Ingin Perubahan Bersama Uji-Sah, Petani Kampung Bisappu Ceritakan Susahnya Pupuk Subsidi
Jum'at, 18 Okt 2024 20:01
Paslon Uji-Sahabuddin menggelar kampanye di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 18 Oktober 2024. Foto: Istimewa
BANTAENG - Paslon nomor urut 1, M. Fathul Fauzy Nurdin - H. Sahabuddin (Uji-Sah) menggelar kampanye di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 18 Oktober 2024.
Di Kampung Bisappu, para warga khususnya petani menyampaikan aspirasi soal susahnya mendapatkan pupuk subsidi.
Akbar, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, untuk mendapatkan pupuk subsidi, para petani rela mendatangi kabupaten tetangga. Meski hal tersebut dilarang.
"Bayangkan Pak, saking susahnya. Kita rela belanja pupuk subsidi di daerah lain meski itu melanggar. Kita rela berjalan kaki melewati kebun-kebun pada malam hari atau subuh, demi mendapatkan pupuk subsidi," keluhnya.
Dirinya tidak menyangka, petani Bantaeng kini menjadi sulit. Padahal, pada zaman Bupati Bantaeng dua peridoe Nurdin Abdullah (NA), para petani tidak mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pertanian.
"Semoga Uji-Sah terpilih. Bantaeng harus bangkit khususnya para petani. Kita sudah lama menderita. Kita ingin kembali seperti zamannya bapak prof," terangnya.
Sementara Uji Nurdin mengungkapkan, harapan masyarakat Kampung Bisappu sejalan dengan program prioritas Uji-Sah. Salah satunya Petani Bangkit.
"Kami sudah berkomitmen, mulai tahun 2025, tidak ada lagi kelangkaan, tidak ada kesusahan. Insyallah pupuk subsidi melimpah di Bantaeng seperti zaman bapak Prof Nurdin," pungkasnya.
Sehingga Uji Nurdin meminta, seluruh masyarakat untuk bersatu memilih paslon nomor satu Uji-Sah.
"Insyallah Bantaeng punya bupati baru. Untuk itu kita harus lebih semangat lagi, bersatu dan mengawal suara kemenangan kita," pungkasnya.
Di Kampung Bisappu, para warga khususnya petani menyampaikan aspirasi soal susahnya mendapatkan pupuk subsidi.
Akbar, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, untuk mendapatkan pupuk subsidi, para petani rela mendatangi kabupaten tetangga. Meski hal tersebut dilarang.
"Bayangkan Pak, saking susahnya. Kita rela belanja pupuk subsidi di daerah lain meski itu melanggar. Kita rela berjalan kaki melewati kebun-kebun pada malam hari atau subuh, demi mendapatkan pupuk subsidi," keluhnya.
Dirinya tidak menyangka, petani Bantaeng kini menjadi sulit. Padahal, pada zaman Bupati Bantaeng dua peridoe Nurdin Abdullah (NA), para petani tidak mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pertanian.
"Semoga Uji-Sah terpilih. Bantaeng harus bangkit khususnya para petani. Kita sudah lama menderita. Kita ingin kembali seperti zamannya bapak prof," terangnya.
Sementara Uji Nurdin mengungkapkan, harapan masyarakat Kampung Bisappu sejalan dengan program prioritas Uji-Sah. Salah satunya Petani Bangkit.
"Kami sudah berkomitmen, mulai tahun 2025, tidak ada lagi kelangkaan, tidak ada kesusahan. Insyallah pupuk subsidi melimpah di Bantaeng seperti zaman bapak Prof Nurdin," pungkasnya.
Sehingga Uji Nurdin meminta, seluruh masyarakat untuk bersatu memilih paslon nomor satu Uji-Sah.
"Insyallah Bantaeng punya bupati baru. Untuk itu kita harus lebih semangat lagi, bersatu dan mengawal suara kemenangan kita," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pupuk Subsidi, Petani Apresiasi Presiden Prabowo
Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini membuka akses tambahan bagi petani untuk mendapatkan pupuk dengan harga subsidi
Sabtu, 17 Okt 2026 18:16
Sulsel
Konsisten Berikan Pelayanan Terbaik, IKM KPU Bantaeng Semester I 2026 Tembus 88,62
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng kembali mencatat capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Rabu, 26 Agu 2026 13:31
Ekbis
Pupuk Indonesia Perkuat Sektor Perikanan Sulsel melalui Program Tebus Bersama
Tri menilai tahun 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan sektor perikanan setelah pemerintah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi khusus bagi pembudidaya ikan.
Senin, 27 Jul 2026 11:46
News
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Pupuk Indonesia berkomitmen menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai prinsip 7T, yakni tepat sasaran, tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat mutu.
Senin, 08 Jun 2026 16:54
News
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Pemilik CV Semoga Raya, Modernasasi, mengatakan hasil penelusuran di lapangan tidak menemukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Cina maupun Kecamatan Amali.
Kamis, 04 Jun 2026 10:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Borong 27 Dukungan DPC hingga DPP, Appi Selangkah Lagi Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel
2
UMI dan USIM Perkuat Literasi Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Remaja
3
Perumda Parkir Makassar Gandeng Aparat Tertibkan Jukir Liar
4
Ribuan Peserta Ikuti Forkot KORMI Kota Makassar
5
DPO Kasus Penggelapan, ASN Maros Terancam Dipecat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Borong 27 Dukungan DPC hingga DPP, Appi Selangkah Lagi Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel
2
UMI dan USIM Perkuat Literasi Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Remaja
3
Perumda Parkir Makassar Gandeng Aparat Tertibkan Jukir Liar
4
Ribuan Peserta Ikuti Forkot KORMI Kota Makassar
5
DPO Kasus Penggelapan, ASN Maros Terancam Dipecat