Semen Tonasa Uji Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Kecelakaan Kerja
Rabu, 01 Jul 2026 21:41
PT Semen Tonasa terus memperkuat implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan menggelar Simulasi Tanggap Darurat Kecelakaan Kerja. Foto/Istimewa
PANGKEP - PT Semen Tonasa terus memperkuat implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan menggelar Simulasi Tanggap Darurat Kecelakaan Kerja di area Preheater Unit Tonasa 5, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menguji kesiapan personel, efektivitas sistem tanggap darurat, serta memperkuat koordinasi lintas fungsi dalam menghadapi potensi keadaan darurat di lingkungan operasional.
Simulasi diawali dengan skenario kecelakaan kerja yang melibatkan seorang pekerja di area preheater. Setelah insiden dilaporkan, Tim Tanggap Darurat bergerak cepat menjalankan prosedur penanganan sesuai standar operasional, mulai dari aktivasi sistem tanggap darurat, pengamanan lokasi, evakuasi korban, hingga koordinasi dengan tim medis agar penanganan berlangsung cepat, tepat, aman, dan efektif.
Selain menguji kecepatan respons personel, simulasi juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas komunikasi, koordinasi antarunit, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam menghadapi situasi darurat secara terpadu.
General Manager Production Planning & Control PT Semen Tonasa, Yosi Reapradana, mengatakan simulasi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan maupun mitra kerja.
Yosi yang juga menjabat sebagai Komandan Tanggap Darurat PT Semen Tonasa menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Menurutnya, kepedulian terhadap aspek keselamatan merupakan kunci mencegah kecelakaan kerja.
"Budaya K3 hanya dapat terwujud apabila setiap individu memiliki kesadaran, kepedulian, dan disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan di setiap aktivitas kerja," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Operasi PT Semen Tonasa, Mochamad Alfin Zaini, menegaskan bahwa simulasi tanggap darurat bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh sistem kesiapsiagaan perusahaan berjalan optimal.
"Kita perlu memastikan bahwa seluruh sistem, prosedur, fasilitas, dan personel benar-benar siap ketika menghadapi kondisi darurat. Melalui simulasi ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu dievaluasi sekaligus melakukan penyempurnaan agar respons perusahaan semakin cepat, tepat, dan efektif," katanya.
Alfin menambahkan, kemampuan merespons kondisi darurat secara profesional menjadi faktor penting dalam melindungi keselamatan pekerja, meminimalkan risiko operasional, serta menjaga keberlangsungan proses produksi perusahaan.
"Ke depan kita harus semakin tanggap, semakin sigap, dan terus memperkuat budaya K3 sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan. Dengan komitmen tersebut, PT Semen Tonasa akan terus tumbuh menjadi perusahaan yang unggul, berdaya saing, serta senantiasa mengedepankan keselamatan dalam setiap aktivitas operasional," tutupnya.
Simulasi tersebut dihadiri Direktur Operasi PT Semen Tonasa Mochamad Alfin Zaini bersama jajaran Band 1 perusahaan. Kegiatan juga melibatkan Tim STMC, Tim Security, serta pekerja dan mitra kerja (vendor) yang beroperasi di Unit Tonasa 5.
Melalui kegiatan ini, PT Semen Tonasa kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan yang kuat, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta mewujudkan operasional perusahaan yang andal, aman, efisien, dan berkelanjutan. Bagi perusahaan, budaya K3 tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga telah menjadi nilai utama dalam setiap proses bisnis guna mendukung daya saing industri semen.
Simulasi diawali dengan skenario kecelakaan kerja yang melibatkan seorang pekerja di area preheater. Setelah insiden dilaporkan, Tim Tanggap Darurat bergerak cepat menjalankan prosedur penanganan sesuai standar operasional, mulai dari aktivasi sistem tanggap darurat, pengamanan lokasi, evakuasi korban, hingga koordinasi dengan tim medis agar penanganan berlangsung cepat, tepat, aman, dan efektif.
Selain menguji kecepatan respons personel, simulasi juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas komunikasi, koordinasi antarunit, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam menghadapi situasi darurat secara terpadu.
General Manager Production Planning & Control PT Semen Tonasa, Yosi Reapradana, mengatakan simulasi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan maupun mitra kerja.
Yosi yang juga menjabat sebagai Komandan Tanggap Darurat PT Semen Tonasa menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Menurutnya, kepedulian terhadap aspek keselamatan merupakan kunci mencegah kecelakaan kerja.
"Budaya K3 hanya dapat terwujud apabila setiap individu memiliki kesadaran, kepedulian, dan disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan di setiap aktivitas kerja," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Operasi PT Semen Tonasa, Mochamad Alfin Zaini, menegaskan bahwa simulasi tanggap darurat bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh sistem kesiapsiagaan perusahaan berjalan optimal.
"Kita perlu memastikan bahwa seluruh sistem, prosedur, fasilitas, dan personel benar-benar siap ketika menghadapi kondisi darurat. Melalui simulasi ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu dievaluasi sekaligus melakukan penyempurnaan agar respons perusahaan semakin cepat, tepat, dan efektif," katanya.
Alfin menambahkan, kemampuan merespons kondisi darurat secara profesional menjadi faktor penting dalam melindungi keselamatan pekerja, meminimalkan risiko operasional, serta menjaga keberlangsungan proses produksi perusahaan.
"Ke depan kita harus semakin tanggap, semakin sigap, dan terus memperkuat budaya K3 sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan. Dengan komitmen tersebut, PT Semen Tonasa akan terus tumbuh menjadi perusahaan yang unggul, berdaya saing, serta senantiasa mengedepankan keselamatan dalam setiap aktivitas operasional," tutupnya.
Simulasi tersebut dihadiri Direktur Operasi PT Semen Tonasa Mochamad Alfin Zaini bersama jajaran Band 1 perusahaan. Kegiatan juga melibatkan Tim STMC, Tim Security, serta pekerja dan mitra kerja (vendor) yang beroperasi di Unit Tonasa 5.
Melalui kegiatan ini, PT Semen Tonasa kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan yang kuat, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta mewujudkan operasional perusahaan yang andal, aman, efisien, dan berkelanjutan. Bagi perusahaan, budaya K3 tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga telah menjadi nilai utama dalam setiap proses bisnis guna mendukung daya saing industri semen.
(TRI)
Berita Terkait
News
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
Teknologi konstruksi Bata Interlock Presisi (BIP) yang dikembangkan Semen Indonesia Group (SIG) dinilai dapat memangkas waktu pembangunan rumah secara signifikan.
Minggu, 04 Okt 2026 08:14
News
Apotek Semen Tonasa Farma Raih Terbaik 1 Performance FOI Inhealth se-Sulampua
Apotek Semen Tonasa Farma meraih Terbaik 1 Apotek/Instalasi Farmasi dengan Performance Formularium Obat Inhealth (FOI) Terbaik se-Sulampua dari PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth).
Senin, 28 Sep 2026 20:09
Ekbis
Semen Tonasa Perkuat Pasar dengan Mendengar Langsung Suara Pelanggan
PT Semen Tonasa memperkuat hubungan dengan pelanggan dengan turun langsung mengunjungi sejumlah toko di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Jum'at, 25 Sep 2026 23:38
News
Lewat Maganghub, Semen Tonasa Bekali 82 Peserta dengan Pengalaman Dunia Kerja
Sebanyak 82 peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2 resmi memulai pengalaman kerja di PT Semen Tonasa.
Selasa, 22 Sep 2026 07:09
Ekbis
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
Langkah efisiensi energi panas tersebut mencatatkan penghematan biaya operasional hingga Rp15,705 miliar, sekaligus memangkas emisi karbon sebesar 22.000 ton CO2.
Jum'at, 18 Sep 2026 15:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
4
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka
5
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
4
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka
5
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja