104 Atlet Bertanding di Turnamen Taekwondo Athirah Cup 2025
Rabu, 04 Jun 2025 11:46
Kurang lebih 104 atlet ikut bertanding pada turnamen taekwondo bertajuk Athirah Cup 2025 di Auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Rabu (4/6/2025). Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Kurang lebih 104 atlet ikut bertanding pada turnamen taekwondo bertajuk Athirah Cup 2025 di Auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Rabu (4/6/2025). Kompetisi kali ini bersifat turnamen tertutup, dimana fokus peserta adalah internal Sekolah Islam Athirah, ditambah beberapa atlet klub taekwondo yang diundang.
Ketua panitia Athirah Cup 2025, Asriuddin, menyampaikan turnamen taekwondo ini baru pertama kali dilaksanakan. Diinisiasi oleh klub taekwondo Floating Feather bersama Sekolah Islam Athirah Makassar dan Taekwondo Indonesia (TI).
"Ini sebenarnya kejuaraan internal, tapi kami mengundang tiga sampai empat klub taekwondo dari luar. Total ada 52 partai yang dipertandingkan, terdiri dari kurang lebih 104 atlet yang menjadi peserta," kata Asriuddin, kepada SINDO Makassar.
Mereka yang ikut serta mayoritas merupakan atlet taekwondo dari SD Islam Athirah Makassar. Jumlahnya kurang lebih 62 atlet. Toh, Floating Feather memang hadir di SD dan SMP Islam Athirah. Adapun atlet taekwondo lain yang berpartisipasi meliputi tingkat SMP hingga perguruan tinggi untuk eksebisi.
"Athirah Cup 2025 sendiri terbagi atas tiga kategori yakni Poomsae, Speed Kick, dan Kyorugi," ujar Asriuddin yang merupakan Ketua Klub Floating Feather Tingkat Sulsel.
Lebih lanjut, dia menjelaskan pelaksanaan Athirah Cup 2025 bakal menjadi percontohan. Tidak menutup kemungkinan bakal menjadi agenda rutin. Adapun pelaksanaan turnamen ini bertujuan mengakomodir para atlet dari klub Floating Feather di Athirah yang belum memiliki banyak jam terbang kompetisi.
"Ini bakal menjadi percontohan, ini pertama kali dibuatkan simulasi pertandingan, karena banyak anak yang belum pernah ikut tanding. Lewat turnamen ini banyak manfaatnya, bisa memberikan pengalaman dan memupuk rasa percaya diri, sekaligus mengajarkan sportivitas," tuturnya.
Kepala Sekolah SD Islam Athirah Makassar, Khasan, menyampaikan pelaksanaan turnamen taekwondo ini selaras dengan komitmen Sekolah Islam Athirah dalam menyiapkan generasi unggul. "Jadi tidak hanya knowledge, tapi juga fisiknya kuat. Ya, menjadi generasi pintar, segar, bugar, dan benar," katanya.
Menurut dia, tumbuh kembang anak di SD Islam Athirah ingin dipastikan sehat jasmani dan rohani. Nah, keterampilan bela diri taekwondo diajarkan bagi siswa bukan sekadar jago-jagoan, tapi diarahkan untuk digunakan pada jalan yang benar.
Khasan melanjutkan ekstra kurikuler di SD Islam Athirah sangat beragam. Selain bela diri, juga banyak seni. Dalam periode tertentu, pihaknya rutin menggelar kompetisi seperti Porseni maupun turnamen. Nah, turnamen taekwondo ini diagendakannya bisa rutin dilaksanakan, dimana opsinya bisa dibarengkan Porseni.
Ketua panitia Athirah Cup 2025, Asriuddin, menyampaikan turnamen taekwondo ini baru pertama kali dilaksanakan. Diinisiasi oleh klub taekwondo Floating Feather bersama Sekolah Islam Athirah Makassar dan Taekwondo Indonesia (TI).
"Ini sebenarnya kejuaraan internal, tapi kami mengundang tiga sampai empat klub taekwondo dari luar. Total ada 52 partai yang dipertandingkan, terdiri dari kurang lebih 104 atlet yang menjadi peserta," kata Asriuddin, kepada SINDO Makassar.
Mereka yang ikut serta mayoritas merupakan atlet taekwondo dari SD Islam Athirah Makassar. Jumlahnya kurang lebih 62 atlet. Toh, Floating Feather memang hadir di SD dan SMP Islam Athirah. Adapun atlet taekwondo lain yang berpartisipasi meliputi tingkat SMP hingga perguruan tinggi untuk eksebisi.
"Athirah Cup 2025 sendiri terbagi atas tiga kategori yakni Poomsae, Speed Kick, dan Kyorugi," ujar Asriuddin yang merupakan Ketua Klub Floating Feather Tingkat Sulsel.
Lebih lanjut, dia menjelaskan pelaksanaan Athirah Cup 2025 bakal menjadi percontohan. Tidak menutup kemungkinan bakal menjadi agenda rutin. Adapun pelaksanaan turnamen ini bertujuan mengakomodir para atlet dari klub Floating Feather di Athirah yang belum memiliki banyak jam terbang kompetisi.
"Ini bakal menjadi percontohan, ini pertama kali dibuatkan simulasi pertandingan, karena banyak anak yang belum pernah ikut tanding. Lewat turnamen ini banyak manfaatnya, bisa memberikan pengalaman dan memupuk rasa percaya diri, sekaligus mengajarkan sportivitas," tuturnya.
Kepala Sekolah SD Islam Athirah Makassar, Khasan, menyampaikan pelaksanaan turnamen taekwondo ini selaras dengan komitmen Sekolah Islam Athirah dalam menyiapkan generasi unggul. "Jadi tidak hanya knowledge, tapi juga fisiknya kuat. Ya, menjadi generasi pintar, segar, bugar, dan benar," katanya.
Menurut dia, tumbuh kembang anak di SD Islam Athirah ingin dipastikan sehat jasmani dan rohani. Nah, keterampilan bela diri taekwondo diajarkan bagi siswa bukan sekadar jago-jagoan, tapi diarahkan untuk digunakan pada jalan yang benar.
Khasan melanjutkan ekstra kurikuler di SD Islam Athirah sangat beragam. Selain bela diri, juga banyak seni. Dalam periode tertentu, pihaknya rutin menggelar kompetisi seperti Porseni maupun turnamen. Nah, turnamen taekwondo ini diagendakannya bisa rutin dilaksanakan, dimana opsinya bisa dibarengkan Porseni.
(TRI)
Berita Terkait
News
ASC Vol. 5 Dibuka dengan Aksi Donor Darah, OSIS Athirah Gandeng PMI Sulsel
OSIS SMA Islam Athirah Makassar tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga menggelar aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 13:58
News
Purnabakti Kepala TK Islam Athirah 'Turun Gunung' Berbagi Ilmu kepada Guru Muda
Mantan Kepala TK Islam Athirah itu kembali berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk memperkuat kapasitas guru pendidikan anak usia dini di Sekolah Islam Athirah.
Senin, 21 Sep 2026 09:09
News
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dua tim penelitian SMP Islam Athirah Makassar berhasil memastikan langkah ke tingkat nasional dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP 2026.
Minggu, 20 Sep 2026 14:16
News
Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Belajar Dunia Penyiaran di TVRI Sulsel
Safari Media merupakan program kerja Humas ARTHAVA yang dirancang untuk memperluas wawasan siswa melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja media.
Selasa, 08 Sep 2026 16:18
News
Bikin Milkshake Sendiri, Siswa Kelas 1 SD Islam Athirah Belajar Mandiri di Dairyland
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin peka terhadap lingkungan di sekitar mereka.
Kamis, 03 Sep 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Resmi Gabung Demokrat, Appi Ajak Kader Bersama-sama Besarkan Partai
2
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
3
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
4
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
5
6 Bakal Calon Daftar Pilrek UNM, Panitia Lakukan Verifikasi Ulang Berkas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Resmi Gabung Demokrat, Appi Ajak Kader Bersama-sama Besarkan Partai
2
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
3
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
4
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
5
6 Bakal Calon Daftar Pilrek UNM, Panitia Lakukan Verifikasi Ulang Berkas