Sinergi OJK dan Pemkab Bulukumba Tingkatkan Inklusi Keuangan Nelayan Pesisir
Rabu, 13 Mei 2026 12:03
Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan literasi serta akses keuangan bagi masyarakat pesisir. Foto/IST
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan literasi serta akses keuangan bagi masyarakat pesisir. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bentengnge, Kabupaten Bulukumba, belum lama ini.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi OJK Sulselbar, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Industri Jasa Keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bulukumba dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat nelayan.
Melalui program tersebut, masyarakat pesisir diberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, akses pembiayaan usaha, pemanfaatan produk tabungan dan asuransi, hingga penggunaan layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat melalui akses layanan keuangan formal yang lebih mudah dijangkau.Selain meningkatkan pemahaman terkait layanan jasa keuangan, kehadiran Program EKI di Kelurahan Bentengnge juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Bulukumba.
Andi Utta-sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu elemen penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyambut baik kolaborasi antara OJK, Industri Jasa Keuangan, dan TPAKD dalam menghadirkan program-program yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pesisir.
Pada kesempatan yang sama, Arif Machfoed selaku Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan LJK Kantor OJK Sulsel Sulbar menyampaikan bahwa Program Ekosistem Keuangan Inklusif merupakan wujud nyata komitmen OJK dalam memperluas akses keuangan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Menurut dia, penguatan literasi keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan akses terhadap layanan jasa keuangan formal agar masyarakat tidak hanya memahami produk keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga.
Melalui sinergi Program EKI dan KNMP, OJK Sulselbar bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi OJK Sulselbar, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Industri Jasa Keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bulukumba dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat nelayan.
Melalui program tersebut, masyarakat pesisir diberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, akses pembiayaan usaha, pemanfaatan produk tabungan dan asuransi, hingga penggunaan layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat melalui akses layanan keuangan formal yang lebih mudah dijangkau.Selain meningkatkan pemahaman terkait layanan jasa keuangan, kehadiran Program EKI di Kelurahan Bentengnge juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Bulukumba.
Andi Utta-sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu elemen penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyambut baik kolaborasi antara OJK, Industri Jasa Keuangan, dan TPAKD dalam menghadirkan program-program yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pesisir.
Pada kesempatan yang sama, Arif Machfoed selaku Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan LJK Kantor OJK Sulsel Sulbar menyampaikan bahwa Program Ekosistem Keuangan Inklusif merupakan wujud nyata komitmen OJK dalam memperluas akses keuangan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Menurut dia, penguatan literasi keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan akses terhadap layanan jasa keuangan formal agar masyarakat tidak hanya memahami produk keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga.
Melalui sinergi Program EKI dan KNMP, OJK Sulselbar bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Tiga Tahun Lebih Cepat, Indeks Literasi & Inklusi Keuangan Lampaui Target 2029
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
Rabu, 12 Agu 2026 19:06
Ekbis
Reksa Dana Jadi Motor Pertumbuhan Investor Pasar Modal Sulsel
Berdasarkan jenis instrumen, reksa dana mencatat pertumbuhan investor tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni sebesar 81,35 persen yoy.
Selasa, 11 Agu 2026 12:42
Ekbis
OJK Perkuat Integritas Pasar Modal, ETF Emas Resmi Diluncurkan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan penguatan integritas sebagai prioritas dalam mempercepat transformasi pasar modal Indonesia.
Senin, 10 Agu 2026 16:51
Sulsel
128 Koperasi Merah Putih di Luwu Timur Dibidik Aktif Tahun Ini, Lahan Jadi Batu Sandungan
Ambisi besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghidupkan 128 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan mulai memasuki babak penentuan.
Senin, 10 Agu 2026 14:22
News
OJK Lantik Pejabat Baru untuk Perkuat Kepemimpinan & Kinerja Organisasi
OJK melantik dua pejabat baru setingkat Deputi Komisioner dan Kepala Departemen sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, serta mendorong peningkatan kinerja.
Rabu, 05 Agu 2026 10:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan