Kawal Tiga Ranperda Strategis, Wabup Puspa Tekankan Keberpihakan pada Kebutuhan Rakyat
Rabu, 18 Feb 2026 18:23
Wabup Puspawati Husler menghadiri Sidang Paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap tiga RRanperda penting, Rabu (18/02/26). Foto: Humas Pemkab Lutim
LUWU TIMUR - Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal penyusunan regulasi daerah yang prorakyat.
Hal ini terlihat saat dirinya menghadiri Sidang Paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penting, Rabu (18/02/26).
Ketiga draf aturan yang dikawal oleh Wabup Puspawati mencakup sektor fundamental, yakni ketahanan pangan, pelestarian kebudayaan, hingga rencana induk pemukiman (RP3KP) untuk periode 20 tahun ke depan (2025-2045).
Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Ober Datte itu, Puspawati tampak cermat menyimak catatan dari lima fraksi dewan. Bagi sosok Wakil Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini, masukan dari DPRD adalah suara murni yang harus diakomodasi oleh pemerintah.
"Masukan dan saran strategis dari fraksi-fraksi DPRD adalah bahan evaluasi yang sangat berharga. Kami di pemerintah daerah memastikan setiap rekomendasi tersebut akan menjadi landasan untuk menyempurnakan substansi Ranperda agar benar-benar selaras dengan kepentingan masyarakat," ujar Puspawati Husler usai paripurna.
Menurutnya, regulasi tersebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan jaminan bagi kesejahteraan sosial masyarakat Luwu Timur di masa depan.
"Pemerintah akan segera menindaklanjuti poin-poin krusial dalam tahapan pembahasan selanjutnya. Kita ingin produk hukum yang dihasilkan ini memiliki dampak langsung pada kenyamanan hunian warga dan kelestarian adat istiadat kita," tegas perempuan yang akrab disapa Wabup Puspa ini.
Di akhir sidang, Puspawati juga memberikan apresiasi kepada juru bicara kelima fraksi, yakni Muhammad Iwan (NasDem), Rusdi Layong (GPR), Wahidin Wahid (Golkar), Andi Ahmad (PDIP), dan Yusuf Pombatu (PAN), atas kerja keras mereka dalam membedah draf regulasi tersebut.
Hal ini terlihat saat dirinya menghadiri Sidang Paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penting, Rabu (18/02/26).
Ketiga draf aturan yang dikawal oleh Wabup Puspawati mencakup sektor fundamental, yakni ketahanan pangan, pelestarian kebudayaan, hingga rencana induk pemukiman (RP3KP) untuk periode 20 tahun ke depan (2025-2045).
Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Ober Datte itu, Puspawati tampak cermat menyimak catatan dari lima fraksi dewan. Bagi sosok Wakil Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini, masukan dari DPRD adalah suara murni yang harus diakomodasi oleh pemerintah.
"Masukan dan saran strategis dari fraksi-fraksi DPRD adalah bahan evaluasi yang sangat berharga. Kami di pemerintah daerah memastikan setiap rekomendasi tersebut akan menjadi landasan untuk menyempurnakan substansi Ranperda agar benar-benar selaras dengan kepentingan masyarakat," ujar Puspawati Husler usai paripurna.
Menurutnya, regulasi tersebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan jaminan bagi kesejahteraan sosial masyarakat Luwu Timur di masa depan.
"Pemerintah akan segera menindaklanjuti poin-poin krusial dalam tahapan pembahasan selanjutnya. Kita ingin produk hukum yang dihasilkan ini memiliki dampak langsung pada kenyamanan hunian warga dan kelestarian adat istiadat kita," tegas perempuan yang akrab disapa Wabup Puspa ini.
Di akhir sidang, Puspawati juga memberikan apresiasi kepada juru bicara kelima fraksi, yakni Muhammad Iwan (NasDem), Rusdi Layong (GPR), Wahidin Wahid (Golkar), Andi Ahmad (PDIP), dan Yusuf Pombatu (PAN), atas kerja keras mereka dalam membedah draf regulasi tersebut.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Diduga Karena Konflik Asmara, Satu Unit Rumah Dilempar Bom Molotov di Luwu Timur
Sebuah rumah warga di Jalan Andi Jemma, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Jumat malam (16/05).
Minggu, 17 Mei 2026 09:22
Sulsel
Bupati Irwan Ajak Rider se-Nusantara Ramaikan Malili Explore: Bumi Batara Guru
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama komunitas MALTRAC resmi mengumumkan pelaksanaan event trail adventure bertajuk “Malili Explore: Bumi Batara Guru” yang akan digelar pada 20 Juni 2026 mendatang.
Jum'at, 15 Mei 2026 15:46
Sulsel
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Selasa, 12 Mei 2026 16:24
Sulsel
Dari AI hingga Sekolah Gratis, Luwu Timur Gas Pol Transformasi Pendidikan
Arah baru pendidikan di Luwu Timur mulai terlihat jelas. Bukan hanya soal sekolah, tapi bagaimana menyiapkan generasi yang siap menghadapi dunia berbasis teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Rabu, 06 Mei 2026 13:55
Sulsel
HUT ke-23 Luwu Timur: Menjaga Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mengarahkan pembangunan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi jangka panjang.
Minggu, 03 Mei 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum