Pelindo Gandeng BNN Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar di Makassar
Kamis, 10 Sep 2026 10:22
Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar diperkuat melalui kolaborasi Pelindo Regional 4, BNN Provinsi Sulawesi Selatan, dan Yayasan Sustainable Impact.ID. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar diperkuat melalui kolaborasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, dan Yayasan Sustainable Impact.ID. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Program Edukasi Anti Narkoba untuk Sekolah di SMA Negeri 4 Makassar, Rabu (9/9/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo dalam rangka Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat ketahanan diri mereka terhadap berbagai risiko penyalahgunaan narkoba.
Kepala SMA Negeri 4 Makassar, Andi Supardin Gading, mengapresiasi dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba penting untuk membangun pemahaman sekaligus memperkuat ketahanan diri para pelajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo, BNN Provinsi Sulawesi Selatan, dan Yayasan Sustainable Impact.ID atas pelaksanaan kegiatan ini. Program seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai bahaya narkoba dan pentingnya menjaga masa depan mereka,” ujarnya.
Andi berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan positif tentang pencegahan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Agung Prabowo, yang hadir sebagai pemateri, menegaskan bahwa pelajar merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Menurut Agung, penguatan pengetahuan sejak dini diperlukan agar generasi muda mampu mengenali berbagai bentuk dan modus peredaran narkoba serta memahami dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan.
“Generasi muda harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba. Pengetahuan yang benar menjadi benteng awal agar para pelajar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun lingkungan yang dapat menjerumuskan mereka,” kata Agung.
Dia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi seperti yang dilakukan Pelindo ini sangat penting. Upaya memerangi narkoba tidak dapat dilakukan oleh BNN sendiri, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan program tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan produktif.
“Melalui program TJSL ini, Pelindo ingin berkontribusi dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Kemerdekaan harus dimaknai sebagai kebebasan untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita tanpa terbelenggu penyalahgunaan narkoba,” ujar Rinto.
Menurut Rinto, lingkungan sekolah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap berbagai risiko sosial.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor gerakan antinarkoba, dimulai dari diri sendiri kemudian diteruskan kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya,” katanya.
Rinto menambahkan, Pelindo akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, Pelindo berkomitmen mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan kualitas generasi muda Indonesia.
Program tersebut menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo dalam rangka Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat ketahanan diri mereka terhadap berbagai risiko penyalahgunaan narkoba.
Kepala SMA Negeri 4 Makassar, Andi Supardin Gading, mengapresiasi dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba penting untuk membangun pemahaman sekaligus memperkuat ketahanan diri para pelajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo, BNN Provinsi Sulawesi Selatan, dan Yayasan Sustainable Impact.ID atas pelaksanaan kegiatan ini. Program seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai bahaya narkoba dan pentingnya menjaga masa depan mereka,” ujarnya.
Andi berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan positif tentang pencegahan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Agung Prabowo, yang hadir sebagai pemateri, menegaskan bahwa pelajar merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Menurut Agung, penguatan pengetahuan sejak dini diperlukan agar generasi muda mampu mengenali berbagai bentuk dan modus peredaran narkoba serta memahami dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan.
“Generasi muda harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba. Pengetahuan yang benar menjadi benteng awal agar para pelajar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun lingkungan yang dapat menjerumuskan mereka,” kata Agung.
Dia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi seperti yang dilakukan Pelindo ini sangat penting. Upaya memerangi narkoba tidak dapat dilakukan oleh BNN sendiri, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan program tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan produktif.
“Melalui program TJSL ini, Pelindo ingin berkontribusi dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Kemerdekaan harus dimaknai sebagai kebebasan untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita tanpa terbelenggu penyalahgunaan narkoba,” ujar Rinto.
Menurut Rinto, lingkungan sekolah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap berbagai risiko sosial.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor gerakan antinarkoba, dimulai dari diri sendiri kemudian diteruskan kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya,” katanya.
Rinto menambahkan, Pelindo akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, Pelindo berkomitmen mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan kualitas generasi muda Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
News
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dan Kejaksaan Tinggi Maluku memperkuat kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara (TUN) untuk memberikan kepastian hukum.
Rabu, 09 Sep 2026 13:41
Ekbis
PT BIMA Dukung Transformasi Pelindo, Perkuat Efisiensi Operasional Pelabuhan
Dalam ekosistem Pelindo, PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) mengambil peran melalui penyediaan layanan engineering dan pemeliharaan peralatan pelabuhan.
Jum'at, 04 Sep 2026 19:51
Ekbis
Pelindo - Australia Jajaki Kerja Sama Maritim, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
Pelindo Regional 4 dan Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim dan logistik.
Rabu, 02 Sep 2026 10:48
News
Pelindo Gandeng BNN Edukasi Pelajar Makassar tentang Bahaya Narkoba
Pelindo mengajak pelajar di Kota Makassar untuk membangun keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba melalui edukasi sejak dini.
Selasa, 01 Sep 2026 14:04
News
Pelindo Semai Harapan di Langowan lewat Relawan Bakti BUMN
Dari ruang kelas hingga lahan pertanian, Pelindo menghadirkan semangat kolaborasi untuk memperkuat potensi masyarakat Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Senin, 24 Agu 2026 17:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
3
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
3
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku