Harpen Ali Boyong Perinju Sulsel Ikut Kejuaraan Tinju Dunia di Thailand
Minggu, 18 Mei 2025 20:13
Ket Gambar Foto 3. Ketua Pengprov Pertina Sulsel Harpen Reza Ali bersama petinju Sulsel peraih medali emas kelas 51-54 Kg PON XXI Aceh-Sumut 2024 Josua Holy Masihor. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia Sulawesi Selatan (Pengprov Pertina Sulsel) Harpen Reza Ali, kembali akan memboyong salah satu petinju terbaiknya, mengikuti kejuaraan tinju dunia di Thailand. Dia adalah Josua Holy Masihor.
Kejuaraan tinju dunia berlabel Thailand Open International Boxing Tournament 2025' ini akan berlangsung di Bangkok, 22 Mei sampai 1 Juni 2025. Pesertanya adalah petinju-petinju terbaik dari nengara-negara yang saat ini menjadi kiblat tinju dunia. Di antaranya Uzbekistan, Cuba, Rusia, Amerika, Ukraina, Inggris Raya, Kazastan, Irlandia dan Jepang.
Bukan tanpa alasan Harpen Reza Ali memboyong Josua Holy Masihor di kejuaraan tinju dunia kali ini. Selain punya prestasi mentereng Oi, sapaan karibnya juga punya pengalaman mengikuti kejuaraan yang sama
di Kota Tashken, Uzbekistan, 28 April-15 Mei 2023 lalu.
"Ini kesempatan yang baik bagi Holy untuk kembali menambah jam terbang di pentas tinju dunia. Event ini juga jadi moment bagi Holy menambah pengalaman ketika menghadapi petinju-petinju dari berbagai negara yang selama ini jadi barometer kemajuan dan kiblat tinju di dunia. Seperti dari negara Eropa dan Eropa Timur. Juga dari negara-negara Amerika dan Amerika Latin serta Afrika," jelas Harpen Ali.
Menurut putra tokoh olahraga asal Makassar, A Reza Ali ini, naik ring di level internasional memberikan kesempatan bagi Holy untuk belajar dari lawan yang lebih kuat. "Ini kesempatan untuk bisa mengasah kemampuan, dan mendapatkan pengalaman berharga dalam menghadapi tekanan pertandingan yang berbeda. Saya berharap tidak hanya pengalaman tapi juga bisa pulang membawa prestasi," ujar Harpen Ali.
Di dunia tinju nasional, Josua Holy Masihor punya prestasi mentereng di kelasnya. Di berbagai event, putra eks petinju timnas Indonesia peraih medali emas SEA Games 1997, Dufri Masihor ini tak terkalahkan.
Terakhir Oi, meraih medali emas kelas 51-54 Kg pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. Di final petinju berusia 25 tahun ini mengalahkan seniornya, petinju terbaik DKI dan eks penghuni pelatnas, Aldom Sugoro.
Untuk diketahui Aldom salah satu andalan Indonesia di SEA Games dan Asian Games. Sebelumnya petinju kelahiran 5 November 1996 itu meraih medali emas SEA Games 2017 di Kuala Lumpur pada kelas flyweight 49-52kg. Dia mengalahkan petinju Thailand, Tanes Onjunta.
Tapi di tangan Holy pada final PON XXI lalu di Pematang Siantar, Sumut, Aldom harus mengakui kemenangan Holy. Beberapa kali dokter ring harus merawat Aldom karena pelipis kanannya robek akibat pukulan Holy yang bertubi-tubi mendarat di wajahnya.
Harpen Ali juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tidak tinggal diam. Setidaknya dapat memperhatikan atlet yang berprestasi. "Pemerintah harus hadir memberi dukungan. Agar petinju Sulsel yang akan mewakili Indonesia di kancah dunia bisa lebih termotivasi," tambah Harpen.
Sementara Ketua Harian Pengprov Pertina Sulsel, Letkol CPL Vilipus mengatakan prestasi dan keikutsertaan Holy di ajang Internasional ini diharapkan bisa menular ke petinju-petinju lainnya di Sulsel.
"Keikutsertaan Holy diajang internasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi, dan pengalaman. Dan yang terpenting hal ini bisa menjadi perhatian pemerintah, untuk mensupport atlet kita," jelas Letkol CPL Vilipus yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Detasemen Peralatan Dandenpal XIV/1 Watampone.
Kejuaraan tinju dunia berlabel Thailand Open International Boxing Tournament 2025' ini akan berlangsung di Bangkok, 22 Mei sampai 1 Juni 2025. Pesertanya adalah petinju-petinju terbaik dari nengara-negara yang saat ini menjadi kiblat tinju dunia. Di antaranya Uzbekistan, Cuba, Rusia, Amerika, Ukraina, Inggris Raya, Kazastan, Irlandia dan Jepang.
Bukan tanpa alasan Harpen Reza Ali memboyong Josua Holy Masihor di kejuaraan tinju dunia kali ini. Selain punya prestasi mentereng Oi, sapaan karibnya juga punya pengalaman mengikuti kejuaraan yang sama
di Kota Tashken, Uzbekistan, 28 April-15 Mei 2023 lalu.
"Ini kesempatan yang baik bagi Holy untuk kembali menambah jam terbang di pentas tinju dunia. Event ini juga jadi moment bagi Holy menambah pengalaman ketika menghadapi petinju-petinju dari berbagai negara yang selama ini jadi barometer kemajuan dan kiblat tinju di dunia. Seperti dari negara Eropa dan Eropa Timur. Juga dari negara-negara Amerika dan Amerika Latin serta Afrika," jelas Harpen Ali.
Menurut putra tokoh olahraga asal Makassar, A Reza Ali ini, naik ring di level internasional memberikan kesempatan bagi Holy untuk belajar dari lawan yang lebih kuat. "Ini kesempatan untuk bisa mengasah kemampuan, dan mendapatkan pengalaman berharga dalam menghadapi tekanan pertandingan yang berbeda. Saya berharap tidak hanya pengalaman tapi juga bisa pulang membawa prestasi," ujar Harpen Ali.
Di dunia tinju nasional, Josua Holy Masihor punya prestasi mentereng di kelasnya. Di berbagai event, putra eks petinju timnas Indonesia peraih medali emas SEA Games 1997, Dufri Masihor ini tak terkalahkan.
Terakhir Oi, meraih medali emas kelas 51-54 Kg pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. Di final petinju berusia 25 tahun ini mengalahkan seniornya, petinju terbaik DKI dan eks penghuni pelatnas, Aldom Sugoro.
Untuk diketahui Aldom salah satu andalan Indonesia di SEA Games dan Asian Games. Sebelumnya petinju kelahiran 5 November 1996 itu meraih medali emas SEA Games 2017 di Kuala Lumpur pada kelas flyweight 49-52kg. Dia mengalahkan petinju Thailand, Tanes Onjunta.
Tapi di tangan Holy pada final PON XXI lalu di Pematang Siantar, Sumut, Aldom harus mengakui kemenangan Holy. Beberapa kali dokter ring harus merawat Aldom karena pelipis kanannya robek akibat pukulan Holy yang bertubi-tubi mendarat di wajahnya.
Harpen Ali juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tidak tinggal diam. Setidaknya dapat memperhatikan atlet yang berprestasi. "Pemerintah harus hadir memberi dukungan. Agar petinju Sulsel yang akan mewakili Indonesia di kancah dunia bisa lebih termotivasi," tambah Harpen.
Sementara Ketua Harian Pengprov Pertina Sulsel, Letkol CPL Vilipus mengatakan prestasi dan keikutsertaan Holy di ajang Internasional ini diharapkan bisa menular ke petinju-petinju lainnya di Sulsel.
"Keikutsertaan Holy diajang internasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi, dan pengalaman. Dan yang terpenting hal ini bisa menjadi perhatian pemerintah, untuk mensupport atlet kita," jelas Letkol CPL Vilipus yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Detasemen Peralatan Dandenpal XIV/1 Watampone.
(GUS)
Berita Terkait
Sports
Pengprov Muaythai Sulsel Cari Ketua Baru, Munir jadi Pendaftar Pertama Musprov
Proses penjaringan bakal calon Ketua Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (MI) Sulawesi Selatan mulai berjalan. Muh Munir N Mangkana mengaku siap bertarung.
Selasa, 21 Apr 2026 21:27
Lifestyle
Dari Yoga hingga Padel, NIPAH PARK Hadirkan Ruang Olahraga Modern di Tengah Kota
Kawasan ini terus berkembang sebagai destinasi gaya hidup yang menggabungkan kebutuhan rekreasi, interaksi sosial, dan aktivitas sehat dalam satu tempat.
Selasa, 21 Apr 2026 15:36
Sulsel
Atlet Dayung Luwu Timur Bidik Lima Emas di Pra Porprov Mendatang
Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Kabupaten Luwu Timur menargetkan lima medali emas pada ajang Praporprov (Pra Pekan Olahraga Provinsi) mendatang.
Selasa, 13 Jan 2026 14:56
Sports
Petinju Sulsel Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia 2024 di Dubai
Yosua Holy Masihor, salah satu petinju muda andalan Sulawesi Selatan (Sulsel) mewakili Indonesia pada Kejuaraan Tinju Dunia yang akan berlangsung di Dubai, Emirate Arab (UEA).
Minggu, 30 Nov 2025 15:47
Sports
Devo Ajak Stakeholder Olahraga Sulsel Bahu-membahu Bangkitkan Prestasi di PON
Pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulsel telah selesai, setelah Musorprov menetapkan Darmawangsah Muin (DM) sebagai Ketua secara aklamasi di Hotel Santika, Rabu, (19/11/2025).
Kamis, 20 Nov 2025 09:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
2
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
3
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
4
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi Lahan untuk Dongkrak PAD
5
Karantina Sulsel & Pemkab Barru Awasi Distribusi Sapi Kurban dari Pelabuhan Garongkong
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
2
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
3
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
4
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi Lahan untuk Dongkrak PAD
5
Karantina Sulsel & Pemkab Barru Awasi Distribusi Sapi Kurban dari Pelabuhan Garongkong