Kondisi Internal KONI Makassar Tak Kondusif, Prestasi Bisa Anjlok Drastis
Sabtu, 13 Jun 2026 22:49
Pengamat Olahraga Maulana Yusuf. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kondisi internal KONI Kota Makassar tengah goyah. Setelah empat pengurus mereka mundur pekan lalu, kini lima orang menyusul meletakkan jabatannya.
Secara total, sudah sembilan pengurus KONI Makassar yang dikabarkan mundur dari jabatannya. Nahasnya, kondisi ini terjadi jelang pelaksanaan Porprov 2026 di Bone dan Wajo.
Pengamat Olahraga Maulana Yusuf menilai, kondisi ini bisa berdampak buruk pada prestasi olahraga Kota Makassar. Sebab, sebentar lagi momentum Porprov akan berlangsung dan di sana prestasi akan diuji.
Dengan pengunduran diri para pengurus, diduga internal KONI memang tidak solid. Sehingga, kondisi ini dianggap sangat rentan terhadap pola pembinaan atlet di setiap cabor.
"Ini seharusnya menjadi cermin bersama. Bagaimana prestasi mau meningkat, kalau di internal KONI saja kocar kacir. Ini kan bisa berdampak pada penurunan prestasi Makassar, apalagi Porprov yang lalu Makassar juara umum," ujarnya.
Dia juga menyampaikan, Ketua KONI Makassar harus segera ambil sikap terkait kondisi ini. Semua hal harus dibicarakan secara terbuka dan transparan, agar cabor dan atlet tidak hilang arah.
"Ketua harus segera ambil sikap, perbaiki apa yang salah. Ketua juga harus tetap mendengar masukan dari pengurus lain. Katanya olahraga Makassar harus harum, tetapi kalau kondisinya begini kan bisa lain ceritanya, jangan sampai cuma ketua saja yang wangi," tegasnya.
Mantan pengurus KONI Kota Makassar itu juga mengaku tahu betul seperti apa organisasi keolahragaan itu seharusnya berjalan. Semua harus dilakukan secara kolektif, diisi oleh orang-orang yang mengerti olahraga, dan tidak dijadikan kendaraan untuk maksud-maksud di luar olahraga.
"KONI ini kan organisasi, induknya olahraga, jadi arahnya sudah jelas, prestasi. Pengurusnya juga harus mengerti olahraga, tempatkan di bidangnya masing-masing. Karena repot juga kalau yang di dalam tidak mengerti olahraga," terangnya.
Secara total, sudah sembilan pengurus KONI Makassar yang dikabarkan mundur dari jabatannya. Nahasnya, kondisi ini terjadi jelang pelaksanaan Porprov 2026 di Bone dan Wajo.
Pengamat Olahraga Maulana Yusuf menilai, kondisi ini bisa berdampak buruk pada prestasi olahraga Kota Makassar. Sebab, sebentar lagi momentum Porprov akan berlangsung dan di sana prestasi akan diuji.
Dengan pengunduran diri para pengurus, diduga internal KONI memang tidak solid. Sehingga, kondisi ini dianggap sangat rentan terhadap pola pembinaan atlet di setiap cabor.
"Ini seharusnya menjadi cermin bersama. Bagaimana prestasi mau meningkat, kalau di internal KONI saja kocar kacir. Ini kan bisa berdampak pada penurunan prestasi Makassar, apalagi Porprov yang lalu Makassar juara umum," ujarnya.
Dia juga menyampaikan, Ketua KONI Makassar harus segera ambil sikap terkait kondisi ini. Semua hal harus dibicarakan secara terbuka dan transparan, agar cabor dan atlet tidak hilang arah.
"Ketua harus segera ambil sikap, perbaiki apa yang salah. Ketua juga harus tetap mendengar masukan dari pengurus lain. Katanya olahraga Makassar harus harum, tetapi kalau kondisinya begini kan bisa lain ceritanya, jangan sampai cuma ketua saja yang wangi," tegasnya.
Mantan pengurus KONI Kota Makassar itu juga mengaku tahu betul seperti apa organisasi keolahragaan itu seharusnya berjalan. Semua harus dilakukan secara kolektif, diisi oleh orang-orang yang mengerti olahraga, dan tidak dijadikan kendaraan untuk maksud-maksud di luar olahraga.
"KONI ini kan organisasi, induknya olahraga, jadi arahnya sudah jelas, prestasi. Pengurusnya juga harus mengerti olahraga, tempatkan di bidangnya masing-masing. Karena repot juga kalau yang di dalam tidak mengerti olahraga," terangnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sesuai Prosedur, Bantah Tuduhan Dana Siluman
Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, angkat bicara terkait polemik dana hibah sebesar Rp15 miliar yang dialokasikan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
Sabtu, 18 Jul 2026 19:41
Sports
KONI Makassar Evaluasi Pengurus, yang Tidak Aktif Berpotensi Diganti
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran pengurus sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi.
Selasa, 09 Jun 2026 22:59
Sports
Terima Dana Hibah KONI, ESI Makassar Perkuat Sarana Latihan Atlet
Memanfaatkan dana hibah yang diterima untuk memperkuat sarana dan prasarana penunjang pembinaan atlet, Pengurus E-sport Indonesia (ESI) Kota Makassar langsug bergerak cepat.
Jum'at, 09 Jan 2026 11:43
Sports
Wali Kota Munafri Minta Pengurus KONI Kecamatan Bina Atlet Muda
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima silaturahmi Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tingkat kecamatan se-Kota Makassar di Balai Kota, Minggu (8/12/2025).
Senin, 08 Des 2025 16:50
News
Terbukti Korupsi, Mantan Ketua KONI Makassar Divonis 4 Tahun Penjara
Mantan Ketua KONI Makassar, Ahmad Sutanto divonis 4 tahun penjara atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpanan pengelolaan dana hibah KONI Makassar Tahun 2022-2023.
Senin, 11 Agu 2025 23:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Selamat, Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Selamat, Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi