Darmawansyah Muin Lantik 71 Pengurus KONI Kabupaten Maros

Rabu, 22 Jul 2026 19:29
Darmawansyah Muin Lantik 71 Pengurus KONI Kabupaten Maros
Prosesi pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Maros di Grand Hall Waterboom Maros, Rabu (22/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Chaerul Syahab resmi memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros setelah dilantik bersama 71 orang jajaran pengurus KONI di Grand Hall Waterboom Maros, Rabu (22/7/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin, Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta perwakilan cabang olahraga.

Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menilai target tiga besar yang dipasang KONI Maros di Porprov sangat realistis. Bahkan, ia melihat peluang Maros untuk meraih posisi yang lebih tinggi pada Porprov 2026 cukup terbuka.

Wakil Bupati Gowa itu mengatakan, Maros merupakan kabupaten ketiga yang dikunjungi dalam rangka pelantikan pengurus sekaligus monitoring kesiapan daerah menghadapi Porprov.

“Persiapan Maros cukup baik. Target tiga besar sangat realistis, bahkan kalau melihat kesiapan yang ada sekarang, peluang untuk meraih posisi yang lebih tinggi juga terbuka,” katanya.

Dia bahkan memprediksi Maros akan menjadi salah satu kekuatan olahraga terbesar di Sulawesi Selatan.

"Saya melihat Maros berpotensi menjadi kekuatan terbesar kedua di Sulawesi Selatan apabila pembinaan atlet terus dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Darmawangsyah juga memastikan persiapan pelaksanaan Porprov terus dimatangkan.

Terkait penganggaran, ia menegaskan seluruh proses diserahkan kepada pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) agar pelaksanaannya sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Dia juga membantah isu mengenai penghapusan cabang olahraga putri pada Porprov.

"Selama cabang olahraga tersebut terdaftar di KONI Pusat, maka tetap dipertandingkan. Jadi informasi mengenai penghapusan cabang olahraga putri itu tidak benar," tegasnya.

Ketua KONI Maros, Chaerul Syahab, mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya akan fokus membangun organisasi sekaligus meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Maros.

"Kami menargetkan Maros bisa masuk tiga besar pada Porprov 2026," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Chaerul menyiapkan tiga program prioritas.

Program pertama adalah memperkuat organisasi melalui pembenahan administrasi seluruh cabang olahraga.

Menurutnya, pengurus cabang olahraga akan dibekali pemahaman administrasi agar tata kelola organisasi menjadi lebih baik.

Program kedua adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pelatih dan wasit.

KONI Maros akan mengirim pelatih dan wasit mengikuti berbagai pelatihan agar memiliki kompetensi yang lebih baik.

"Prestasi atlet hanya bisa diraih jika didukung pelatih yang berkualitas," ujarnya.

Program ketiga adalah pembinaan prestasi melalui training center (TC) mandiri bagi atlet yang akan tampil pada Porprov.

Selain itu, atlet juga akan mengikuti try out dan try in untuk menambah pengalaman sekaligus memperkuat mental bertanding.

Chaerul mengungkapkan target perolehan medali emas pada Porprov 2026 dipatok sebanyak 44 medali emas, mengacu pada capaian Maros pada Pra Porprov.

"Sekalipun terjadi penurunan hingga 10 medali emas, Maros diperkirakan masih mampu meraih sekitar 34 medali emas yang dinilai cukup untuk menempati posisi kedua," bebernya.

Dukungan anggaran untuk KONI Maros juga mengalami peningkatan.

Dana hibah tahun ini mencapai Rp3,05 miliar atau naik sekitar Rp300 juta dibandingkan pelaksanaan Porprov sebelumnya pada 2022 yang sebesar Rp2,75 miliar.

Perkembangan organisasi olahraga di Maros juga terus meningkat.

Jumlah cabang olahraga bertambah dari 24 menjadi 37 cabang olahraga dengan hadirnya sejumlah cabor baru seperti pickleball, arung jeram, esport, berkuda, hapkido, lari trail, dan lainnya.

"Peningkatan jumlah cabang olahraga turut diikuti bertambahnya atlet binaan dari sekitar 200 atlet menjadi lebih dari 350 atlet," bebernya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru