Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
Rabu, 29 Jul 2026 16:15
Pelindo Regional 4 memperkuat komitmennya membangun tata kelola kepelabuhanan yang bersih dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan serta pengguna jasa Pelabuhan Makassar. Foto/IST
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komitmennya membangun tata kelola kepelabuhanan yang bersih, transparan, dan berintegritas dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan serta pengguna jasa Pelabuhan Makassar dalam Sosialisasi Anti Penyuapan dan Anti Fraud, Rabu (29/7).
Kegiatan bertema "Membangun Budaya Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Kepelabuhanan yang Bersih, Transparan, dan Bebas dari Penyuapan serta Fraud" yang digelar di Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mencegah praktik penyuapan dan fraud di sektor kepelabuhanan.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik tidak cukup hanya mengandalkan komitmen internal, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem pelayanan kepelabuhanan.
"Pelabuhan merupakan simpul penting dalam rantai logistik nasional yang melibatkan banyak pihak. Karena itu, membangun budaya integritas harus menjadi komitmen bersama. Melalui sosialisasi ini kami ingin memperkuat kesamaan pemahaman bahwa pelayanan yang profesional hanya dapat terwujud apabila seluruh proses bisnis dijalankan secara bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik penyuapan maupun fraud," ujar Rinto.
Ia menjelaskan, Pelindo Regional 4 secara konsisten menerapkan berbagai kebijakan penguatan tata kelola perusahaan, pengendalian gratifikasi, sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), serta peningkatan kesadaran insan perusahaan terhadap nilai-nilai integritas.
Menurutnya, komitmen tersebut juga diperluas kepada mitra kerja dan pengguna jasa agar budaya antikorupsi menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan pelabuhan.
"Dengan demikian, kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap layanan kepelabuhanan akan semakin meningkat," tambahnya.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Andi Muhammad Aswin Anas, sebagai narasumber. Ia memaparkan materi mengenai pencegahan tindak pidana penyuapan, potensi fraud dalam aktivitas bisnis, serta pentingnya budaya integritas sebagai fondasi tata kelola organisasi.
Aswin menekankan bahwa upaya pencegahan penyuapan dan fraud harus dimulai dari komitmen setiap individu yang didukung oleh sistem organisasi yang transparan dan akuntabel.
"Integritas bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga tanggung jawab setiap individu yang terlibat dalam proses pelayanan. Ketika seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai risiko hukum dan dampak penyuapan maupun fraud, maka budaya kepatuhan akan tumbuh secara alami dan menjadi benteng utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas," jelasnya.
Ia juga menilai kolaborasi antara operator pelabuhan, instansi pemerintah, pelaku usaha, dan pengguna jasa menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang bersih, profesional, dan berdaya saing.
Sebagai wujud penguatan komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama Anti Penyuapan dan Anti Fraud oleh Pelindo Regional 4 bersama seluruh stakeholder dan pengguna jasa. Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi seluruh pihak dalam mendukung terciptanya pelayanan kepelabuhanan yang bersih, transparan, profesional, dan berintegritas.
Kegiatan bertema "Membangun Budaya Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Kepelabuhanan yang Bersih, Transparan, dan Bebas dari Penyuapan serta Fraud" yang digelar di Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mencegah praktik penyuapan dan fraud di sektor kepelabuhanan.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik tidak cukup hanya mengandalkan komitmen internal, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem pelayanan kepelabuhanan.
"Pelabuhan merupakan simpul penting dalam rantai logistik nasional yang melibatkan banyak pihak. Karena itu, membangun budaya integritas harus menjadi komitmen bersama. Melalui sosialisasi ini kami ingin memperkuat kesamaan pemahaman bahwa pelayanan yang profesional hanya dapat terwujud apabila seluruh proses bisnis dijalankan secara bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik penyuapan maupun fraud," ujar Rinto.
Ia menjelaskan, Pelindo Regional 4 secara konsisten menerapkan berbagai kebijakan penguatan tata kelola perusahaan, pengendalian gratifikasi, sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), serta peningkatan kesadaran insan perusahaan terhadap nilai-nilai integritas.
Menurutnya, komitmen tersebut juga diperluas kepada mitra kerja dan pengguna jasa agar budaya antikorupsi menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan pelabuhan.
"Dengan demikian, kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap layanan kepelabuhanan akan semakin meningkat," tambahnya.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Andi Muhammad Aswin Anas, sebagai narasumber. Ia memaparkan materi mengenai pencegahan tindak pidana penyuapan, potensi fraud dalam aktivitas bisnis, serta pentingnya budaya integritas sebagai fondasi tata kelola organisasi.
Aswin menekankan bahwa upaya pencegahan penyuapan dan fraud harus dimulai dari komitmen setiap individu yang didukung oleh sistem organisasi yang transparan dan akuntabel.
"Integritas bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga tanggung jawab setiap individu yang terlibat dalam proses pelayanan. Ketika seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai risiko hukum dan dampak penyuapan maupun fraud, maka budaya kepatuhan akan tumbuh secara alami dan menjadi benteng utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas," jelasnya.
Ia juga menilai kolaborasi antara operator pelabuhan, instansi pemerintah, pelaku usaha, dan pengguna jasa menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang bersih, profesional, dan berdaya saing.
Sebagai wujud penguatan komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama Anti Penyuapan dan Anti Fraud oleh Pelindo Regional 4 bersama seluruh stakeholder dan pengguna jasa. Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi seluruh pihak dalam mendukung terciptanya pelayanan kepelabuhanan yang bersih, transparan, profesional, dan berintegritas.
(TRI)
Berita Terkait
News
PT EPI Dorong Pelabuhan Ramah Lingkungan lewat Transformasi Energi
Upaya mewujudkan Green Port didukung PT Energi Pelabuhan Indonesia (PT EPI) melalui pengembangan infrastruktur dan layanan kelistrikan, termasuk Onshore Power Supply (OPS).
Selasa, 27 Okt 2026 20:18
News
Pelindo Gandeng Pemprov Sulsel Perkuat Konektivitas Maritim dan Logistik
Pelindo Regional 4 dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan konektivitas maritim dan memperlancar arus logistik.
Senin, 26 Okt 2026 19:10
News
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE Lewat Pelatihan Tanggap Darurat
Kesiapan menghadapi keadaan darurat menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pekerja dan kelancaran operasional pelabuhan.
Kamis, 22 Okt 2026 20:18
News
Pelindo Salurkan Material Bangunan untuk Korban Kebakaran di Makassar
Warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Makassar, mendapat bantuan material bangunan dari PT Pelabuhan Indonesia Regional 4.
Senin, 19 Okt 2026 19:36
Ekbis
Pelabuhan Parepare Catat Kenaikan Arus Penumpang dan Peti Kemas
Berdasarkan data trafik konsolidasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Parepare, arus penumpang mencapai 741.759 orang atau meningkat 18%.
Kamis, 15 Okt 2026 14:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
5
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
5
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda