Pemkab Gowa Siap Kolaborasi Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 23 Jul 2026 17:24
Pemkab Gowa Siap Kolaborasi Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menerima audiensi Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi KPTK Foto: Istimewa
Comment
Share
GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menerima audiensi Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BPPMPV) Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di kediaman pribadinya di Jalan HOS Cokroaminoto, Sungguminasa, Kamis (23/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas implementasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi.

Darmawangsyah mengatakan, Program SNT selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Caradde' atau Gowa Cerdas.

"Pemkab Gowa tentu mendukung penuh program ini. Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program strategis pemerintah pusat yang sejalan dengan Program Caradde' atau Gowa Cerdas yang kami jalankan. Ini menjadi kesempatan besar bagi anak-anak di Kabupaten Gowa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Darmawangsyah.

Ia berharap kehadiran Program SNT dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gowa sekaligus memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.

Sementara itu, Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto, menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan akan memiliki 15 Sekolah Nasional Terintegrasi atau Sekolah Rakyat yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Salah satunya akan dibangun di Kabupaten Gowa sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang inklusif sekaligus memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama.

Dalam kesempatan tersebut, Lismanto juga memaparkan arah kebijakan Program Sekolah Nasional Terintegrasi periode 2026–2029. Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat sinergi dalam mendukung implementasi program sesuai kewenangan pemerintah daerah.

"Kami berharap melalui pertemuan ini dapat terbangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Gowa, sekaligus mengidentifikasi peluang dan kesiapan daerah dalam mengembangkan ekosistem pendidikan terintegrasi. Alhamdulillah, Bapak Wakil Bupati memberikan dukungan yang sangat positif terhadap program ini," ungkap Lismanto.

Rencananya, Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Gowa akan dibangun di kawasan BPPMPV KPTK, Jalan Diklat, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang.

Pada tahap awal, sekolah tersebut akan membuka satu rombongan belajar jenjang SMP dan satu rombongan belajar jenjang SMA dengan total kapasitas 80 siswa, masing-masing 40 siswa untuk setiap jenjang. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi model pendidikan terintegrasi yang mampu mencetak generasi unggul sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas di Kabupaten Gowa.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Taufiq Mursad, Kasubbag Tata Usaha BPPMPV KPTK Dr. Zuhdy, Ketua Tim PM BPPMPV KPTK Dr. Waqfi, serta Muhammad Teguh Prabowo.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru