Bisa Jadi Oleh-oleh! Camilan Kentang Mustofa dari Tapoji Food Binaan SPJM yang Patut Dicoba
Kamis, 18 Jan 2024 16:05
Salah satu UMKM binaan SPJM adalah Kentang Mustofa Bumbu Rempah dari Tapoji Food, camilan kentang goreng yang renyah dan gurih. Foto/Dok SPJM
MAKASSAR - Laksanakan amanah Kementerian BUMN, akhir 2023 lalu Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari Pelindo Group menetapkan 3 usaha kecil sebagai mitra binaannya. Salah satunya adalah Kentang Mustofa Bumbu Rempah dari Tapoji Food, camilan kentang goreng yang renyah dan gurih.
Produksi camilan kentang yang beralamat di Jalan Tamangapa Raya 3 No 77 A Makassar ini telah bersertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produksi Halal. Selain itu, juga telah mengantongi surat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Usaha kentang goreng yang dikelola Nur Musdalifah Mulyadi ini didapuk sebagai juara 2 kompetisi proposal bisnis di SPJMSupport UMKM 2023 tahap 2 pada Program Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pelindo Jasa Maritim.
Ada tiga varian rasa yang dipasarkan yakni rempah balado, rempah Arab atau nasi kebuli dan keju asin. Pengolahan camilan kentang tiga varian ini diserta pengawasan maksimal, baik dari sisi proses pengerjaannya maupun dari kualitas bahannya.
Untuk bersaing dengan camilan-camilan serupa, Nur Musdalifah Mulyadi menggunakan kemasan yang cukup eksklusif yakni standing pouch sehingga mudah digenggam saat dinikmati.
Nur Musdalifah Mulyadi selaku owner mengatakan konsep camilan ini adalah camilan keluarga, oleh-oleh yang bisa menjadi alternatif lauk pendamping makanan utama. "Ini bisa dijadikan camilan sehari-hari keluarga, yang kaya akan kandungan serat dan cita rasa otentik dari bahan utama," jelas Nur Musdalifah Mulyadi.
Dijelaskan, produknya ini menggunakan bahan baku berkualitas sebagai bahan dasar produk. Senantiasa melakukan penelitian dan pengembangan guna peningkatan kualitas dan produktifitas. Terpercaya, memberikan kualitas produk yang berorientasi pada kesehatan, kebersihan dan kehalalan produk.
"Kami punya cita-cita, Tapoji Food yang memproduksi camilan kentang ini, bisa menjadi produsen makanan ringan terbesar di Indonesia yang mengedepankan dan mengangkat sektor pangan dan pertanian hasil bumi Indonesia," kata Nur Musdalifah Mulyadi.
"Kami bersyukur dan berterima kasih karena telah terpilih sebagai mitra UMKM Pelindo Jasa Maritim dan mendapat sejumlah manfaat serta pembinaan khusus, baik untuk meningkatkan usaha kami secara digital, maupun pendampingan lainnya. Insya Allah, kami lanjut bekerja keras untuk mencapai tujuan usaha ini yakni memenuhi kebutuhan pasar kuliner khususnya produk snack kemasan demi menunjang perekonomian di Kota Makassar khususnya dan di Sulsel pada umumnya," sambung Nur.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Pattrick Tribudi Utama Iskandar mengatakan sebagai bagian dari Pelindo group, SPJM melanjutkan amanah BUMN memberikan pembinaan usaha kecil dan mikro untuk mendukung UMKM agar terus maju. "Dan memberikan dampak bagi mereka maupun menularkannya kepada yang lainnya," pungkasnya.
Produksi camilan kentang yang beralamat di Jalan Tamangapa Raya 3 No 77 A Makassar ini telah bersertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produksi Halal. Selain itu, juga telah mengantongi surat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Usaha kentang goreng yang dikelola Nur Musdalifah Mulyadi ini didapuk sebagai juara 2 kompetisi proposal bisnis di SPJMSupport UMKM 2023 tahap 2 pada Program Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pelindo Jasa Maritim.
Ada tiga varian rasa yang dipasarkan yakni rempah balado, rempah Arab atau nasi kebuli dan keju asin. Pengolahan camilan kentang tiga varian ini diserta pengawasan maksimal, baik dari sisi proses pengerjaannya maupun dari kualitas bahannya.
Untuk bersaing dengan camilan-camilan serupa, Nur Musdalifah Mulyadi menggunakan kemasan yang cukup eksklusif yakni standing pouch sehingga mudah digenggam saat dinikmati.
Nur Musdalifah Mulyadi selaku owner mengatakan konsep camilan ini adalah camilan keluarga, oleh-oleh yang bisa menjadi alternatif lauk pendamping makanan utama. "Ini bisa dijadikan camilan sehari-hari keluarga, yang kaya akan kandungan serat dan cita rasa otentik dari bahan utama," jelas Nur Musdalifah Mulyadi.
Dijelaskan, produknya ini menggunakan bahan baku berkualitas sebagai bahan dasar produk. Senantiasa melakukan penelitian dan pengembangan guna peningkatan kualitas dan produktifitas. Terpercaya, memberikan kualitas produk yang berorientasi pada kesehatan, kebersihan dan kehalalan produk.
"Kami punya cita-cita, Tapoji Food yang memproduksi camilan kentang ini, bisa menjadi produsen makanan ringan terbesar di Indonesia yang mengedepankan dan mengangkat sektor pangan dan pertanian hasil bumi Indonesia," kata Nur Musdalifah Mulyadi.
"Kami bersyukur dan berterima kasih karena telah terpilih sebagai mitra UMKM Pelindo Jasa Maritim dan mendapat sejumlah manfaat serta pembinaan khusus, baik untuk meningkatkan usaha kami secara digital, maupun pendampingan lainnya. Insya Allah, kami lanjut bekerja keras untuk mencapai tujuan usaha ini yakni memenuhi kebutuhan pasar kuliner khususnya produk snack kemasan demi menunjang perekonomian di Kota Makassar khususnya dan di Sulsel pada umumnya," sambung Nur.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Pattrick Tribudi Utama Iskandar mengatakan sebagai bagian dari Pelindo group, SPJM melanjutkan amanah BUMN memberikan pembinaan usaha kecil dan mikro untuk mendukung UMKM agar terus maju. "Dan memberikan dampak bagi mereka maupun menularkannya kepada yang lainnya," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan PT Vale dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi hadir dalam pameran yang berlangsung di JCC, Jakarta, 26–30 September 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 17:14
Ekbis
MDA Dorong 42 UMKM Desa di Luwu Naik Kelas Lewat Resota UMKM
Sebanyak 42 pelaku UMKM dari 21 desa di wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) Kabupaten Luwu mendapat penguatan kapasitas usaha melalui program Resota UMKM 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 10:36
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
Ekbis
PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Sinjai Lewat Pelatihan Digital dan Peternakan
PLN UID Sulselrabar menggabungkan dua pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui Digital Skill Bootcamp dan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:09
Ekbis
NIPAH PARK Gelar Makassar Coffee Fest 2026, Dukung Industri Kopi Lokal
Penyelenggaraan Makassar Coffee Fest 2026 merupakan bagian dari upaya NIPAH PARK mendukung kegiatan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem industri kopi di daerah.
Rabu, 16 Sep 2026 19:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Bosowa Berlian Motor Hadirkan L300 XL 3 Way dengan Daya Angkut Lebih Besar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Bosowa Berlian Motor Hadirkan L300 XL 3 Way dengan Daya Angkut Lebih Besar