Tim Gasta dengan Formasi Candi Borobudur saat Turunkan Merah Putih di Makassar
Selasa, 18 Agu 2026 12:06
Formasi Borobudur yang ditampilkan Paskibraka Makassar saat menurunkan bendera Merah Putih. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menunjukkan kekompakan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Didampingi jajaran SKPD yang mengenakan pakaian adat serta unsur Forkopimda, Munafri memimpin prosesi penurunan Sang Merah Putih yang berlangsung khidmat di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (17/8/2026) sore.
"Prosesi penurunan bendera Merah Putih, menjadi salah satu rangkaian sakral dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI," singkat Muanfri.
Kekompakan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham yang hadir bersama dalam prosesi tersebut turut memperlihatkan soliditas Pemerintah Kota Makassar dalam mengikuti seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pada prosesi sore tersebut, berbeda dengan tim pasukan pengibar bendera, karena yang dipercaya menjalankan tugas penurunan Sang Merah Putih adalah "TIM GASTA".
Tim ini tampil dengan membawa konsep formasi "STUPA CANDI BOROBUDUR", sebuah formasi yang tidak hanya mengedepankan ketepatan gerak dan kedisiplinan barisan, tetapi juga sarat dengan pesan filosofis.
Formasi Stupa Candi Borobudur menggambarkan nilai ketenangan, kewibawaan, keheningan, fokus, serta keanggunan dalam menjalankan sebuah tugas. Makna tersebut menjadi pesan tersendiri dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih.
Kekuatan sejati tidak selalu harus ditunjukkan melalui gerakan yang keras atau penuh tekanan, tetapi dapat terpancar melalui ketenangan, keteguhan, kewibawaan, fokus, dan ketepatan dalam setiap langkah.
Filosofi itu tercermin dari penampilan TIM GASTA yang menjalankan setiap tahapan prosesi secara terukur dan penuh konsentrasi. Setiap anggota pasukan memiliki tugas dan posisi masing-masing untuk memastikan Sang Merah Putih dapat diturunkan dengan sempurna.
Dalam prosesi tersebut, Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Sufi Andara Paradifa Rahman, siswi dari SMA Negeri 10 Makassar. Sementara posisi Pembawa Baki dipercayakan kepada Stefany, dari SMA Negeri 18 Makassar.
Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dalam pelaksanaan tugas, posisi Cadangan Pembawa Baki dipercayakan kepada Cindy Claudia Putri Sarungu, dari SMA Negeri 7 Makassar.
Pada posisi Komandan Kelompok 8, tugas tersebut dipercayakan kepada Sintong Rezky Pratama Yusman, dari SMA Negeri 1 Makassar. Adapun tugas sebagai Pelipat Bendera dijalankan oleh Alviano Fitra Suliano, dari SMAS Hang Tuah Makassar.
Sementara posisi penting sebagai Penggerek Bendera dipercayakan kepada Muhammad Fadhil Kamaru, dari MAS IMMIM Putra Makassar.
Melengkapi formasi Kelompok 8, terdapat tiga anggota yang bertugas sebagai Serpihan Kelompok 8, masing-masing Weryn Heveny Kombong dari SMA Katolik Rajawali Makassar, Firyal Luthfiyah dari SMAIT Darul Fikri Makassar, serta Selfi Nawawi N, dari Sekolah Rakyat Menengah Atas 39 Makassar.
Kehadiran para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Makassar tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Mereka tidak hanya menjalankan tugas seremonial, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang diberikan kepercayaan untuk mengemban amanah dalam momentum kenegaraan.
Di hadapan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, seluruh anggota TIM GASTA menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab.
Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Ketika Sang Merah Putih perlahan diturunkan dari tiang bendera, suasana Lapangan Karebosi semakin hening.
Seluruh peserta upacara memberikan penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap simbol negara dan perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.
Bagi Pemerintah Kota Makassar, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kembali nilai patriotisme, persatuan, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda.
Penampilan TIM GASTA melalui formasi Stupa Candi Borobudur pun menjadi bagian dari pesan tersebut, bentuk stupa yang identik dengan warisan peradaban Indonesia dipadukan dengan ketepatan gerak para anggota pasukan, menciptakan simbol tentang kekuatan bangsa yang dibangun dari ketenangan, kebersamaan, keteguhan, dan keseimbangan.
Didampingi jajaran SKPD yang mengenakan pakaian adat serta unsur Forkopimda, Munafri memimpin prosesi penurunan Sang Merah Putih yang berlangsung khidmat di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (17/8/2026) sore.
"Prosesi penurunan bendera Merah Putih, menjadi salah satu rangkaian sakral dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI," singkat Muanfri.
Kekompakan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham yang hadir bersama dalam prosesi tersebut turut memperlihatkan soliditas Pemerintah Kota Makassar dalam mengikuti seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pada prosesi sore tersebut, berbeda dengan tim pasukan pengibar bendera, karena yang dipercaya menjalankan tugas penurunan Sang Merah Putih adalah "TIM GASTA".
Tim ini tampil dengan membawa konsep formasi "STUPA CANDI BOROBUDUR", sebuah formasi yang tidak hanya mengedepankan ketepatan gerak dan kedisiplinan barisan, tetapi juga sarat dengan pesan filosofis.
Formasi Stupa Candi Borobudur menggambarkan nilai ketenangan, kewibawaan, keheningan, fokus, serta keanggunan dalam menjalankan sebuah tugas. Makna tersebut menjadi pesan tersendiri dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih.
Kekuatan sejati tidak selalu harus ditunjukkan melalui gerakan yang keras atau penuh tekanan, tetapi dapat terpancar melalui ketenangan, keteguhan, kewibawaan, fokus, dan ketepatan dalam setiap langkah.
Filosofi itu tercermin dari penampilan TIM GASTA yang menjalankan setiap tahapan prosesi secara terukur dan penuh konsentrasi. Setiap anggota pasukan memiliki tugas dan posisi masing-masing untuk memastikan Sang Merah Putih dapat diturunkan dengan sempurna.
Dalam prosesi tersebut, Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Sufi Andara Paradifa Rahman, siswi dari SMA Negeri 10 Makassar. Sementara posisi Pembawa Baki dipercayakan kepada Stefany, dari SMA Negeri 18 Makassar.
Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dalam pelaksanaan tugas, posisi Cadangan Pembawa Baki dipercayakan kepada Cindy Claudia Putri Sarungu, dari SMA Negeri 7 Makassar.
Pada posisi Komandan Kelompok 8, tugas tersebut dipercayakan kepada Sintong Rezky Pratama Yusman, dari SMA Negeri 1 Makassar. Adapun tugas sebagai Pelipat Bendera dijalankan oleh Alviano Fitra Suliano, dari SMAS Hang Tuah Makassar.
Sementara posisi penting sebagai Penggerek Bendera dipercayakan kepada Muhammad Fadhil Kamaru, dari MAS IMMIM Putra Makassar.
Melengkapi formasi Kelompok 8, terdapat tiga anggota yang bertugas sebagai Serpihan Kelompok 8, masing-masing Weryn Heveny Kombong dari SMA Katolik Rajawali Makassar, Firyal Luthfiyah dari SMAIT Darul Fikri Makassar, serta Selfi Nawawi N, dari Sekolah Rakyat Menengah Atas 39 Makassar.
Kehadiran para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Makassar tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Mereka tidak hanya menjalankan tugas seremonial, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang diberikan kepercayaan untuk mengemban amanah dalam momentum kenegaraan.
Di hadapan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, seluruh anggota TIM GASTA menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab.
Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Ketika Sang Merah Putih perlahan diturunkan dari tiang bendera, suasana Lapangan Karebosi semakin hening.
Seluruh peserta upacara memberikan penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap simbol negara dan perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.
Bagi Pemerintah Kota Makassar, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kembali nilai patriotisme, persatuan, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda.
Penampilan TIM GASTA melalui formasi Stupa Candi Borobudur pun menjadi bagian dari pesan tersebut, bentuk stupa yang identik dengan warisan peradaban Indonesia dipadukan dengan ketepatan gerak para anggota pasukan, menciptakan simbol tentang kekuatan bangsa yang dibangun dari ketenangan, kebersamaan, keteguhan, dan keseimbangan.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Makassar Target Pertahankan Gelar Juara Umum di Porprov 2026
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendukung penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, yang dijadwalkan pada 7-14 November 2026 mendatang.
Sabtu, 03 Okt 2026 14:52
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan PBB-P2 dan NJOP Tidak Naik
Pemerintah Kota Makassar, lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memastikan tidak menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) maupun Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sepanjang 2026 hingga tahun 2027 mendatang.
Jum'at, 02 Okt 2026 22:31
News
Realisasi PBB Tembus 113%, Kecamatan Ujung Tanah Raih Peringkat Pertama di Makassar
Kerja keras Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) membuahkan hasil gemilang.
Jum'at, 02 Okt 2026 15:59
Makassar City
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Perlindungan Pekerja Rentan Diperkuat
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,26 triliun.
Kamis, 01 Okt 2026 06:32
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan Anggaran PPPK Aman, Kontrak Dievaluasi Berdasarkan Kinerja
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan bahwa pembayaran gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) telah dialokasikan melalui postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Rabu, 30 Sep 2026 22:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
3
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
4
Jelang Musda HKTI Sulsel, Sudaryono Makan Siang Bersama AIA dan Burhanuddin Andi
5
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
3
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
4
Jelang Musda HKTI Sulsel, Sudaryono Makan Siang Bersama AIA dan Burhanuddin Andi
5
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel