Bappelitbangda Sulsel Coaching Clinic Percepatan Implementasi Si Lebah Unggulan
Rabu, 17 Jul 2024 14:58
Dalam rangka percepatan implementasi Sistem Kolaborasi Pembangunan Komprehensif dan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Si Lebah Unggulan), maka dilakukan coaching clinic dan monitoring. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dalam rangka percepatan implementasi Sistem Kolaborasi Pembangunan Komprehensif dan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Si Lebah Unggulan), maka dilakukan coaching clinic dan monitoring evaluasi di Kabupaten Jeneponto.
Hadir dalam giat tersebur, Anna Buana S(perencana ahli madya Bappelitbangda Sulsel) bersama Shintani Naoyuki (JICA), Prof Darmawan Salman dan Manarangga Amir.
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat (mereview) sejauh mana progres rencana tindak lanjut dan rencana aksi Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu kabupaten Pilot Project dalam implementasi sistem kolaborasi komprehensif dan terpadu untuk penanggulangan kemiskinan yang digagas oleh Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan bersama JICA (Japan International Cooperation Agency)," ungkap Anna Buana Selasa, (16/07/2024).
Si Lebah Unggulan ini kata dia, diharapkan menjadi sebuah program penanggulangan kemiskinan yang mengintegrasikan tata kelola, kolaborasi, manajemen pembangunan (perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi) dan penguatan kapasitas parapihak yang terlibat serta penguatan manajemen data dan informasi.
Diketahui bersama, Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan Aswad, mengatakan bahwa Sinkronisasi dapat dilihat dari keterpaduan dan komprehensif dari suatu program, dengan menyampaikan Pembangunan komprehensif dan terpadu sangat tepat untuk penanggulangan Kemisikinan.
"Perlu adanya aksi kolaborasi dan untuk meyelesaikan kemiskinan, dan jika kemiskinan teratasi maka juga stunting dapat teratasi dan kita memang perlu melibatkan pemangku kepentingan yang berbeda memungkinkan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya yang berbeda, melibatkan berbagai pihak secara aktif dalam upaya mengatasi kemiskinan meningkatkan tingkat keberlanjutan solusi yang dihasilkan," jelasnya.
Kolaborasi Multistakeholder memungkinkan peningkatan kapasitas dan pemberdayaan semua pihak yang terlibat," tegasnya.
Hadir dalam giat tersebur, Anna Buana S(perencana ahli madya Bappelitbangda Sulsel) bersama Shintani Naoyuki (JICA), Prof Darmawan Salman dan Manarangga Amir.
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat (mereview) sejauh mana progres rencana tindak lanjut dan rencana aksi Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu kabupaten Pilot Project dalam implementasi sistem kolaborasi komprehensif dan terpadu untuk penanggulangan kemiskinan yang digagas oleh Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan bersama JICA (Japan International Cooperation Agency)," ungkap Anna Buana Selasa, (16/07/2024).
Si Lebah Unggulan ini kata dia, diharapkan menjadi sebuah program penanggulangan kemiskinan yang mengintegrasikan tata kelola, kolaborasi, manajemen pembangunan (perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi) dan penguatan kapasitas parapihak yang terlibat serta penguatan manajemen data dan informasi.
Diketahui bersama, Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan Aswad, mengatakan bahwa Sinkronisasi dapat dilihat dari keterpaduan dan komprehensif dari suatu program, dengan menyampaikan Pembangunan komprehensif dan terpadu sangat tepat untuk penanggulangan Kemisikinan.
"Perlu adanya aksi kolaborasi dan untuk meyelesaikan kemiskinan, dan jika kemiskinan teratasi maka juga stunting dapat teratasi dan kita memang perlu melibatkan pemangku kepentingan yang berbeda memungkinkan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya yang berbeda, melibatkan berbagai pihak secara aktif dalam upaya mengatasi kemiskinan meningkatkan tingkat keberlanjutan solusi yang dihasilkan," jelasnya.
Kolaborasi Multistakeholder memungkinkan peningkatan kapasitas dan pemberdayaan semua pihak yang terlibat," tegasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
OJK, LPS, dan Pemprov Sulsel Gaungkan Gerakan Cinta Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 20:13
Ekbis
Mayoritas Daerah di Sulsel Mulai Beralih ke Perbankan Syariah
Sebanyak 21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke layanan perbankan syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 09:52
Ekbis
Aset Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah
OJK meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah sebagai arah baru untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Senin, 02 Nov 2026 16:38
News
Gubernur Sulsel Sudah Koordinasi untuk Perbaikan Jalan Samping Tol Sutami
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, merespons kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yang menjadi keluhan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 16:14
News
Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Apresiasi tersebut disampaikan saat Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda bertema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita” di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 18:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadapi Musim Penghujan, Vale Perkuat Tata Kelola Air & Lingkungan IGP Pomalaa
2
Sambut HUT ke-15, Nasdem Sulsel Gelar Aksi Jumat Berkah di Makassar
3
Partnership Ikonik McDonald’s dan G-DRAGON Hadir di Indonesia Lewat Joah-Yo! Meal
4
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
5
Perketat Pengawasan RS Sandi Karsa Usai Insiden Pasien Meninggal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadapi Musim Penghujan, Vale Perkuat Tata Kelola Air & Lingkungan IGP Pomalaa
2
Sambut HUT ke-15, Nasdem Sulsel Gelar Aksi Jumat Berkah di Makassar
3
Partnership Ikonik McDonald’s dan G-DRAGON Hadir di Indonesia Lewat Joah-Yo! Meal
4
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
5
Perketat Pengawasan RS Sandi Karsa Usai Insiden Pasien Meninggal