Sorot Hilirisasi & Digitalisasi, Pemuda Tani Sebut Gibran Wakil Zeitgeist
Minggu, 24 Des 2023 21:57
Koordinator Nasional (Kornas) Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Yayan Juherman. Foto/Istimewa
JAKARTA - Tiga calon wakil presiden (cawapres) yang berkontestasi dalam Pilpres 2024 beradu gagasan dalam debat yang digelar di Jakarta, Jumat (22/12) malam. Tema debat kali ini adalah ekonomi kerakyatan dan digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur, dan perkotaan.
Salah satu hal yang menarik adalah ketika cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka memaparkan kebijakan hilirisasi saat menjawab cawapres nomor 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan cawapres nomor 3 Mahfud Md.
"Saya jawab paling konkret, hilirisasi. Kita jangan mau lagi mengirim barang mentah. Kita harus mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Contoh, nikel, dulu sebelum hilirisasi kita ekspor hanya USD 3 miliar sekarang setelah hilirisasi menjadi USD 33 miliar. Ini saya baru bicara masalah nikel belum masalah timah, tembaga, bauksit, dan lain-lain," kata Gibran saat sesi debat berlangsung.
Gibran sendiri yang pada debat ke-2 ini memang mendapatkan kesempatan pertama untuk memaparkan visi, misi dan program kerjanya bersama calon presiden Prabowo Subianto selama 5 tahun ke depan. “Kita akan lanjutkan hilirisasi, bukan hanya hilirisasi tambang saja, tapi hilirisasi pertanian, hilirisasi perikanan, hilirisasi digital dan lain-lain," kata Gibran di awal pemaparan visi-misi dan program kerjanya.
Menanggapi pemaparan Gibran terkait hilirisasi dan digitalisasi pertanian-perikanan tersebut, Koordinator Nasional (Kornas) Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Yayan Juherman menyambut positif dan menyebut Gibran telah melakukan lompatan dan mengejutkan banyak pihak.
“Apa yang disampaikan Gibran pada debat cawapres terkait visi hilirisasi & digitalisasi sektor pertanian dan perikanan benar-benar menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama bagi petani, nelayan dan generasi muda yang selalu gandrung pada perubahan dan inovasi baru. Kita berharap ke depannya ada transformasi yang berkelanjutan; menggeser petani gabah menjadi petani beras, menggeser nelayan muda menjadi wirausaha perikanan dan seterusnya. Gibran mengerti kegelisahan rakyat banyak, ia paham harapan generasinya. Gibran telah melompat jauh dari sekadar calon wakil presiden. Gibran adalah zeitgeist, mewakili semangat zaman,” kata Yayan.
Istilah Zeitgeist sendiri berasal dari bahasa Jerman yang secara harfiah berarti jiwa dari suatu waktu (time spirit) atau semangat zaman. Istilah tersebut juga sering kita jumpai dalam ucapan dan tulisan para Perintis dan Pendiri Republik Indonesia yang merujuk pada pemimpin yang efektif, sederhana dan mampu memengaruhi, mengarahkan serta mengajak rakyatnya untuk berjalan menuju negeri harapan.
Salah satu hal yang menarik adalah ketika cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka memaparkan kebijakan hilirisasi saat menjawab cawapres nomor 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan cawapres nomor 3 Mahfud Md.
"Saya jawab paling konkret, hilirisasi. Kita jangan mau lagi mengirim barang mentah. Kita harus mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Contoh, nikel, dulu sebelum hilirisasi kita ekspor hanya USD 3 miliar sekarang setelah hilirisasi menjadi USD 33 miliar. Ini saya baru bicara masalah nikel belum masalah timah, tembaga, bauksit, dan lain-lain," kata Gibran saat sesi debat berlangsung.
Gibran sendiri yang pada debat ke-2 ini memang mendapatkan kesempatan pertama untuk memaparkan visi, misi dan program kerjanya bersama calon presiden Prabowo Subianto selama 5 tahun ke depan. “Kita akan lanjutkan hilirisasi, bukan hanya hilirisasi tambang saja, tapi hilirisasi pertanian, hilirisasi perikanan, hilirisasi digital dan lain-lain," kata Gibran di awal pemaparan visi-misi dan program kerjanya.
Menanggapi pemaparan Gibran terkait hilirisasi dan digitalisasi pertanian-perikanan tersebut, Koordinator Nasional (Kornas) Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Yayan Juherman menyambut positif dan menyebut Gibran telah melakukan lompatan dan mengejutkan banyak pihak.
“Apa yang disampaikan Gibran pada debat cawapres terkait visi hilirisasi & digitalisasi sektor pertanian dan perikanan benar-benar menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama bagi petani, nelayan dan generasi muda yang selalu gandrung pada perubahan dan inovasi baru. Kita berharap ke depannya ada transformasi yang berkelanjutan; menggeser petani gabah menjadi petani beras, menggeser nelayan muda menjadi wirausaha perikanan dan seterusnya. Gibran mengerti kegelisahan rakyat banyak, ia paham harapan generasinya. Gibran telah melompat jauh dari sekadar calon wakil presiden. Gibran adalah zeitgeist, mewakili semangat zaman,” kata Yayan.
Istilah Zeitgeist sendiri berasal dari bahasa Jerman yang secara harfiah berarti jiwa dari suatu waktu (time spirit) atau semangat zaman. Istilah tersebut juga sering kita jumpai dalam ucapan dan tulisan para Perintis dan Pendiri Republik Indonesia yang merujuk pada pemimpin yang efektif, sederhana dan mampu memengaruhi, mengarahkan serta mengajak rakyatnya untuk berjalan menuju negeri harapan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Autoclave Pertama Tiba, Proyek HPAL Pomalaa Masuki Fase Kunci
PT Vale bersama mitra strategis PT Kolaka Nickel Industry (KNI), secara resmi menerima dua unit autoclave pertama untuk Proyek High-Pressure Acid Leaching (HPAL) Pomalaa.
Minggu, 14 Des 2025 17:43
News
Sinergi TNI dan PT Vale Dorong Hilirisasi Berkelanjutan
Kunjungan ini memperkuat sinergi antara sektor pertahanan dan industri, fondasi penting dalam membangun ekosistem hilirisasi yang aman, stabil, dan berkelanjutan.
Kamis, 04 Des 2025 15:19
News
PLN Rampungkan GI–SUTT Marisa, Pacu Hilirisasi Industri di Gorontalo
Infrastruktur baru ini siap menyalurkan suplai listrik 30 MVA untuk memenuhi kebutuhan industri dan mempercepat pengembangan hilirisasi pertambangan.
Kamis, 20 Nov 2025 17:48
Ekbis
Akademisi: Kerja Sama Freeport - Amman Jaga Hilirisasi Tetap Jalan
Langkah tersebut dinilai tepat untuk menjaga keberlanjutan operasional smelter Freeport sekaligus memastikan agenda hilirisasi tetap berjalan di tengah terganggunya pasokan bahan baku.
Senin, 17 Nov 2025 22:24
News
Dari Hilirisasi ke AI: Langkah KIMA Membangun Indonesia Timur
Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bahwa semangat Sumpah Pemuda kini telah berevolusi—dari tekad kebangsaan menuju gerakan produktif dan kolaboratif di dunia industri dan digital.
Jum'at, 31 Okt 2025 14:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
2
Peserta Rakor Satu Suara! Andi Amran Kembali Dicalonkan Sebagai Ketum PP IKA Unhas
3
Tahun 2025, Kemenkum Sulsel Catatkan PNBP Kekayaan Intelektual Rp3,79 Miliar
4
Usung Tema K-Pop Ghost Hunters, Hotel Aryaduta Catat Okupansi 94%
5
PLN Pastikan Listrik Menyala di Seluruh Huntara Aceh Tamiang
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
2
Peserta Rakor Satu Suara! Andi Amran Kembali Dicalonkan Sebagai Ketum PP IKA Unhas
3
Tahun 2025, Kemenkum Sulsel Catatkan PNBP Kekayaan Intelektual Rp3,79 Miliar
4
Usung Tema K-Pop Ghost Hunters, Hotel Aryaduta Catat Okupansi 94%
5
PLN Pastikan Listrik Menyala di Seluruh Huntara Aceh Tamiang