Kekuatan Bertambah, Andi Ina-Abustan Amankan Rekomendasi Demokrat di Barru
Kamis, 08 Agu 2024 22:34
Bakal Calon Bupati Barru, Andi Ina merasa terhormat usai menerima rekomendasi Demokrat di Pilkada Barru. Demokrat hanya punya satu kursi di Barru hasil Pileg 2024. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Partai Demokrat menetapkan tujuh usungan pasangan calon kepala daerah (Cakada) di Pilkada serentak 2024. Penyerahan rekomendasinya diberikan langsung oleh Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta pada Kamis (08/08/2024) malam.
Salah satunya ialah pasangan Andi Ina Kartika Sari-Abustan di Pilkada Barru. Rekomendasi yang diterima sudah berformat B1.KWK.
Bakal Calon Bupati Barru, Andi Ina merasa terhormat usai menerima rekomendasi Demokrat di Pilkada Barru. Demokrat hanya punya satu kursi di Barru hasil Pileg 2024.
"Alhamdulillah terima kasih kepada Pak Ketum AHY. Saya telah diberikan kepercayaan bersama wakil saya Pak Abustan untuk mengendarai Demokrat di Pilkada Barru," katanya usai menerima rekomendasi.
Andi Ina mengaku, peran Ketua DPD Ni'matullah begitu berpengaruh di DPP. Dia bilang, Ullah terus memperjuangkannya di DPP agar diusung di Pilkada Barru.
"Pak Ni'matullah yang sudah saya anggap sebagai kakak, memberikan saya kesempatan dengan mengusulkan nama saya ke DPP. Insyaallah akan memenangkan Pilkada Barru 2024," tegasnya.
Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni'matullah menyampaikan alasan Demokrat memberikan rekomendasi ke Andi Ina. Ia menilai, kader Golkar itu memiliki kemampuan dan komunikasi yang baik.
"Kalau kepala daerahnya memiliki komunikasi yang baik, maka akan mudah membangun daerahnya. Saya kira Ibu Andi Ina bisa berperan sangat baik soal pemerintahan karena dengan pengalaman yang dimiliki," ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menilai pengamalan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulsel dan anggota DPRD tiga periode tentu sangat paham pemerintahan.
"Ini terlepas bahwa saya sangat dekat secara pribadi. Tapi saya juga tahu Andi Ina punya kapasitas yang cukup untuk menjadi kepala daerah," pungkasnya.
Salah satunya ialah pasangan Andi Ina Kartika Sari-Abustan di Pilkada Barru. Rekomendasi yang diterima sudah berformat B1.KWK.
Bakal Calon Bupati Barru, Andi Ina merasa terhormat usai menerima rekomendasi Demokrat di Pilkada Barru. Demokrat hanya punya satu kursi di Barru hasil Pileg 2024.
"Alhamdulillah terima kasih kepada Pak Ketum AHY. Saya telah diberikan kepercayaan bersama wakil saya Pak Abustan untuk mengendarai Demokrat di Pilkada Barru," katanya usai menerima rekomendasi.
Andi Ina mengaku, peran Ketua DPD Ni'matullah begitu berpengaruh di DPP. Dia bilang, Ullah terus memperjuangkannya di DPP agar diusung di Pilkada Barru.
"Pak Ni'matullah yang sudah saya anggap sebagai kakak, memberikan saya kesempatan dengan mengusulkan nama saya ke DPP. Insyaallah akan memenangkan Pilkada Barru 2024," tegasnya.
Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni'matullah menyampaikan alasan Demokrat memberikan rekomendasi ke Andi Ina. Ia menilai, kader Golkar itu memiliki kemampuan dan komunikasi yang baik.
"Kalau kepala daerahnya memiliki komunikasi yang baik, maka akan mudah membangun daerahnya. Saya kira Ibu Andi Ina bisa berperan sangat baik soal pemerintahan karena dengan pengalaman yang dimiliki," ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menilai pengamalan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulsel dan anggota DPRD tiga periode tentu sangat paham pemerintahan.
"Ini terlepas bahwa saya sangat dekat secara pribadi. Tapi saya juga tahu Andi Ina punya kapasitas yang cukup untuk menjadi kepala daerah," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Sulsel
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) memeriksa Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari terkait kasus korupsi pengadaan bibit nanas.
Jum'at, 17 Apr 2026 22:02
Sulsel
Muhammadiyah Sulsel Laporkan Kronologi Dugaan Pengambilalihan Masjid di Barru, Minta Atensi Polda
Penyerahan laporan kronologis tersebut disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof Gagaring Pagalung, di Mapolda Sulsel, Kamis, 2 April 2026.
Kamis, 02 Apr 2026 10:45
Sulsel
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
Pemerintah Kabupaten Barru menggelar rapat koordinasi dan mediasi terkait persoalan yang sempat mencuat menjelang Idulfitri di Masjid Nurul Tajdid, Kompleks BTN Pepabri. Rapat berlangsung di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Rabu (25/03/2026).
Rabu, 25 Mar 2026 16:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar