Gowa Berhaji Diluncurkan, BSI dan Pemkab Dorong Warga Rencanakan Haji

Kamis, 12 Mar 2026 12:25
Gowa Berhaji Diluncurkan, BSI dan Pemkab Dorong Warga Rencanakan Haji
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan Program Gowa Berhaji, Gowa Berkah. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Comment
Share
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan Program Gowa Berhaji, Gowa Berkah pada Festival Ramadan Hati Damai di Zona A RTH Syekh Yusuf, Rabu (11/3).

Program ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan syariah, khususnya dalam merencanakan ibadah haji sejak dini.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi masyarakat dan literasi keuangan syariah.

“Masyarakat diberikan kesempatan untuk merencanakan ibadah haji melalui tabungan haji maupun investasi emas di BSI. Bagi yang ingin berhaji, mari kita luangkan waktu dan rezeki untuk mewujudkannya. Karena melalui program ini, bahkan para pelaku UMKM juga memiliki kesempatan untuk merencanakan keberangkatan haji mereka,” ungkapnya.

Ia menyebutkan jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa mencapai 1.451 orang, tertinggi di Sulawesi Selatan. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.

“Ini membuktikan masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi. Mari kita manfaatkan program ini untuk menuju Baitullah yang menjadi cita-cita sebagian besar masyarakat islam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Talenrang menilai Festival Ramadan Hati Damai menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan masyarakat setiap tahun. Ia menilai tenant UMKM yang hadir semakin tertata dan menghadirkan beragam pilihan kuliner.

“Terima kasih kepada BSI yang telah membersamai pemerintah daerah dalam membantu para pelaku UMKM agar dapat meningkatkan pendapatan mereka. Alhamdulillah antusiasme masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sangat tinggi dalam memanfaatkan berbagai peluang yang dihadirkan melalui kegiatan ini,” jelas Bupati Gowa.

Sementara itu, Deputi Founding Region Makassar BSI, Tengku Chandra Husnadi, mengapresiasi kerja sama dengan Pemkab Gowa dalam memberikan layanan bagi calon jemaah haji.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang telah mempercayakan BSI sebagai mitra dalam kegiatan Gowa Berhaji. Sinergi ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan syariah serta pendampingan kepada masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dengan lebih matang,” katanya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Gowa dikenal sebagai daerah religius dengan minat masyarakat yang tinggi untuk berhaji. Namun, waktu tunggu keberangkatan haji saat ini mencapai sekitar 26 tahun.

Berdasarkan data BSI, jumlah daftar tunggu haji melalui BSI di Kabupaten Gowa mencapai sekitar 8.155 orang atau sekitar 34,6 persen dari total 23.561 calon jemaah haji di daerah tersebut.

“Karena itu kami menyambut baik inisiatif Pemkab Gowa dalam menghadirkan program Gowa Berhaji sebagai solusi dan ikhtiar bersama untuk mendekatkan masyarakat Gowa dari berbagai usia agar dapat merencanakan perjalanan ke Baitullah,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem senilai Rp93,3 juta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengundian doorprize berupa umrah dan tabungan emas, serta peninjauan tenant UMKM.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru