Bantaeng Percepat Pembangunan Fasilitas Koperasi Merah Putih
Rabu, 19 Nov 2025 19:44
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin memimpin rapat Konsolidasi Teknis dan Akselerasi Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan KMP. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Konsolidasi Teknis dan Akselerasi Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (19/11/2025).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin.
Dalam sambutannya, Bupati Muh. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan pentingnya konsolidasi yang terstruktur dan terukur guna memastikan percepatan pembangunan fasilitas koperasi berjalan optimal. Ia menyebutkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan untuk memastikan percepatan pembangunan fasilitas KMP berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan perlengkapannya sangat penting agar fungsi usaha di tingkat desa/kelurahan berjalan efektif. Pergudangan juga harus mampu menjadi tempat penyimpanan hasil pertanian dan perikanan yang dapat memberi nilai tambah bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati Bantaeng.
Bupati Bantaeng juga menegaskan bahwa pembangunan KMP tidak menggunakan APBD maupun Dana Desa, melainkan bersumber dari APBN. Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi telah menjalin kerja sama (MoU) dengan PT Agrinas, yang selanjutnya bekerja sama dengan TNI dalam penyiapan fisik bangunan.
Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp1,1 miliar per unit KMP. Di Kabupaten Bantaeng, tercatat 23 lokasi telah terdaftar dalam portal program, dan saat ini pembangunan tengah berlangsung di dua titik, yakni KMP Desa Nipa-nipa dan KMP Desa Bonto Tangnga.
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pembangunan infrastruktur koperasi akan berdampak signifikan pada pemerataan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keberhasilan program.
"Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan dapat berjalan sesuai harapan" ujar Wabup.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Bantaeng, Dr. Andri Zulfikar mewakili Kajari Bantaeng, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Andi Syarifuddin Magau; Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan, Johanes PHR Romuti; para kepala OPD, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin.
Dalam sambutannya, Bupati Muh. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan pentingnya konsolidasi yang terstruktur dan terukur guna memastikan percepatan pembangunan fasilitas koperasi berjalan optimal. Ia menyebutkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan untuk memastikan percepatan pembangunan fasilitas KMP berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan perlengkapannya sangat penting agar fungsi usaha di tingkat desa/kelurahan berjalan efektif. Pergudangan juga harus mampu menjadi tempat penyimpanan hasil pertanian dan perikanan yang dapat memberi nilai tambah bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati Bantaeng.
Bupati Bantaeng juga menegaskan bahwa pembangunan KMP tidak menggunakan APBD maupun Dana Desa, melainkan bersumber dari APBN. Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi telah menjalin kerja sama (MoU) dengan PT Agrinas, yang selanjutnya bekerja sama dengan TNI dalam penyiapan fisik bangunan.
Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp1,1 miliar per unit KMP. Di Kabupaten Bantaeng, tercatat 23 lokasi telah terdaftar dalam portal program, dan saat ini pembangunan tengah berlangsung di dua titik, yakni KMP Desa Nipa-nipa dan KMP Desa Bonto Tangnga.
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pembangunan infrastruktur koperasi akan berdampak signifikan pada pemerataan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keberhasilan program.
"Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan dapat berjalan sesuai harapan" ujar Wabup.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Bantaeng, Dr. Andri Zulfikar mewakili Kajari Bantaeng, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Andi Syarifuddin Magau; Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan, Johanes PHR Romuti; para kepala OPD, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Dua Pekan, Ramadan Bangkit Bantaeng Catat Transaksi Rp1,4 Miliar
Festival Ramadan Bangkit Volume II mencatat perputaran ekonomi yang signifikan di Kabupaten Bantaeng. Dalam dua pekan penyelenggaraan, total transaksi di kawasan festival.
Sabtu, 14 Mar 2026 09:34
News
NH Sebut Penundaan Rapat Program Gerai Desa Agar Pembahasan Lebih Komperhensif
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurdin Halid menyatakan rapat terkait pembangunan gerai dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMMP) ditunda.
Kamis, 12 Mar 2026 18:33
Sulsel
Tingkatkan Ekonomi Koperasi di Wajo, Merek Kolektif KMP Didorong Lebih Cepat
Kanwil Kemenkum Sulsel, terus mendorong percepatan pendaftaran merek kolektif bagi Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat nilai ekonomi koperasi serta mendukung pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Rabu, 11 Mar 2026 13:01
Sulsel
Bantaeng Bangkit Berhaji 2026, Pemkab Bantaeng dan BSI Ajak Masyarakat Siapkan Haji Sejak Dini
Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk KCP Bantaeng menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi perencanaan ibadah haji sejak dini melalui program bertajuk "Bantaeng Bangkit Berhaji 2026" yang berlangsung di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Selasa (10/03/2026).
Rabu, 11 Mar 2026 09:23
Sulsel
Pemkab Bantaeng–BSI Dorong Warga Rencanakan Haji Sejak Dini
Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama PT BSI Tbk KCP Bantaeng menggelar edukasi dan sosialisasi perencanaan ibadah haji sejak dini melalui program “Bantaeng Bangkit Berhaji 2026”.
Rabu, 11 Mar 2026 08:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membludak, 200 Casis Ikuti Seleksi Gelombang Pertama Masuk Madrasah Arifah Gowa
2
SPJM Berangkatkan 360 Pemudik Gratis dari Makassar ke Palopo dan Sorowako
3
Warga Selayar Temukan Lagi Plastik "Bugatti" Diduga Kokain di Pesisir Pantai, Total jadi 30 Paket
4
Kementerian ESDM Tinjau Kesiapan Infrastruktur Energi di Sulsel Jelang Idulfitri
5
Andi Sudirman Serahkan Beasiswa Disabilitas untuk Ribuan Siswa SLB se-Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membludak, 200 Casis Ikuti Seleksi Gelombang Pertama Masuk Madrasah Arifah Gowa
2
SPJM Berangkatkan 360 Pemudik Gratis dari Makassar ke Palopo dan Sorowako
3
Warga Selayar Temukan Lagi Plastik "Bugatti" Diduga Kokain di Pesisir Pantai, Total jadi 30 Paket
4
Kementerian ESDM Tinjau Kesiapan Infrastruktur Energi di Sulsel Jelang Idulfitri
5
Andi Sudirman Serahkan Beasiswa Disabilitas untuk Ribuan Siswa SLB se-Sulsel