Pemkab Lutim, UMI Makassar dan USIM Malaysia MoU Pendirian Sekolah Berbakat di Luwu Timur
Selasa, 29 Jul 2025 14:16
Bupati Luwu Timur, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) melakukan MoU di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/07/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan sumber daya manusianya.
Hal ini dibuktikan dengan penandatangan Letter of Intent (LoI) antara Bupati Luwu Timur, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/07/2025).
Penandatanganan LoI ini menjadi pijakan awal kolaborasi dan kerjasama strategis antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan UMI Makassar dengan USIM dalam pendirian “Sekolah Unggulan Pintar Berbakat” di Bumi Batara Guru.
“Usai dari sini kita akan mengatur secara teknis iplementasi dari kerjasama yang telah kami sepakatati,” ujar Irwan Bachri Syam (Ibas).
“Kita akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi pendidikan anak-anak kita di Luwu Timur dengan mengadopsi metode yang dilakukan disini,” tambahnya.
Program ini dirancang sebagai tindak lanjut dukungan Pemkab Luwu Timur terhadap program prioritas nasional yang sejalan dengan astacita Presiden Republik Indonesia.
Selain penandatangan LoI, ketiga pihak ini juga berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait kurikulum yang dikembangkan di Kolej Permata Insan, termasuk teknis proses belajar mengajar serta transfer pengetahuan terkait peningkatan kualitas tenaga pengajar dan sumber daya manusia pengelolanya.
Model pendidikan Permata Insan USIM memang dikenal sebagai institusi yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional. Terbukti dengan siswa-siswanya yang merupakan siswa terbaik pilihan dari seluruh anak di Malaysia dengan IQ minimal siswanya yakni 130.
Dalam kerja sama ini sistem pendidikan yang akan diterapkan akan mengadaptasi model pembelajaran dari Kolej Permata Insan.
Saat diwawancarai usai penandatanganan Loi, Rektor USIM, Prof. Dato’ TS. Dr. Syarifuddin memastikan kesiapan pihaknya dalam menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan UMI Makassar.
“Dengan Bupati Luwu Timur kita kerjasamakan adalah sekolah unggul. kami siap berbagi model pendidikan yang telah kami terapkan dan ini menjadi wujud komitmen kami untuk bersama-sama membangun Sekolah Unggulan Pintar Berbakat di Kabupaten Luwu Timur,” terang Prof. Dato’ TS. Dr. Syarifuddin.
Rektor UMI Makassar, Prof Hambali Thalib turut menyatakan dukungannya dalam bentuk pendampingan akademik, pengembangan kurikulum, dan pelatihan tenaga pendidik dalam proyek ini.
“UMI dan USIM memiliki visi yang sama, memadukan keunggulan sains modern, nilai-nilai Islam, dan pembinaan karakter unggul,” ujar Prof. Hambali.
Sebelumnya, Bupati Ibas dan rombongan telah disambut secara antusias oleh pihak USIM dan telah diajak berkeliling untuk meninjau langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama, kantin, hingga sarana pembelajaran modern.
Ketiga pihak menegaskan komitmen untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk menghadirkan sekolah-sekolah unggulan berbasis islam dan Al-Quran di nusantara, khususnya di Kabupaten Luwu Timur.
Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penting untuk kolaborasi pendidikan yang lebih luas ke depan demi mewujudkan generasi unggul, berkualitas, dan berdaya saing di Bumi Batara Guru yang cakap secara pengetahuan dan keterampilan, juga berakhlakul karimah dengan berakar pada nilai-nilai luhur budaya.
Hal ini dibuktikan dengan penandatangan Letter of Intent (LoI) antara Bupati Luwu Timur, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/07/2025).
Penandatanganan LoI ini menjadi pijakan awal kolaborasi dan kerjasama strategis antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan UMI Makassar dengan USIM dalam pendirian “Sekolah Unggulan Pintar Berbakat” di Bumi Batara Guru.
“Usai dari sini kita akan mengatur secara teknis iplementasi dari kerjasama yang telah kami sepakatati,” ujar Irwan Bachri Syam (Ibas).
“Kita akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi pendidikan anak-anak kita di Luwu Timur dengan mengadopsi metode yang dilakukan disini,” tambahnya.
Program ini dirancang sebagai tindak lanjut dukungan Pemkab Luwu Timur terhadap program prioritas nasional yang sejalan dengan astacita Presiden Republik Indonesia.
Selain penandatangan LoI, ketiga pihak ini juga berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait kurikulum yang dikembangkan di Kolej Permata Insan, termasuk teknis proses belajar mengajar serta transfer pengetahuan terkait peningkatan kualitas tenaga pengajar dan sumber daya manusia pengelolanya.
Model pendidikan Permata Insan USIM memang dikenal sebagai institusi yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional. Terbukti dengan siswa-siswanya yang merupakan siswa terbaik pilihan dari seluruh anak di Malaysia dengan IQ minimal siswanya yakni 130.
Dalam kerja sama ini sistem pendidikan yang akan diterapkan akan mengadaptasi model pembelajaran dari Kolej Permata Insan.
Saat diwawancarai usai penandatanganan Loi, Rektor USIM, Prof. Dato’ TS. Dr. Syarifuddin memastikan kesiapan pihaknya dalam menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan UMI Makassar.
“Dengan Bupati Luwu Timur kita kerjasamakan adalah sekolah unggul. kami siap berbagi model pendidikan yang telah kami terapkan dan ini menjadi wujud komitmen kami untuk bersama-sama membangun Sekolah Unggulan Pintar Berbakat di Kabupaten Luwu Timur,” terang Prof. Dato’ TS. Dr. Syarifuddin.
Rektor UMI Makassar, Prof Hambali Thalib turut menyatakan dukungannya dalam bentuk pendampingan akademik, pengembangan kurikulum, dan pelatihan tenaga pendidik dalam proyek ini.
“UMI dan USIM memiliki visi yang sama, memadukan keunggulan sains modern, nilai-nilai Islam, dan pembinaan karakter unggul,” ujar Prof. Hambali.
Sebelumnya, Bupati Ibas dan rombongan telah disambut secara antusias oleh pihak USIM dan telah diajak berkeliling untuk meninjau langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama, kantin, hingga sarana pembelajaran modern.
Ketiga pihak menegaskan komitmen untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk menghadirkan sekolah-sekolah unggulan berbasis islam dan Al-Quran di nusantara, khususnya di Kabupaten Luwu Timur.
Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penting untuk kolaborasi pendidikan yang lebih luas ke depan demi mewujudkan generasi unggul, berkualitas, dan berdaya saing di Bumi Batara Guru yang cakap secara pengetahuan dan keterampilan, juga berakhlakul karimah dengan berakar pada nilai-nilai luhur budaya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Jelang Verifikasi STBM Award 2026, Pemkab Lutim Matangkan Kesiapan di Tingkat Desa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mematangkan kesiapan menjelang verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2026 yang akan dilakukan Tim Kementerian Kesehatan RI.
Kamis, 24 Sep 2026 19:52
Sulsel
Inflasi Lutim Turun ke 2,34 Persen, Pemkab Klaim Berhasil Jaga Distribusi BBM dan LPG
Inflasi tahunan (year on year) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tercatat 2,34 persen per Agustus 2026, sementara secara bulanan (month to month) daerah ini justru mengalami deflasi 0,43 persen.
Rabu, 23 Sep 2026 09:08
Sulsel
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyatakan kesiapannya menjadi pihak intervensi dalam perkara sengketa Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili
Rabu, 23 Sep 2026 00:19
News
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional
Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan Kick-Off Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) bagi mahasiswa internasional tahun akademik 2026/2027.
Selasa, 22 Sep 2026 15:17
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Jadwalkan Donor Darah ASN Tiap Bulan, Setiap OPD Dapat Giliran
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menetapkan donor darah aparatur sipil negara (ASN) sebagai agenda rutin bulanan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) akan mendapat giliran secara bergilir.
Senin, 21 Sep 2026 16:35
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano