henti selama masa pendaftaran berlangsung.
"Jika ada verifikator yang sedang beristirahat, tidak boleh bersamaan, sehingga proses pelayanan tetap berjalan terus," tegasnya.
Kaswadi juga menjelaskan bahwa jalur mutasi memiliki persyaratan yang ketat sehingga jumlah pendaftarnya relatif sedikit.
"Mutasi harus dibuktikan dengan surat keterangan pindah tugas. Jika dokumen tersebut tidak ada, maka hal itu tidak mungkin dilakukan. Masyarakat harus memahami hal ini, dan mungkin mereka sudah memahaminya, sehingga pendaftar di jalur tersebut memang tidak banyak. Meskipun kuotanya kami siapkan, hanya mereka yang memenuhi syarat yang bisa mendaftar di jalur tersebut," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
BPBD Makassar Latih Mahasiswa dari 23 Kampus, Siapkan 23.000 SDM Tanggap Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggandeng 23 perguruan tinggi untuk memperkuat mitigasi bencana.
Kamis, 16 Jul 2026 08:48
Makassar City
RSUD Daya Makassar Luncurkan Geliat, Percepat Penanganan Pasien Telantar
RSUD Kota Makassar (RSUD Daya) meluncurkan inovasi pelayanan Geliat (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) untuk mempercepat penanganan pasien telantar.
Rabu, 15 Jul 2026 16:56
Makassar City
Dinas Sosial Makassar Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Pemkot Makassar kembali meraih penghargaan di bidang pelayanan publik. Kali ini, Dinsos Kota Makassar menerima penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia atas hasil penilaian pelayanan publik.
Rabu, 15 Jul 2026 16:47
Makassar City
Localfest Hadir di Makassar Oktober 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung
Kota Makassar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Localfest pada awal Oktober 2026. Festival kreatif berskala nasional ini ditargetkan menarik sekitar 15.000 pengunjung.
Selasa, 14 Jul 2026 20:09
Makassar City
Makassar Terapkan Web-GIS Railing Besi untuk Pantau Bangunan di Kawasan Pesisir
Distaru Kota Makassar meluncurkan inovasi Railing Besi (Rekayasa Lingkungan di Bentang Pesisir) untuk memperkuat pengawasan pemanfaatan ruang, khususnya di kawasan pesisir.
Selasa, 14 Jul 2026 19:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
4
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
4
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan