Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Selasa, 25 Agu 2026 19:34
Beragam aktivitas penerima Beasiswa Kalla tahun lalu. Kini pendaftaran Beasiswa Kalla 2026 gelombang kedua resmi dibuka selama 15 Juli hingga 31 Agustus 2026. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Sebanyak 64 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 Tahun 2026. Mereka terpilih setelah melalui rangkaian seleksi dari total 1.236 mahasiswa yang mendaftar.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat sekaligus kebutuhan mahasiswa terhadap dukungan pendidikan untuk melanjutkan dan menyelesaikan studi.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, mengatakan sebaran penerima manfaat dari berbagai perguruan tinggi menjadi salah satu wujud inklusivitas Program Educare. Beasiswa tidak hanya menyasar mahasiswa perguruan tinggi negeri, tetapi juga mahasiswa perguruan tinggi swasta di berbagai daerah.
“Program Educare kami hadir untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria. Kami melihat bahwa kebutuhan terhadap dukungan pendidikan tidak hanya datang dari mahasiswa di kampus-kampus besar, tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi yang berada di daerah. Karena itu, keberagaman penerima manfaat menjadi bagian penting dari semangat program ini,” jelas Sitti, Senin (24/8/2026).
Dari 64 mahasiswa yang lolos, lima perguruan tinggi tercatat memiliki jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni Universitas Hasanuddin (Unhas), UIN Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai (UIAD Sinjai), dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Selain lima kampus tersebut, penerima manfaat juga berasal dari sejumlah perguruan tinggi lainnya, antara lain Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone), Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam As'adiyah Sengkang (UNISAD), Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Universitas Tadulako (Untad), dan Universitas Terbuka Makassar (UT Makassar).
Sebaran tersebut menunjukkan bahwa penerima Beasiswa Kalla berasal dari latar belakang perguruan tinggi yang beragam, baik negeri maupun swasta, termasuk kampus yang berada di luar pusat kota. Kesempatan memperoleh beasiswa terbuka bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan berhasil melewati seluruh tahapan seleksi.
Sitti berharap dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan finansial, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk menyelesaikan pendidikan, mempertahankan prestasi, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan secara finansial, tetapi juga dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya dengan baik, terus berprestasi, dan nantinya memberikan manfaat kembali kepada masyarakat,” tambahnya.
Beasiswa Kalla merupakan salah satu bentuk komitmen LAZ Hadji Kalla dalam menyalurkan manfaat zakat melalui sektor pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan daerah mendapat kesempatan memperoleh dukungan untuk keberlanjutan pendidikan.
Sementara itu, Beasiswa Kalla Gelombang 2 masih dibuka hingga 31 Agustus 2026. Calon pendaftar dapat mengakses formulir melalui tautan bit.ly/CobaBeasiswaKalla2026.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat sekaligus kebutuhan mahasiswa terhadap dukungan pendidikan untuk melanjutkan dan menyelesaikan studi.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, mengatakan sebaran penerima manfaat dari berbagai perguruan tinggi menjadi salah satu wujud inklusivitas Program Educare. Beasiswa tidak hanya menyasar mahasiswa perguruan tinggi negeri, tetapi juga mahasiswa perguruan tinggi swasta di berbagai daerah.
“Program Educare kami hadir untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria. Kami melihat bahwa kebutuhan terhadap dukungan pendidikan tidak hanya datang dari mahasiswa di kampus-kampus besar, tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi yang berada di daerah. Karena itu, keberagaman penerima manfaat menjadi bagian penting dari semangat program ini,” jelas Sitti, Senin (24/8/2026).
Dari 64 mahasiswa yang lolos, lima perguruan tinggi tercatat memiliki jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni Universitas Hasanuddin (Unhas), UIN Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai (UIAD Sinjai), dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Selain lima kampus tersebut, penerima manfaat juga berasal dari sejumlah perguruan tinggi lainnya, antara lain Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone), Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam As'adiyah Sengkang (UNISAD), Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Universitas Tadulako (Untad), dan Universitas Terbuka Makassar (UT Makassar).
Sebaran tersebut menunjukkan bahwa penerima Beasiswa Kalla berasal dari latar belakang perguruan tinggi yang beragam, baik negeri maupun swasta, termasuk kampus yang berada di luar pusat kota. Kesempatan memperoleh beasiswa terbuka bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan berhasil melewati seluruh tahapan seleksi.
Sitti berharap dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan finansial, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk menyelesaikan pendidikan, mempertahankan prestasi, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan secara finansial, tetapi juga dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya dengan baik, terus berprestasi, dan nantinya memberikan manfaat kembali kepada masyarakat,” tambahnya.
Beasiswa Kalla merupakan salah satu bentuk komitmen LAZ Hadji Kalla dalam menyalurkan manfaat zakat melalui sektor pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan daerah mendapat kesempatan memperoleh dukungan untuk keberlanjutan pendidikan.
Sementara itu, Beasiswa Kalla Gelombang 2 masih dibuka hingga 31 Agustus 2026. Calon pendaftar dapat mengakses formulir melalui tautan bit.ly/CobaBeasiswaKalla2026.
(TRI)
Berita Terkait
News
Grup Astra Makassar Salurkan Beasiswa untuk 10 Pelajar KBA Burasa
Grup Astra Makassar menyalurkan Beasiswa Lestari Astra kepada 10 pelajar di Kampung Berseri Astra (KBA) Burasa, Rappocini, Makassar, Rabu (19/8/2026).
Kamis, 20 Agu 2026 15:40
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Ummul Qurra
Berawal dari kios kecil dengan omzet sekitar Rp7 juta per bulan, unit usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari kini berkembang menjadi minimarket.
Selasa, 18 Agu 2026 18:06
Lifestyle
50 Anak Kenali Dunia Kerja KALLA Lewat Belajar & Bermain Lewat Little Explorers
Sebanyak 50 anak usia 6–12 tahun diajak menjelajahi dunia kerja dengan cara yang menyenangkan melalui Little Explorers: Discover KALLA di Wisma Kalla.
Rabu, 12 Agu 2026 14:44
News
Jaga Biodiversitas Pesisir, Aksi Mangrove Lestari KALLA Raih Gold ISRA 2026
Aksi Mangrove Lestari dari KALLA meraih predikat Gold dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 untuk kategori Biodiversity Conservation.
Selasa, 11 Agu 2026 18:01
News
SMA Islam Athirah Luncurkan Baruga Pathway, Program Kuliah Luar Negeri dengan Target Beasiswa
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar resmi meluncurkan program Athirah Baruga Pathway, sebuah program pendampingan studi luar negeri.
Selasa, 04 Agu 2026 15:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
3
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
3
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait