Pertamina Patra Niaga Perkuat Kompetensi Pengasuh Anak di Maros
Jum'at, 05 Des 2025 08:19
PT Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin bersama BKKBN Sulsel melaksanakan kegiatan Pendampingan Sertifikasi Pengasuh Tempat Penitipan Anak (TPA). Foto/IST
MAROS - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan Sertifikasi Pengasuh Tempat Penitipan Anak (TPA) yang berlangsung di Ruang Meeting Korpri Lounge, Kantor Bupati Maros.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari penguatan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Pendampingan sertifikasi diikuti oleh pengasuh dari dua TPA di Kabupaten Maros, yaitu TPA Cerdas Ceria dan TPA Lia Beautiful. Program berlangsung dalam dua pertemuan yang mencakup materi mengenai Tata Laksana Gangguan Perkembangan Anak dan Tata Laksana Penanganan Kekerasan pada Anak. Para peserta juga mendapatkan pembekalan tambahan serta sesi coaching virtual dari praktisi tumbuh kembang anak lintas disiplin.
Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, menyampaikan apresiasi atas semangat para pengasuh dalam meningkatkan kompetensi demi layanan pengasuhan yang lebih baik.
“Kami di Pertamina Patra Niaga percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah membangun generasi yang tumbuh di lingkungan pengasuhan yang sehat dan berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengasuh semakin siap memberikan pendampingan yang penuh kasih, aman, dan mendidik bagi anak-anak kita,” ujar Andreas.
Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Fatmawati, juga mengapresiasi sinergi Pertamina dalam mendukung Ruang Belajar TAMASYA sebagai program unggulan penguatan ekosistem pengasuhan anak di Indonesia.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin atas dukungan dan partisipasinya. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas layanan pengasuhan anak. Melalui dukungan ini, kami berharap semakin banyak pengasuh yang tersertifikasi dan mampu memberikan pendampingan terbaik bagi tumbuh kembang anak,” ujar Fatmawati.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pembangunan sosial dan ketahanan keluarga di Indonesia. Melalui pendampingan sertifikasi, para pengasuh diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas, kompetensi, dan kemampuan dalam memberikan layanan pengasuhan yang aman, menyenangkan, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Peningkatan kualitas layanan TPA juga menjadi instrumen penting dalam mendukung terwujudnya bonus demografi, sekaligus memungkinkan para ibu untuk bekerja secara lebih optimal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
• SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang anak;
• SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kapasitas tenaga pengasuh anak usia dini;
• SDG 5: Kesetaraan Gender, melalui pemberdayaan perempuan yang bekerja di sektor pengasuhan anak.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Pertamina Patra Niaga Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan generasi masa depan Indonesia.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari penguatan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Pendampingan sertifikasi diikuti oleh pengasuh dari dua TPA di Kabupaten Maros, yaitu TPA Cerdas Ceria dan TPA Lia Beautiful. Program berlangsung dalam dua pertemuan yang mencakup materi mengenai Tata Laksana Gangguan Perkembangan Anak dan Tata Laksana Penanganan Kekerasan pada Anak. Para peserta juga mendapatkan pembekalan tambahan serta sesi coaching virtual dari praktisi tumbuh kembang anak lintas disiplin.
Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, menyampaikan apresiasi atas semangat para pengasuh dalam meningkatkan kompetensi demi layanan pengasuhan yang lebih baik.
“Kami di Pertamina Patra Niaga percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah membangun generasi yang tumbuh di lingkungan pengasuhan yang sehat dan berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengasuh semakin siap memberikan pendampingan yang penuh kasih, aman, dan mendidik bagi anak-anak kita,” ujar Andreas.
Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Fatmawati, juga mengapresiasi sinergi Pertamina dalam mendukung Ruang Belajar TAMASYA sebagai program unggulan penguatan ekosistem pengasuhan anak di Indonesia.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin atas dukungan dan partisipasinya. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas layanan pengasuhan anak. Melalui dukungan ini, kami berharap semakin banyak pengasuh yang tersertifikasi dan mampu memberikan pendampingan terbaik bagi tumbuh kembang anak,” ujar Fatmawati.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pembangunan sosial dan ketahanan keluarga di Indonesia. Melalui pendampingan sertifikasi, para pengasuh diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas, kompetensi, dan kemampuan dalam memberikan layanan pengasuhan yang aman, menyenangkan, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Peningkatan kualitas layanan TPA juga menjadi instrumen penting dalam mendukung terwujudnya bonus demografi, sekaligus memungkinkan para ibu untuk bekerja secara lebih optimal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
• SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang anak;
• SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kapasitas tenaga pengasuh anak usia dini;
• SDG 5: Kesetaraan Gender, melalui pemberdayaan perempuan yang bekerja di sektor pengasuhan anak.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Pertamina Patra Niaga Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan generasi masa depan Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel Ditambah, Pertamina Pastikan Distribusi Lancar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 2.131 tabung atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Rabu, 05 Agu 2026 07:50
News
Pertamina Gencarkan Edukasi BrightGas di CFD, Dorong LPG 3 Kg Tepat Sasaran
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penggunaan LPG nonsubsidi melalui aktivasi BrightGas di ajang Car Free Day (CFD) Boulevard Panakkukang, Makassar, Minggu (2/8).
Senin, 03 Agu 2026 14:54
News
Pertamina Tinjau SPBU di Makassar, Pastikan Distribusi Biosolar Tetap Lancar
Peninjauan Pertamina untuk memastikan distribusi Biosolar tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap antrean pengisian di beberapa SPBU.
Minggu, 02 Agu 2026 19:43
News
Pertamina Percepat Distribusi Biosolar Lewat Tambahan Mobil Tangki & Operasional 24 Jam
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penyaluran Biosolar bersubsidi di sejumlah wilayah dengan meningkatkan pasokan hingga 15 persen dan menambah armada mobil tangki perbantuan.
Jum'at, 31 Jul 2026 17:19
Ekbis
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kenaikan kebutuhan LPG 3 kg dipengaruhi meningkatnya aktivitas sektor pertanian pada musim kemarau yang melanda.
Jum'at, 31 Jul 2026 13:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
2
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
3
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
4
Jejak Hino di Balik Kemajuan Industri Transportasi Indonesia
5
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
2
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
3
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
4
Jejak Hino di Balik Kemajuan Industri Transportasi Indonesia
5
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik