Pertemuan PT Aserra dan Bupati Budiman Soal PKS Lahan di Lutim Ditunda
Selasa, 21 Jan 2025 12:02
Kolase foto undangan dari Pemkab Luwu Timur dan PT Aserra Ferolindo Sejahtera. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Pertemuan PT Aserra Ferolindo Sejahtera dan Bupati Luwu Timur, Budiman soal penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah diagendakan di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta pada Rabu (22/01/2025) besok, ditunda.
Belum diketahui persis apa alasan penundaan agenda penandatanganan PKS pemanfaatan lahan pembangunan pabrik pengelolahan dan pemurnian komoditas nikel di Desa Harapan tersebut.
“Ditunda (pertemuan) Pak. Iye, kurang tahu,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Andi Muh Reza. Ia mengaku tak tahu alas an penundaan agenda ini.
Terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan, rapat pembahasan penandatanganan PKS pemanfaatan lahan antara PT Aserra Ferolindo dan Bupati Budiman, mengalami penundaan.
“Katanya ditunda itu rapat pembahasannya,” ungkap Bahri. Ia mengklaim sama sekali tidak mengetahui persis alasan penundaan agenda ini.
“Oh maaf, saya sama sekali tidak ketahui kalau untuk hal itu,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, PT Aserra Ferolindo Sejahtera melayangkan undangan penandatanganan PKS pemanfaatan lahan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian komoditas Nikkel yang berlokasi di desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Undangan PKS ini akan dilaksanakan di hotel Indonesia Kempinski Jakarta tanggal 22 Januari 2025 pukul 09.00 WIB. Undangan ini ditandatangani oleh Direktur PT Aserra Ferolindo Sejahtera, Suhartawan Sosrosaputro tertanggal 14 Januari 2025 dengan nomor surat : 002/AFS-LGL/I/2025.
Ada apa PT Aserra Ferolindo Sejahtera terkesan “Buru – Buru” mengundang langsung Bupati Luwu Timur, Budiman untuk melakukan penandatanganan PKS tersebut?
Padahal, Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur sendiri baru akan melakukan rapat bersama dengan SKPD terkait membicarakan soal kelanjutan kerjasama antara Pemda dan PT Aserra Ferolindo Sejahtera di hari Jum’at, tanggal 17 Januari 2025 diruang rapat Sekda.
“Inikan lucu, PT Aserra lebih dulu mengundang Bupati, Budiman untuk melakukan penandatanganan PKS ketimbang Pemda mengeluarkan surat undangan rapat bersama SKPD terkait. Ada Apa?” kata Herawan, warga Luwu Timur.
“Coba kita lihat dari surat keluarnya, PT Aserra mengeluarkan surat undangan ke Bupati tertanggal 14 Januari 2025 untuk penandatanganan PKS sementara surat undangan yang dikeluarkan Pemda ke SKPD tertanggal 16 Januari dan baru akan membicarakan soal kelanjutan kerjsama. Coba ada apa,” tambahnya.
Belum diketahui persis apa alasan penundaan agenda penandatanganan PKS pemanfaatan lahan pembangunan pabrik pengelolahan dan pemurnian komoditas nikel di Desa Harapan tersebut.
“Ditunda (pertemuan) Pak. Iye, kurang tahu,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Andi Muh Reza. Ia mengaku tak tahu alas an penundaan agenda ini.
Terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan, rapat pembahasan penandatanganan PKS pemanfaatan lahan antara PT Aserra Ferolindo dan Bupati Budiman, mengalami penundaan.
“Katanya ditunda itu rapat pembahasannya,” ungkap Bahri. Ia mengklaim sama sekali tidak mengetahui persis alasan penundaan agenda ini.
“Oh maaf, saya sama sekali tidak ketahui kalau untuk hal itu,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, PT Aserra Ferolindo Sejahtera melayangkan undangan penandatanganan PKS pemanfaatan lahan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian komoditas Nikkel yang berlokasi di desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Undangan PKS ini akan dilaksanakan di hotel Indonesia Kempinski Jakarta tanggal 22 Januari 2025 pukul 09.00 WIB. Undangan ini ditandatangani oleh Direktur PT Aserra Ferolindo Sejahtera, Suhartawan Sosrosaputro tertanggal 14 Januari 2025 dengan nomor surat : 002/AFS-LGL/I/2025.
Ada apa PT Aserra Ferolindo Sejahtera terkesan “Buru – Buru” mengundang langsung Bupati Luwu Timur, Budiman untuk melakukan penandatanganan PKS tersebut?
Padahal, Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur sendiri baru akan melakukan rapat bersama dengan SKPD terkait membicarakan soal kelanjutan kerjasama antara Pemda dan PT Aserra Ferolindo Sejahtera di hari Jum’at, tanggal 17 Januari 2025 diruang rapat Sekda.
“Inikan lucu, PT Aserra lebih dulu mengundang Bupati, Budiman untuk melakukan penandatanganan PKS ketimbang Pemda mengeluarkan surat undangan rapat bersama SKPD terkait. Ada Apa?” kata Herawan, warga Luwu Timur.
“Coba kita lihat dari surat keluarnya, PT Aserra mengeluarkan surat undangan ke Bupati tertanggal 14 Januari 2025 untuk penandatanganan PKS sementara surat undangan yang dikeluarkan Pemda ke SKPD tertanggal 16 Januari dan baru akan membicarakan soal kelanjutan kerjsama. Coba ada apa,” tambahnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
PT Vale dan Forkopimda Luwu Timur Perkuat Sinergi untuk Akselerasi Daerah
PT Vale Indonesia Tbk bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Luwu Timur memanfaatkan momentum Halalbihalal sebagai wadah memperkuat kolaborasi dan menyelaraskan peran strategis.
Sabtu, 18 Apr 2026 13:18
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Kamis, 16 Apr 2026 17:57
Sulsel
Bupati Lutim Tegaskan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan harga gabah di tingkat petani tidak boleh jatuh di bawah standar yang telah ditetapkan.
Selasa, 14 Apr 2026 17:39
Sulsel
RDP DPRD Lutim Memanas, Mahasiswa Sorot Kejanggalan Proyek Masjid Rp43 M
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur, Senin (13/04/26), memanas saat Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) mempertanyakan kejanggalan proyek Masjid Islamic Center Malili.
Senin, 13 Apr 2026 17:39
Sulsel
Ranperda Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal Luwu Timur Diharmonisasi
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Luwu Timur
Sabtu, 04 Apr 2026 22:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
3
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
4
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
5
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
3
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
4
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
5
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin