85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Minggu, 16 Agu 2026 21:29
Dalam waktu kurang dari 24 jam, sekitar 400 BTS Telkomsel dan 2.600 pelanggan IndiHome yang terdampak telah kembali terlayani. Foto/Istimewa
FLORES - TelkomGroup mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi dan digital setelah gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Dalam waktu kurang dari 24 jam, sekitar 400 BTS Telkomsel dan 2.600 pelanggan IndiHome yang terdampak telah kembali terlayani.
Pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, melalui pengerahan sumber daya teknis, optimalisasi jalur cadangan jaringan, serta pemanfaatan sumber listrik mandiri untuk menjaga konektivitas masyarakat di wilayah terdampak.
“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal. Pada awalnya sekitar 50% BTS Telkomsel mengalami gangguan, namun sejalan dengan percepatan perbaikan dan mulai pulihnya pasokan listrik, sebagian besar layanan kini sudah kembali normal. Telkom berkomitmen melakukan perbaikan secara cepat, aman, dan terkoordinasi, sekaligus memperkuat ketahanan jaringan melalui sistem backup,” ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam agenda Rakor Penanganan Gempa Wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8).
Saat ini, sebanyak 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Pemulihan terhadap site yang masih terdampak terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kesiapan infrastruktur pendukung.
Di sisi fixed broadband, sebanyak 16.788 atau 98,3% dari total 17.062 pelanggan IndiHome telah kembali terlayani. Pemulihan terhadap pelanggan lainnya terus dilakukan secara bertahap.
Dari sisi infrastruktur utama, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi dengan baik berkat dukungan jalur cadangan. Namun, putusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan penurunan kapasitas layanan di beberapa titik.
Secara keseluruhan, jaringan TelkomGroup masih dalam kondisi aman. Perbaikan infrastruktur yang terdampak serta optimalisasi jalur cadangan terus dilakukan untuk menjaga konektivitas masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan layanan.
Untuk mendukung percepatan tersebut, sekitar 300 tim teknis TelkomGroup dikerahkan ke berbagai wilayah terdampak. Tim melakukan asesmen, pemulihan jaringan, serta penanganan infrastruktur pendukung dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik layanan yang membutuhkan penanganan segera. Dalam prosesnya, keselamatan personel dan masyarakat sekitar tetap menjadi prioritas.
TelkomGroup juga memaksimalkan sumber listrik mandiri melalui genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mendukung percepatan pemulihan sembari menunggu normalisasi pasokan listrik.
Perkuat Kolaborasi Penanganan Bencana
Dalam proses pemulihan, TelkomGroup memperkuat koordinasi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, BUMN, BNPB dan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta mitra dan relawan.
Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan aman dan terkoordinasi.
Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat selama masa pemulihan, Telkomsel juga menyediakan Paket Darurat berupa 3 GB internet, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon dengan harga Rp1 dan masa berlaku tujuh hari. Paket tersebut dapat diaktifkan melalui 88820#.
Dian mengatakan konektivitas menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam situasi bencana, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun mendapatkan informasi dan dukungan yang diperlukan.
“Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan. Karena itu, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, seluruh tim TelkomGroup terus bergerak dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan layanan di wilayah terdampak,” ujar Dian.
“Kami akan terus berada di tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik agar mereka dapat tetap terhubung dan kembali mendapatkan layanan konektivitas yang optimal,” lanjutnya.
TelkomGroup menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Untuk informasi dan perkembangan terbaru terkait kondisi layanan serta penanganan bencana, masyarakat dapat menghubungi Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 yang tersedia 24 jam dan bebas pulsa.
Pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, melalui pengerahan sumber daya teknis, optimalisasi jalur cadangan jaringan, serta pemanfaatan sumber listrik mandiri untuk menjaga konektivitas masyarakat di wilayah terdampak.
“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal. Pada awalnya sekitar 50% BTS Telkomsel mengalami gangguan, namun sejalan dengan percepatan perbaikan dan mulai pulihnya pasokan listrik, sebagian besar layanan kini sudah kembali normal. Telkom berkomitmen melakukan perbaikan secara cepat, aman, dan terkoordinasi, sekaligus memperkuat ketahanan jaringan melalui sistem backup,” ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam agenda Rakor Penanganan Gempa Wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8).
Saat ini, sebanyak 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Pemulihan terhadap site yang masih terdampak terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kesiapan infrastruktur pendukung.
Di sisi fixed broadband, sebanyak 16.788 atau 98,3% dari total 17.062 pelanggan IndiHome telah kembali terlayani. Pemulihan terhadap pelanggan lainnya terus dilakukan secara bertahap.
Dari sisi infrastruktur utama, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi dengan baik berkat dukungan jalur cadangan. Namun, putusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan penurunan kapasitas layanan di beberapa titik.
Secara keseluruhan, jaringan TelkomGroup masih dalam kondisi aman. Perbaikan infrastruktur yang terdampak serta optimalisasi jalur cadangan terus dilakukan untuk menjaga konektivitas masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan layanan.
Untuk mendukung percepatan tersebut, sekitar 300 tim teknis TelkomGroup dikerahkan ke berbagai wilayah terdampak. Tim melakukan asesmen, pemulihan jaringan, serta penanganan infrastruktur pendukung dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik layanan yang membutuhkan penanganan segera. Dalam prosesnya, keselamatan personel dan masyarakat sekitar tetap menjadi prioritas.
TelkomGroup juga memaksimalkan sumber listrik mandiri melalui genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mendukung percepatan pemulihan sembari menunggu normalisasi pasokan listrik.
Perkuat Kolaborasi Penanganan Bencana
Dalam proses pemulihan, TelkomGroup memperkuat koordinasi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, BUMN, BNPB dan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta mitra dan relawan.
Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan aman dan terkoordinasi.
Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat selama masa pemulihan, Telkomsel juga menyediakan Paket Darurat berupa 3 GB internet, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon dengan harga Rp1 dan masa berlaku tujuh hari. Paket tersebut dapat diaktifkan melalui 88820#.
Dian mengatakan konektivitas menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam situasi bencana, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun mendapatkan informasi dan dukungan yang diperlukan.
“Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan. Karena itu, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, seluruh tim TelkomGroup terus bergerak dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan layanan di wilayah terdampak,” ujar Dian.
“Kami akan terus berada di tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik agar mereka dapat tetap terhubung dan kembali mendapatkan layanan konektivitas yang optimal,” lanjutnya.
TelkomGroup menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Untuk informasi dan perkembangan terbaru terkait kondisi layanan serta penanganan bencana, masyarakat dapat menghubungi Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 yang tersedia 24 jam dan bebas pulsa.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM & LPG Tetap Aman Pascagempa Parigi Moutong
Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sulawesi Tengah dan sekitarnya tetap berjalan normal setelah gempa bumi mengguncang wilayah Parigi Moutong, Sabtu (15/8) malam.
Minggu, 16 Agu 2026 16:33
News
Layanan Terdampak Gempa, TelkomGroup Kebut Pemulihan Jaringan di Flores
TelkomGroup memastikan upaya pemulihan terus dilakukan dengan mengedepankan percepatan perbaikan dan penguatan operasional jaringan pascagempa di Flores.
Minggu, 16 Agu 2026 09:54
Sulsel
Gempa NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Imbau Warga Hindari Berkunjung ke Pesisir
Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) turut dirasakan masyarakat Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/8/2026).
Sabtu, 15 Agu 2026 18:11
News
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Mbay, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkekuatan magnitudo 7,7, sabtu pagi (15/8/2026), tidak berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Sabtu, 15 Agu 2026 09:45
News
Telkom Hadirkan OCA, Solusi AI untuk Interaksi Pelanggan yang Lebih Cerdas
Telkom memperkenalkan sejumlah solusi berbasis AI dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, salah satunya Omni Communication Assistant (OCA).
Kamis, 13 Agu 2026 14:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
3
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
4
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
5
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
3
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
4
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
5
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi