Pemkab Gowa Siapkan Rp35 Miliar THR untuk ASN-PPPK, Cair Pekan Depan
Kamis, 12 Mar 2026 12:32
Kepala BPKD Kabupaten Gowa, Mahmud. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dicairkan pada pekan depan.
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Gowa saat ini tengah merampungkan proses administrasi untuk memastikan penyaluran THR berjalan tepat waktu menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala BPKD Kabupaten Gowa, Mahmud, mengatakan pihaknya baru menerima petunjuk teknis pencairan THR dari pemerintah pusat. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyusun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar pencairan.
"Petunjuk Teknis (Juknis) nya baru kami terima kemarin malam, untuk proses pencairan kami menunggu dibuatkan peraturan Bupati (Perbup), setelah selesai dibuat baru kita cairkan tunjangan hari raya (THR) ke seluruh ASN dan PPPK," katanya, Rabu (11/3/2026) sore.
Mahmud menyebutkan total anggaran THR yang disiapkan tahun ini mencapai sekitar Rp35 miliar. Dana tersebut akan diberikan kepada sekitar 7.000 ASN dan PPPK, baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.
"Yang kita siapkan itu kurang lebih Rp35 Miliar, dengan jumlah kurang lebih 7.000 ASN, PPPK penuh waktu dan paruh waktu yang jumlah nya juga mencapai 7 ribuan," ungkapnya.
Ia menjelaskan, penerima THR dari kalangan PPPK terdiri atas dua kategori. Pertama, PPPK yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kedua, PPPK yang pembayarannya bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya tenaga pendidik.
"Untuk PPPK paruh waktu yang kita bayarkan itu yang telah mengabdi diatas satu bulan," jelasnya.
Selain ASN dan PPPK, penerima THR di kalangan non-ASN atau PPPK juga bervariasi, mulai dari sekitar Rp500 ribu hingga Rp3 juta.
Mahmud menegaskan anggaran THR telah dialokasikan dalam APBD Kabupaten Gowa. Saat ini pemerintah daerah hanya menunggu penyelesaian proses teknis sebelum dana disalurkan.
“Insyaallah pencairan THR akan dilakukan pekan depan. Saat ini kami sedang dibuatkan Perbup, juga menuntaskan proses administrasi dan teknis agar penyaluran dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Ia berharap pencairan THR tersebut dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengimbau seluruh perangkat daerah agar segera menyelesaikan dokumen administrasi yang diperlukan, sehingga proses pencairan THR tidak mengalami keterlambatan.
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Gowa saat ini tengah merampungkan proses administrasi untuk memastikan penyaluran THR berjalan tepat waktu menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala BPKD Kabupaten Gowa, Mahmud, mengatakan pihaknya baru menerima petunjuk teknis pencairan THR dari pemerintah pusat. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyusun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar pencairan.
"Petunjuk Teknis (Juknis) nya baru kami terima kemarin malam, untuk proses pencairan kami menunggu dibuatkan peraturan Bupati (Perbup), setelah selesai dibuat baru kita cairkan tunjangan hari raya (THR) ke seluruh ASN dan PPPK," katanya, Rabu (11/3/2026) sore.
Mahmud menyebutkan total anggaran THR yang disiapkan tahun ini mencapai sekitar Rp35 miliar. Dana tersebut akan diberikan kepada sekitar 7.000 ASN dan PPPK, baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.
"Yang kita siapkan itu kurang lebih Rp35 Miliar, dengan jumlah kurang lebih 7.000 ASN, PPPK penuh waktu dan paruh waktu yang jumlah nya juga mencapai 7 ribuan," ungkapnya.
Ia menjelaskan, penerima THR dari kalangan PPPK terdiri atas dua kategori. Pertama, PPPK yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kedua, PPPK yang pembayarannya bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya tenaga pendidik.
"Untuk PPPK paruh waktu yang kita bayarkan itu yang telah mengabdi diatas satu bulan," jelasnya.
Selain ASN dan PPPK, penerima THR di kalangan non-ASN atau PPPK juga bervariasi, mulai dari sekitar Rp500 ribu hingga Rp3 juta.
Mahmud menegaskan anggaran THR telah dialokasikan dalam APBD Kabupaten Gowa. Saat ini pemerintah daerah hanya menunggu penyelesaian proses teknis sebelum dana disalurkan.
“Insyaallah pencairan THR akan dilakukan pekan depan. Saat ini kami sedang dibuatkan Perbup, juga menuntaskan proses administrasi dan teknis agar penyaluran dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Ia berharap pencairan THR tersebut dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengimbau seluruh perangkat daerah agar segera menyelesaikan dokumen administrasi yang diperlukan, sehingga proses pencairan THR tidak mengalami keterlambatan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan mulai dioperasikan untuk tahap pertama di Jalan Malino Kelurahan Tamarunang, Kecmaatan Somba Opu, Jumat (11/9).
Sabtu, 12 Sep 2026 17:48
News
Pemkab Gowa Siapkan Rp1,5 Miliar Dukung Program TMMD di Bontonompo
Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat kolaborasi dengan TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:33
Sulsel
Pemkab Gowa dan Taspen Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan ASN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjalin kerja sama dengan PT Taspen untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gowa.
Senin, 07 Sep 2026 16:12
Sulsel
Gowa Jadi Tuan Rumah, Darmawangsyah Apresiasi Kemah Pramuka Madrasah se-Sulsel
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diikuti 2.389 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 08:51
Sulsel
Workshop Bela Negara di Gowa Soroti Tantangan Nasionalisme di Era Digital
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan peperangan atau tugas TNI dan Polri. Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga.
Kamis, 27 Agu 2026 20:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa