Bupati Husniah Talenrang Pimpin Bidang Harmonisasi Kebijakan APKASI
Kamis, 17 Jul 2025 17:57
Pengukugan Dewan Pengurus APKASI periode 2025-2030 di Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2025). Foto: Istimewa
JAKARTA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan pembangunan daerah melalui sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan saat menghadiri sekaligus dikukuhkan sebagai Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Masa Bakti 2025–2030 di Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (17/7).
Husniah dipercaya memimpin Bidang Harmonisasi Kebijakan dan Perundang-undangan, didampingi oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto sebagai sekretaris bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Husniah menilai APKASI harus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam menjembatani kebutuhan daerah.
“Melalui APKASI, kami para bupati dapat menyinergikan program-program daerah dengan kebijakan nasional. Ini sangat penting untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kehadirannya dalam kegiatan ini juga, sekaligus merupakan bentuk dukungannya terhadap penguatan peran APKASI sebagai forum strategis penyampai aspirasi dan kepentingan pemerintah kabupaten se-Indonesia.
Acara pengukuhan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional serta kepala daerah dari berbagai penjuru tanah air.
Hadir pula Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Samsurijal, Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto.
Tak hanya seremonial, momen pengukuhan ini juga menjadi ajang diskusi strategis antar kepala daerah untuk menyusun agenda kerja APKASI lima tahun ke depan.
Fokus pembahasannya meliputi, Percepatan transformasi digital di daerah, Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), Penguatan ekonomi lokal, Pengawalan implementasi otonomi daerah.
Sementara, Ketua Umum APKASI 2025–2030, Bursah Zarnubi, menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, meskipun kerap ada perbedaan pandangan, APKASI hadir sebagai jembatan yang mempersatukan demi kemajuan bersama.
“Terkadang kita bersalaman, terkadang juga ada ketegangan, terutama saat menyikapi perbedaan kepentingan dan tafsir regulasi. Tapi APKASI adalah forum yang mempertemukan kita semua demi kemajuan bangsa,” kata Bursah.
Ia juga mengingatkan bahwa APKASI merupakan hasil dari amanat Undang-Undang Otonomi Daerah Nomor 22 Tahun 1999 yang bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah di seluruh Indonesia.
“APKASI bukan sekadar organisasi, tetapi instrumen strategis yang sejak awal dirancang untuk mengawal dan memperkuat pelaksanaan otonomi daerah,” tutup Bursah.
Hal ini disampaikan saat menghadiri sekaligus dikukuhkan sebagai Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Masa Bakti 2025–2030 di Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (17/7).
Husniah dipercaya memimpin Bidang Harmonisasi Kebijakan dan Perundang-undangan, didampingi oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto sebagai sekretaris bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Husniah menilai APKASI harus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam menjembatani kebutuhan daerah.
“Melalui APKASI, kami para bupati dapat menyinergikan program-program daerah dengan kebijakan nasional. Ini sangat penting untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kehadirannya dalam kegiatan ini juga, sekaligus merupakan bentuk dukungannya terhadap penguatan peran APKASI sebagai forum strategis penyampai aspirasi dan kepentingan pemerintah kabupaten se-Indonesia.
Acara pengukuhan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional serta kepala daerah dari berbagai penjuru tanah air.
Hadir pula Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Samsurijal, Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto.
Tak hanya seremonial, momen pengukuhan ini juga menjadi ajang diskusi strategis antar kepala daerah untuk menyusun agenda kerja APKASI lima tahun ke depan.
Fokus pembahasannya meliputi, Percepatan transformasi digital di daerah, Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), Penguatan ekonomi lokal, Pengawalan implementasi otonomi daerah.
Sementara, Ketua Umum APKASI 2025–2030, Bursah Zarnubi, menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, meskipun kerap ada perbedaan pandangan, APKASI hadir sebagai jembatan yang mempersatukan demi kemajuan bersama.
“Terkadang kita bersalaman, terkadang juga ada ketegangan, terutama saat menyikapi perbedaan kepentingan dan tafsir regulasi. Tapi APKASI adalah forum yang mempertemukan kita semua demi kemajuan bangsa,” kata Bursah.
Ia juga mengingatkan bahwa APKASI merupakan hasil dari amanat Undang-Undang Otonomi Daerah Nomor 22 Tahun 1999 yang bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah di seluruh Indonesia.
“APKASI bukan sekadar organisasi, tetapi instrumen strategis yang sejak awal dirancang untuk mengawal dan memperkuat pelaksanaan otonomi daerah,” tutup Bursah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulbar
BSI Dukung Penguatan Layanan RSUD Syekh Yusuf
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan kerja sama strategis.
Selasa, 27 Jan 2026 18:09
Sulsel
Bupati Gowa Ingatkan Panitia PTSL 2026 Soal Integritas dan Profesionalisme
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan bahwa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Senin, 26 Jan 2026 17:04
Sulsel
Air Terjun Barassang Dinilai Berpotensi Jadi Ikon Wisata Baru Gowa
Kabupaten Gowa memiliki beragam potensi wisata alam, salah satunya Air Terjun Barassang yang berada di Desa Bissoloro, Kecamatan Bungaya. Destinasi ini dinilai memiliki peluang besar.
Minggu, 25 Jan 2026 15:07
News
Pemkab Gowa Salurkan Alsintan Kementan untuk Perkuat Swasembada Pangan
Pemkab Gowa memperkuat komitmen mewujudkan swasembada pangan melalui penyaluran bantuan alsintan kepada kelompok tani di Dusun Bonto-bonto, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (24/1).
Minggu, 25 Jan 2026 10:36
Sulsel
Andi Tenri Indah Salurkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Petani Bontomarannu
Ketua DPC Partai Gerindra Gowa, Andi Tenri Indah, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Dusun Bonto-bonto, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (24/01/2026).
Sabtu, 24 Jan 2026 19:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Guru Besar Unhas Nilai Penempatan Polri di Bawah Presiden Sudah Konstitusional
2
Pemkab Maros Terima Piagam UHC Award 2026
3
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
4
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
5
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Guru Besar Unhas Nilai Penempatan Polri di Bawah Presiden Sudah Konstitusional
2
Pemkab Maros Terima Piagam UHC Award 2026
3
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
4
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
5
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun