Bantaeng Perkuat Identitas Daerah lewat Varietas Bawang Merah Lokana
Senin, 29 Des 2025 15:39
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin memanen bawang merah lokana, Minggu 28 Desember 2025. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng bekerja sama dengan Fakulktas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), menggelar Panen Perdana Bawang Merah di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Minggu, 28 Desember 2025, kemarin.
Panen perdana dilakukan bersama Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. M Husni Hidayat Muchlis, Kepala Desa Bonto Maccini, H. Ramli, serta unsur terkait.
Ketua Pelaksana Swakelola Komoditi Bawang Merah, Prof Elkawakib Syam’un mengatakan, kolaborasi ini merupakan kerja sama kembali yang telah dibangun semenjak era bupati Bantaeng Prof. Nurdin Abdullah.
"Kegiatan ini merupakan pemurnian varietas bawang merah khas Bantaeng yakni Bawah Merah Lokana. Tidak dimiliki di kabupaten lain. Karena pengembangannya dan diabadikan langsung oleh ayah bapak Bupati, Prof Nurdin Abdullah,” katanya.
Sementara Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Tuti Kuswinanti mengatakan, ada sebanyak lima komiditas yang dikembangkan bersama Pemkab Bantaeng dan Fakultas Pertanian Unhas. Diantaranya kakao, jagung, padi, bawang merah, dan kentang.
“Dengan ketersediaan benih bawang merah di Bantaeng. Kami yakin akan meningkatkan perekonomian petani dan membantu citra Bantaeng menjadi salah satu produsen benih di Indonesia,” tuturnya.
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin mengatakan, Panen Bawang Merah Varietas Lokana merupakan bukti Kabupaten Bantaeng, siap menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi.
"Jadi memang program bawang merah unggulan kita merupakan program priortitas yang sejalan dengan program bapak presiden. Begitupun empat komoditi lainnya. Semoga program ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat terutama petani kita,” tambahnya.
Sehingga, kepala daerah termuda di Sulsel ini memberikan apresiasi kepada Unhas yang telah melakukan pendampingan agar petani Bantaeng menghasilkan benih terbaik.
“Kalau mau cari bawang, banyak di daerah lain, tetapi kalau mau cari benih terbaik, insyallah ada di Bantaeng. Inilah target kita menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi,” pungkasnya.
Panen perdana dilakukan bersama Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. M Husni Hidayat Muchlis, Kepala Desa Bonto Maccini, H. Ramli, serta unsur terkait.
Ketua Pelaksana Swakelola Komoditi Bawang Merah, Prof Elkawakib Syam’un mengatakan, kolaborasi ini merupakan kerja sama kembali yang telah dibangun semenjak era bupati Bantaeng Prof. Nurdin Abdullah.
"Kegiatan ini merupakan pemurnian varietas bawang merah khas Bantaeng yakni Bawah Merah Lokana. Tidak dimiliki di kabupaten lain. Karena pengembangannya dan diabadikan langsung oleh ayah bapak Bupati, Prof Nurdin Abdullah,” katanya.
Sementara Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Tuti Kuswinanti mengatakan, ada sebanyak lima komiditas yang dikembangkan bersama Pemkab Bantaeng dan Fakultas Pertanian Unhas. Diantaranya kakao, jagung, padi, bawang merah, dan kentang.
“Dengan ketersediaan benih bawang merah di Bantaeng. Kami yakin akan meningkatkan perekonomian petani dan membantu citra Bantaeng menjadi salah satu produsen benih di Indonesia,” tuturnya.
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin mengatakan, Panen Bawang Merah Varietas Lokana merupakan bukti Kabupaten Bantaeng, siap menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi.
"Jadi memang program bawang merah unggulan kita merupakan program priortitas yang sejalan dengan program bapak presiden. Begitupun empat komoditi lainnya. Semoga program ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat terutama petani kita,” tambahnya.
Sehingga, kepala daerah termuda di Sulsel ini memberikan apresiasi kepada Unhas yang telah melakukan pendampingan agar petani Bantaeng menghasilkan benih terbaik.
“Kalau mau cari bawang, banyak di daerah lain, tetapi kalau mau cari benih terbaik, insyallah ada di Bantaeng. Inilah target kita menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Cegah Manipulasi Nilai, Unhas Wajibkan Verifikasi Berlapis SNBP
Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan tambahan kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 bagi sekolah yang menerapkan sistem e-Rapor. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan validitas data nilai dan mencegah praktik manipulasi dalam proses seleksi.
Rabu, 21 Jan 2026 07:53
News
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
Universitas Hasanuddin (Unhas) memastikan pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 berlangsung ketat, objektif, dan bebas kepentingan.
Selasa, 20 Jan 2026 22:39
Sulsel
Pemkab Bantaeng Sambut LHP BPK sebagai Upaya Perbaikan Tata Kelola
acara serah terima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Auditorium Lantai II Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Senin (19/1/2026).
Senin, 19 Jan 2026 18:13
News
Unggul Telak, Prof Jamaluddin Jompa Kembali Pimpin Unhas
Penetapan Prof Jamaluddin Jompa sebagai Rektor terpilih dilakukan dalam Rapat Paripurna MWA dengan agenda Pemilihan Rektor Unhas Periode 2026-2030 di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2025).
Rabu, 14 Jan 2026 13:51
Sulsel
MTQ XXXV, Pemkab Bantaeng Siapkan Wakil Terbaik ke Provinsi
Pemerintah Kabupaten Bantaeng kembali menegaskan komitmennya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat.
Rabu, 14 Jan 2026 13:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sejumlah Warga Di Kawasan Industri Malili Sepakati Nilai Kerohiman Pemerintah
2
Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan Bagian Tubuh Korban Kesepuluh Pesawat ATR 42-500
3
Dosa Sosial dan Kelalaian Negara di atas Saluran Drainase
4
LPPA-RI Duga Terjadi Penyimpangan pada Proyek Jaringan Air Karalloe
5
Dipadati Penonton, Wakil Bupati Sidrap Puji Arena Voli Usaha Leo
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sejumlah Warga Di Kawasan Industri Malili Sepakati Nilai Kerohiman Pemerintah
2
Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan Bagian Tubuh Korban Kesepuluh Pesawat ATR 42-500
3
Dosa Sosial dan Kelalaian Negara di atas Saluran Drainase
4
LPPA-RI Duga Terjadi Penyimpangan pada Proyek Jaringan Air Karalloe
5
Dipadati Penonton, Wakil Bupati Sidrap Puji Arena Voli Usaha Leo