Bantu Evakuasi Pesawat ATR 42-500, TRC Semen Tonasa Raih Penghargaan dari Basarnas

Selasa, 11 Agu 2026 14:01
Bantu Evakuasi Pesawat ATR 42-500, TRC Semen Tonasa Raih Penghargaan dari Basarnas
Dedikasi TRC PT Semen Tonasa dalam operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, mendapat apresiasi dari Basarnas RI. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - Dedikasi Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Tonasa dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), mendapat apresiasi dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI.

Apresiasi tersebut berupa Piagam Penghargaan dari Kepala Basarnas RI yang diterima Ketua Harian TRC Semen Tonasa, Abbas, di Aula Kantor Basarnas Makassar, Senin (10/8/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor SAR Makassar, Muhammad Arif Anwar.

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi personel TRC Semen Tonasa dalam mendukung operasi SAR di kawasan Pegunungan Bulusaraung yang memiliki medan ekstrem dan penuh tantangan.

Keterlibatan TRC Semen Tonasa dalam operasi tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung upaya pencarian dan pertolongan, khususnya ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat, kemampuan teknis, dan kerja sama lintas pihak.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada TRC Semen Tonasa. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan.

“Kami mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada TRC Semen Tonasa. Ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi teman-teman di lapangan yang telah menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab. Bagi kami, penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, kesiapsiagaan, dan kemampuan dalam memberikan respons ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Anis.

Ia mengatakan, keterlibatan TRC dalam operasi SAR sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasional secara bertanggung jawab sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat kami adalah hadir, peduli, dan memberikan manfaat. Ketika terjadi kondisi darurat dan perusahaan memiliki kemampuan untuk membantu, maka kami akan berupaya memberikan dukungan terbaik sesuai kapasitas yang kami miliki,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian TRC Semen Tonasa, Abbas, menyebut penghargaan dari Basarnas RI menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk mempertahankan profesionalisme dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Menurut Abbas, operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung menjadi pengalaman penting bagi personel TRC. Kondisi medan yang sulit menuntut ketahanan fisik, koordinasi, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja dalam tim.

“Kami berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ini menjadi apresiasi bagi seluruh personel TRC Semen Tonasa yang telah bekerja bersama dalam menjalankan misi kemanusiaan. Penghargaan ini juga menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan,” ungkap Abbas.

Ia menambahkan, keberadaan TRC Semen Tonasa merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun budaya keselamatan, kepedulian, dan kesiapsiagaan. Kompetensi personel tidak hanya ditujukan untuk mendukung aspek keselamatan di lingkungan perusahaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat ketika terjadi kondisi darurat.

Melalui semangat “PATUH, PEDULI, TANGGAP”, PT Semen Tonasa berkomitmen mendorong kesiapsiagaan dan kepedulian di lingkungan perusahaan serta meningkatkan kontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.

Bagi perusahaan, keterlibatan dalam misi kemanusiaan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus upaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru