Peringati Harganas, Kemenkum Sulsel Tegaskan Peran Ayah sebagai Pilar Ketahanan Keluarga
Senin, 29 Jun 2026 17:08
Kanwil Kemenkum Sulsel upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 Senin, (29/06/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Keluarga yang kuat lahir dari ayah yang hadir. Pesan itulah yang bergema di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Sulsel, Senin, (29/06/2026), saat dua unit kerja bersatu dalam Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026.
Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat ini diikuti bersama oleh Kanwil Kemenkum Sulsel dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan. Kehadiran dua unit kerja dalam satu lapangan upacara mencerminkan semangat sinergi antarinstansi yang menjadi ciri khas keluarga besar Kementerian Hukum di Sulawesi Selatan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi.
Pelaksanaan upacara berpedoman pada Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 16 Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung agenda nasional penguatan keluarga Indonesia.
Dalam amanat upacara, Inspektur Upacara menyampaikan makna mendalam di balik tema HARGANAS Ke-33 tahun ini "Ayah Wajib Hadir". Tema ini bukan sekadar slogan, namun seruan nyata bagi setiap laki-laki Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pengasuhan dan pembentukan karakter anak, bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi sebagai sosok yang benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga.
Amanat juga menggarisbawahi bahwa keluarga adalah benteng pertama dalam menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang semakin terasa dalam kehidupan modern. Di sinilah karakter dibentuk, kesehatan dijaga, dan ketahanan mental generasi penerus bangsa dibangun sejak dini.
Sejumlah isu strategis turut disampaikan dalam amanat, mulai dari penanganan stunting dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penguatan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, hingga pencegahan patologi sosial seperti perundungan, narkoba, dan pergaulan bebas. Seluruh ASN yang hadir juga diingatkan untuk mengimplementasikan delapan fungsi keluarga secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa momentum HARGANAS bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat kolektif bagi setiap ASN bahwa pengabdian terbaik kepada negara dimulai dari pengabdian tulus kepada keluarga.
"Seorang ASN yang mampu membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkarakter, pada dasarnya sedang membangun fondasi terkuat bagi bangsa ini. Tema 'Ayah Wajib Hadir' adalah panggilan yang sangat relevan karena kehadiran seorang ayah, sekecil apa pun, memberi dampak yang jauh lebih besar dari yang kita bayangkan bagi tumbuh kembang anak dan keutuhan keluarga," ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang diusung dalam HARGANAS sejalan dengan semangat institusi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga di rumah dan di tengah masyarakat.
"Kami berharap setiap pegawai Kemenkum Sulsel pulang hari ini membawa satu tekad: untuk lebih hadir bagi keluarganya. Karena dari keluarga yang kuatlah, pelayan publik yang tangguh dan berintegritas itu lahir," tegasnya.
Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat ini diikuti bersama oleh Kanwil Kemenkum Sulsel dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan. Kehadiran dua unit kerja dalam satu lapangan upacara mencerminkan semangat sinergi antarinstansi yang menjadi ciri khas keluarga besar Kementerian Hukum di Sulawesi Selatan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi.
Pelaksanaan upacara berpedoman pada Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 16 Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung agenda nasional penguatan keluarga Indonesia.
Dalam amanat upacara, Inspektur Upacara menyampaikan makna mendalam di balik tema HARGANAS Ke-33 tahun ini "Ayah Wajib Hadir". Tema ini bukan sekadar slogan, namun seruan nyata bagi setiap laki-laki Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pengasuhan dan pembentukan karakter anak, bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi sebagai sosok yang benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga.
Amanat juga menggarisbawahi bahwa keluarga adalah benteng pertama dalam menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang semakin terasa dalam kehidupan modern. Di sinilah karakter dibentuk, kesehatan dijaga, dan ketahanan mental generasi penerus bangsa dibangun sejak dini.
Sejumlah isu strategis turut disampaikan dalam amanat, mulai dari penanganan stunting dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penguatan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, hingga pencegahan patologi sosial seperti perundungan, narkoba, dan pergaulan bebas. Seluruh ASN yang hadir juga diingatkan untuk mengimplementasikan delapan fungsi keluarga secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa momentum HARGANAS bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat kolektif bagi setiap ASN bahwa pengabdian terbaik kepada negara dimulai dari pengabdian tulus kepada keluarga.
"Seorang ASN yang mampu membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkarakter, pada dasarnya sedang membangun fondasi terkuat bagi bangsa ini. Tema 'Ayah Wajib Hadir' adalah panggilan yang sangat relevan karena kehadiran seorang ayah, sekecil apa pun, memberi dampak yang jauh lebih besar dari yang kita bayangkan bagi tumbuh kembang anak dan keutuhan keluarga," ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang diusung dalam HARGANAS sejalan dengan semangat institusi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga di rumah dan di tengah masyarakat.
"Kami berharap setiap pegawai Kemenkum Sulsel pulang hari ini membawa satu tekad: untuk lebih hadir bagi keluarganya. Karena dari keluarga yang kuatlah, pelayan publik yang tangguh dan berintegritas itu lahir," tegasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Dukung Penyempurnaan Standar Barang dan Standar Kebutuhan Pengguna Barang
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan Expose Draft Standar Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) Pengguna Barang yang diselenggarakan secara daring oleh Biro Barang Milik Negara Kementerian Hukum, Kamis (25/6/2026).
Sabtu, 27 Jun 2026 20:20
News
Kemenkum Sulsel Dampingi Pemohon Perseroan Perorangan Hingga Pencetakan Apostille
Ruang layanan tatap muka Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), pada Kamis (25/6/2026) ramai dikunjungi pemohon yang memanfaatkan berbagai layanan Administrasi Hukum Umum (AHU).
Sabtu, 27 Jun 2026 16:00
News
Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas, Kemenkum Sulsel Harmonisasi Ranperda Lutra dan Gowa
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melalui Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum melaksanakan kegiatan Pengharmonisasian, Pembulatan
Kamis, 25 Jun 2026 21:31
Sulsel
Penguatan MPIG Jadi Fokus Evaluasi Kopi Arabika Toraja
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melalui Tim Pengawasan Indikasi Geografis (IG), melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelindungan Indikasi Geografis Kopi Arabika Toraja
Kamis, 25 Jun 2026 19:04
News
Perkuat Peran BHP Makassar Meningkatkan Kualitas Pelayanan Hukum
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum RI, Widodo, memperkuat peran Balai Harta Peninggalan (BHP) Makassar dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum, kepada masyarakat melalui kunjungan kerja dan penguatan tugas serta fungsi
Rabu, 24 Jun 2026 16:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
2
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
3
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Kepala Sekolah
4
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
5
Diikuti 350 Bikers, Vario Street Nation 2026 di Makassar Berlangsung Meriah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
2
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
3
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Kepala Sekolah
4
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
5
Diikuti 350 Bikers, Vario Street Nation 2026 di Makassar Berlangsung Meriah