Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
Minggu, 16 Agu 2026 09:42
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memantau langsung kesiapan kelistrikan nasional jelang HUT RI dari NTT, termasuk memastikan proses pemulihan sistem kelistrikan Flores setelah gempa. Foto/Istimewa
FLORES - PT PLN (Persero) menyiagakan lebih dari 45 ribu personel di 2.275 titik di seluruh Indonesia untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memantau langsung kesiapan tersebut dari Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk memastikan proses pemulihan sistem kelistrikan Flores setelah gempa yang terjadi di wilayah tersebut. Di saat yang sama, PLN memperkuat pengamanan kelistrikan di berbagai lokasi yang menjadi pusat kegiatan peringatan kemerdekaan.
Dalam konferensi pers dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang terhubung secara daring dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, Sabtu malam (15/8), Darmawan mengatakan pengamanan sistem kelistrikan dilakukan secara menyeluruh sejak awal Agustus.
“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan. Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” ujar Darmawan.
Secara nasional, beban puncak listrik pada 17 Agustus 2026 diproyeksikan mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW. Dengan demikian, PLN memiliki cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen dari beban puncak.
“Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus,” tegas Darmawan.
Untuk memperkuat keandalan pasokan, PLN menyiapkan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak. Dukungan operasional juga diperkuat dengan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menerapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat. Sistem tersebut mencakup pengamanan dari sisi pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset.
Darmawan juga mengapresiasi dukungan dan koordinasi Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
Menurutnya, koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperlukan untuk memastikan kebutuhan listrik di berbagai lokasi kegiatan, baik di tingkat nasional maupun daerah, dapat terpenuhi dengan andal.
“Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,” katanya.
Selain mengamankan pasokan listrik untuk rangkaian HUT RI, PLN tetap melakukan pemulihan sistem di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan. Salah satunya sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya terdampak gangguan pada sisi pembangkit.
Darmawan mengatakan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan kini berangsur membaik setelah mendapat tambahan pasokan dari dua pembangkit.
“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,” ujarnya.
Sementara di Flores, NTT, PLN mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan yang terdampak gempa. Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas kelistrikan setelah gempa terjadi.
“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan,” kata Darmawan.
Menurut dia, hingga Sabtu sore, 11 gardu induk yang terdampak telah kembali bertegangan. PLN selanjutnya melakukan penormalan sistem secara bertahap hingga pasokan listrik kembali tersalurkan kepada pelanggan.
“Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujarnya.
Dalam proses pemulihan, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa. Karena itu, pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
Darmawan menegaskan, kesiapan PLN dalam mengawal kelistrikan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bagian dari pengabdian untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan dengan aman dan nyaman.
“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami. PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkas Darmawan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memantau langsung kesiapan tersebut dari Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk memastikan proses pemulihan sistem kelistrikan Flores setelah gempa yang terjadi di wilayah tersebut. Di saat yang sama, PLN memperkuat pengamanan kelistrikan di berbagai lokasi yang menjadi pusat kegiatan peringatan kemerdekaan.
Dalam konferensi pers dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang terhubung secara daring dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, Sabtu malam (15/8), Darmawan mengatakan pengamanan sistem kelistrikan dilakukan secara menyeluruh sejak awal Agustus.
“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan. Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” ujar Darmawan.
Secara nasional, beban puncak listrik pada 17 Agustus 2026 diproyeksikan mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW. Dengan demikian, PLN memiliki cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen dari beban puncak.
“Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus,” tegas Darmawan.
Untuk memperkuat keandalan pasokan, PLN menyiapkan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak. Dukungan operasional juga diperkuat dengan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menerapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat. Sistem tersebut mencakup pengamanan dari sisi pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset.
Darmawan juga mengapresiasi dukungan dan koordinasi Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
Menurutnya, koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperlukan untuk memastikan kebutuhan listrik di berbagai lokasi kegiatan, baik di tingkat nasional maupun daerah, dapat terpenuhi dengan andal.
“Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,” katanya.
Selain mengamankan pasokan listrik untuk rangkaian HUT RI, PLN tetap melakukan pemulihan sistem di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan. Salah satunya sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya terdampak gangguan pada sisi pembangkit.
Darmawan mengatakan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan kini berangsur membaik setelah mendapat tambahan pasokan dari dua pembangkit.
“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,” ujarnya.
Sementara di Flores, NTT, PLN mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan yang terdampak gempa. Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas kelistrikan setelah gempa terjadi.
“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan,” kata Darmawan.
Menurut dia, hingga Sabtu sore, 11 gardu induk yang terdampak telah kembali bertegangan. PLN selanjutnya melakukan penormalan sistem secara bertahap hingga pasokan listrik kembali tersalurkan kepada pelanggan.
“Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujarnya.
Dalam proses pemulihan, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa. Karena itu, pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
Darmawan menegaskan, kesiapan PLN dalam mengawal kelistrikan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bagian dari pengabdian untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan dengan aman dan nyaman.
“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami. PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkas Darmawan.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemadaman Listrik 6,5 Jam Jadi Batas Kompensasi PLN untuk Pelanggan
PT PLN (Persero) memastikan bahwa setiap pemberian kompensasi atas gangguan atau pemadaman aliran listrik kepada pelanggan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Kamis, 03 Sep 2026 20:58
Sulsel
Warga Lutim Resah Pemadaman Listrik Bergilir, PLN Ungkap Penyebabnya
Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat penjelasan dari PT PLN (Persero)
Rabu, 02 Sep 2026 17:42
News
230 Petugas Dikerahkan, PLN Percepat Pemeliharaan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
PLN UID Sulselrabar mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik untuk mempercepat pemeliharaan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulbagsel.
Rabu, 02 Sep 2026 14:51
News
PLN Pastikan Pasokan Listrik Makassar Kembali Normal Tanggal 5 September
PT PLN (Persero) memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) tetap terkendali meski tengah menghadapi dampak fenomena cuaca super El-Nino yang dirasakan sejak Juni lalu.
Selasa, 01 Sep 2026 17:25
News
PLN Atur Beban Listrik Bertahap Selama Pemeliharaan Sistem Sulbagsel
PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan pengaturan beban listrik secara bertahap di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
Selasa, 01 Sep 2026 16:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
4
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
5
Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan di 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
4
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
5
Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan di 2026