5 Dewan DPRD Sulsel Kunci Rekomendasi Demokrat di Pilkada 2024
Jum'at, 09 Agu 2024 07:00
Partai Demokrat menetapkan tujuh usungan pasangan calon kepala daerah (Cakada) di Pilkada serentak 2024. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Partai Demokrat menetapkan tujuh usungan pasangan calon kepala daerah (Cakada) di Pilkada serentak 2024. Penyerahan rekomendasinya diberikan langsung oleh Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta pada Kamis (08/08/2024) malam.
Dari tujuh pasangan itu, ada lima anggota DPRD Sulsel yang menerima rekomendasi. Mereka ialah Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari berpaket dengan wakilnya Abustan di Pilkada Barru.
Wakil Ketua I DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif berpaket dengan wakilnya Nurkanaah di Sidrap. Wakil Ketua IV DPRD Sulsel, Muzayyin Arif berpasangan dengan paketnya Andi Ikhsan Hamid di Sinjai.
Selanjutnya dua anggota DPRD Sulsel yakni Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle. Keduanya berpaket dengan Suwardi sebagai 01, sedangkan Selle sebagai 02 di Soppeng.
Adapun dua pasangan lainnya ialah Patahuddin-Muhammad Dhevy Bijak di Pilkada Luwu. Kemudian Frederik Victor Palimbong-Andrew Branch Silambi di Toraja Utara. Serta Trisal Tahir-Akhmad Syarifuddin Daud di Palopo.
Bakal Calon Bupati Barru, Andi Ina merasa terhormat usai menerima rekomendasi Demokrat di Pilkada Barru. Demokrat hanya punya satu kursi di Barru hasil Pileg 2024.
"Alhamdulillah terima kasih kepada Pak Ketum AHY. Saya telah diberikan kepercayaan bersama wakil saya Pak Abustan untuk mengendarai Demokrat di Pilkada Barru," katanya usai menerima rekomendasi.
Andi Ina mengaku, peran Ketua DPD Ni'matullah begitu berpengaruh di DPP. Dia bilang, Ullah terus memperjuangkannya di DPP agar diusung di Pilkada Barru.
"Pak Ni'matullah yang sudah saya anggap sebagai kakak, memberikan saya kesempatan dengan mengusulkan nama saya ke DPP. Insyaallah akan memenangkan Pilkada Barru 2024," tegasnya.
Calon Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud mengaku juga menerima rekomendasi dari Demokrat. Ia mendampingi Trisal Tahir yang maju sebagai 01.
"Iye, tadi sudah terima rekomendasi juga. Berpaket dengan Pak Trisal, saya wakil," ungkap Ome sapaan akrabnya saat dihubungi terpisah.
Ullah menyampaikan alasan Demokrat memberikan rekomendasi ke Andi Ina. Ia menilai, kader Golkar itu memiliki kemampuan dan komunikasi yang baik.
"Kalau kepala daerahnya memiliki komunikasi yang baik, maka akan mudah membangun daerahnya. Saya kira Ibu Andi Ina bisa berperan sangat baik soal pemerintahan karena dengan pengalaman yang dimiliki," ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menilai pengamalan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulsel dan anggota DPRD tiga periode tentu sangat paham pemerintahan.
"Ini terlepas bahwa saya sangat dekat secara pribadi. Tapi saya juga tahu Andi Ina punya kapasitas yang cukup untuk menjadi kepala daerah," pungkasnya.
Dari tujuh pasangan itu, ada lima anggota DPRD Sulsel yang menerima rekomendasi. Mereka ialah Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari berpaket dengan wakilnya Abustan di Pilkada Barru.
Wakil Ketua I DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif berpaket dengan wakilnya Nurkanaah di Sidrap. Wakil Ketua IV DPRD Sulsel, Muzayyin Arif berpasangan dengan paketnya Andi Ikhsan Hamid di Sinjai.
Selanjutnya dua anggota DPRD Sulsel yakni Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle. Keduanya berpaket dengan Suwardi sebagai 01, sedangkan Selle sebagai 02 di Soppeng.
Adapun dua pasangan lainnya ialah Patahuddin-Muhammad Dhevy Bijak di Pilkada Luwu. Kemudian Frederik Victor Palimbong-Andrew Branch Silambi di Toraja Utara. Serta Trisal Tahir-Akhmad Syarifuddin Daud di Palopo.
Bakal Calon Bupati Barru, Andi Ina merasa terhormat usai menerima rekomendasi Demokrat di Pilkada Barru. Demokrat hanya punya satu kursi di Barru hasil Pileg 2024.
"Alhamdulillah terima kasih kepada Pak Ketum AHY. Saya telah diberikan kepercayaan bersama wakil saya Pak Abustan untuk mengendarai Demokrat di Pilkada Barru," katanya usai menerima rekomendasi.
Andi Ina mengaku, peran Ketua DPD Ni'matullah begitu berpengaruh di DPP. Dia bilang, Ullah terus memperjuangkannya di DPP agar diusung di Pilkada Barru.
"Pak Ni'matullah yang sudah saya anggap sebagai kakak, memberikan saya kesempatan dengan mengusulkan nama saya ke DPP. Insyaallah akan memenangkan Pilkada Barru 2024," tegasnya.
Calon Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud mengaku juga menerima rekomendasi dari Demokrat. Ia mendampingi Trisal Tahir yang maju sebagai 01.
"Iye, tadi sudah terima rekomendasi juga. Berpaket dengan Pak Trisal, saya wakil," ungkap Ome sapaan akrabnya saat dihubungi terpisah.
Ullah menyampaikan alasan Demokrat memberikan rekomendasi ke Andi Ina. Ia menilai, kader Golkar itu memiliki kemampuan dan komunikasi yang baik.
"Kalau kepala daerahnya memiliki komunikasi yang baik, maka akan mudah membangun daerahnya. Saya kira Ibu Andi Ina bisa berperan sangat baik soal pemerintahan karena dengan pengalaman yang dimiliki," ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menilai pengamalan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulsel dan anggota DPRD tiga periode tentu sangat paham pemerintahan.
"Ini terlepas bahwa saya sangat dekat secara pribadi. Tapi saya juga tahu Andi Ina punya kapasitas yang cukup untuk menjadi kepala daerah," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
DPRD Sulsel Minta Pekerjaan Jalan Dipercepat Agar Tak Ganggu Aktivitas Masyarakat
Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melakukan kunjungan lapangan ke proyek jalan multiyears di Kabupaten Gowa, Selasa (2/6/2026).
Selasa, 02 Jun 2026 14:26
News
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 16:22
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Sulsel
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Syaharuddin Alrif ikut angkat bicara terkait isu dugaan korupsi bibit nanas yang sedang dikerjakan Kejati Sulsel.
Sabtu, 18 Apr 2026 20:54
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Krom Bank Tembus 1 Juta Rekening dan Rp10 Triliun DPK
2
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
3
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
4
Pemkot Makassar Jamin Seleksi Paskibraka 2026 Objektif dan Transparan
5
BPH Migas Beberkan Celah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Krom Bank Tembus 1 Juta Rekening dan Rp10 Triliun DPK
2
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
3
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
4
Pemkot Makassar Jamin Seleksi Paskibraka 2026 Objektif dan Transparan
5
BPH Migas Beberkan Celah Penyalahgunaan BBM Subsidi