Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup, Maskapai Diminta Tak Jual Tiket Tujuan Manado
Jum'at, 19 Apr 2024 14:20

General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Taochid Purnomo Hadi. Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Sekitar enam penerbangan menuju Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara kembali dibatalkan, Jum'at (19/4/2024).
Hal ini dikarenakan erupsi gunung Ruang yang terjadi dua hari lalu sehingga bandara Sam Ratulangi masih ditutup sementara.
General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Taochid Purnomo Hadi mengatakan, hingga hari ini Bandara Sam Ratulangi masih dinyatakan tutup.
"Untuk tujuan Manado masih dinyatakan close. Karena masih terdapat abu vulkanik di sekitaran area bandara. Makanya penerbangannya belum dibuka dulu sampai kondisinya membaik," jelasnya kepada awak media.
Sejauh ini kata Taochid, sudah ada 14 penerbangan yang cancel penerbangannya ke Manado.
"Hari ini ada enam penerbangan yang dibatalkan, kemarin ada delapan. Mudah-mudahan Bandara lain juga tidak dulu membuka penerbangan ke Manado sehingga tidak divert ke Makassar,” katanya.
Dia juga mengingatkan airline untuk tidak menjual tiket ke Manado selama masih kondisi abu vulkanik masih ada. "Penumpang juga diberikan kesempatan untuk reschedule tiketnya," terangnya.
Karena itu pihaknya meminta pihak airlines agar tidak lagi menjual tiket ke Manado sementra waktu.
Salah satu penumpang asal Sulawesi Tenggara, Tono Hasrianto mengatakan, dia melakukan penerbangan dari Sulawesi Tenggara. Berdasrkan jadwal penerbangannya, dia berangkat ke Manado pukul 08.30 Wita hari ini.
“Saya tadi datang ke customer service hasilnya di suruh refund, karena tidak ada penerbangan kesana," jelasnya.
Meski telah direfund, tapi tiketnya belum dapat di reschedule, karena belum bisa dipastikan kapan ada penerbangan. “Terpaksa tinggal dulu di Makassar, nginap dirumah teman,” tutupnya.
Sementara itu, Koordinator Informasi Meterologi Penerbangan BMKG Sultan Hasanuddin, Heri Ismanto menjelaskan, penutupan Bandara Sam Ratulangi akan terus dilakukan selama abu vulkanik dari erupsi gunung Ruang masih diterbangkan angin dan masih berada di Bandara Sam Ratulangi.
Pihak BMKG setempat kata dia, masih terus melakukan penelitian dengan metode paper test untuk mengetahui kondisi terkini bandara.
"Jadi untuk tes keberadaan abu vulkanik itu kami menggunakan paper test. Ini dilakukan selama 30 menit. Jika terdapat abu vulkanik di atas kertas, itu berarti debunya masih ada, dan tidak bisa ada penerbangan selama masih ada debu vulkanik di Bandara," ujarnya.
Saat ini kata dia, ketinggian abu vulkanik dari permukaan tanah mencapai 5 km. Sehingga sangat membahayakan penerbangan, serta debu abu vulkanik bisa merusak mesin pesawat.
Hal ini dikarenakan erupsi gunung Ruang yang terjadi dua hari lalu sehingga bandara Sam Ratulangi masih ditutup sementara.
General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Taochid Purnomo Hadi mengatakan, hingga hari ini Bandara Sam Ratulangi masih dinyatakan tutup.
"Untuk tujuan Manado masih dinyatakan close. Karena masih terdapat abu vulkanik di sekitaran area bandara. Makanya penerbangannya belum dibuka dulu sampai kondisinya membaik," jelasnya kepada awak media.
Sejauh ini kata Taochid, sudah ada 14 penerbangan yang cancel penerbangannya ke Manado.
"Hari ini ada enam penerbangan yang dibatalkan, kemarin ada delapan. Mudah-mudahan Bandara lain juga tidak dulu membuka penerbangan ke Manado sehingga tidak divert ke Makassar,” katanya.
Dia juga mengingatkan airline untuk tidak menjual tiket ke Manado selama masih kondisi abu vulkanik masih ada. "Penumpang juga diberikan kesempatan untuk reschedule tiketnya," terangnya.
Karena itu pihaknya meminta pihak airlines agar tidak lagi menjual tiket ke Manado sementra waktu.
Salah satu penumpang asal Sulawesi Tenggara, Tono Hasrianto mengatakan, dia melakukan penerbangan dari Sulawesi Tenggara. Berdasrkan jadwal penerbangannya, dia berangkat ke Manado pukul 08.30 Wita hari ini.
“Saya tadi datang ke customer service hasilnya di suruh refund, karena tidak ada penerbangan kesana," jelasnya.
Meski telah direfund, tapi tiketnya belum dapat di reschedule, karena belum bisa dipastikan kapan ada penerbangan. “Terpaksa tinggal dulu di Makassar, nginap dirumah teman,” tutupnya.
Sementara itu, Koordinator Informasi Meterologi Penerbangan BMKG Sultan Hasanuddin, Heri Ismanto menjelaskan, penutupan Bandara Sam Ratulangi akan terus dilakukan selama abu vulkanik dari erupsi gunung Ruang masih diterbangkan angin dan masih berada di Bandara Sam Ratulangi.
Pihak BMKG setempat kata dia, masih terus melakukan penelitian dengan metode paper test untuk mengetahui kondisi terkini bandara.
"Jadi untuk tes keberadaan abu vulkanik itu kami menggunakan paper test. Ini dilakukan selama 30 menit. Jika terdapat abu vulkanik di atas kertas, itu berarti debunya masih ada, dan tidak bisa ada penerbangan selama masih ada debu vulkanik di Bandara," ujarnya.
Saat ini kata dia, ketinggian abu vulkanik dari permukaan tanah mencapai 5 km. Sehingga sangat membahayakan penerbangan, serta debu abu vulkanik bisa merusak mesin pesawat.
(GUS)
Berita Terkait

News
Penumpang di Bandara Diprediksi Tembus 9,27 Juta saat Nataru
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), memprediksi jumlah penumpang di 37 bandara yang dikelolanya tembus hingga 9,27 juta orang pada periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Kamis, 19 Des 2024 09:06

News
Indosat Beri Dukungan Layanan Telekomunikasi Gratis bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Sabtu, 30 Nov 2024 09:20

News
Andi Iwan Aras Dorong Peningkatan Pelayanan dan Fasilitas Bandara Ngurah Rai Bali
Komisi V DPR RI menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan dan fasilitas dalam kunjungan kerja ke Bandara Ngurah Rai Bali, khususnya soal kepadatan penumpang.
Minggu, 14 Jul 2024 14:25

Sulsel
23 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Terdampak Erupsi Gunung Ruang
Sebanyak 23 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terdampak, akibat erupsi Gunung Ruang hingga membuat pengoperasian Bandara Sam Ratulangi, Manado masih ditutup
Minggu, 21 Apr 2024 18:25

News
Operasional Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang
Operasional Bandara Sam Ratulangi di Manado ditutup sementara akibat terdampak abu vulkanik Gunung Ruang, Sulawesi Utara. Penutupan operasional bandara dilakukan mulai, Rabu (17/4/2024), hingga Kamis (18/4/2024) pukul 19.26 WITA
Kamis, 18 Apr 2024 15:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan