Pemkab Luwu Timur Mulai Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Pastikan Rampung Dalam 3 Hari
Senin, 30 Mar 2026 14:54
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyerahkan bantuan seragam sekolah untuk 16.253 siswa PAUD hingga SMP di halaman Kantor Bupati pada Senin (30/3/2026). Foto: Humas Pemkab Lutim
LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyerahkan bantuan seragam sekolah untuk 16.253 siswa PAUD hingga SMP, termasuk sekolah swasta, di halaman Kantor Bupati saat apel pagi pertama pasca-libur sekolah dan kerja, Senin (30/3/2026).
Dalam kesempatan ini, Bupati Irwan didampingi oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Wakil Ketua 1 DPRD, Jihadin Peruge, Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade, serta unsur Forkopimda lainnya.
Bantuan tersebut berupa pakaian seragam, dasi, topi, tas, kaos kaki hingga sepatu. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan agar siswa tak absen akibat keterbatasan seragam.
”Penyaluran bantuan untuk anak-anak kita hari ini kami pastikan mencapai semua sekolah di Kabupaten Luwu Timur, tak terkecuali swasta dan wajib rampung Rabu mendatang” tegas Bupati Irwan Bachri Syam.
Bupati Irwan menginstruksikan program ini dikawal ketat oleh semua pihak dan disebarluaskan masif via media sosial. Ia menjelaskan penundaan disebabkan produksi sepatu serta tas di luar daerah, sementara seragam dan topi dibuat UMKM lokal.
Adapun perwakilan sekolah yang menerima langsung bantuan seragam dari Bupati Irwan antara lain, TK Negeri Pembina Malili, TK Makarti Mallaulu, SDN 238 Mallaulu, SDIT Insan Rabbani, SMP Negeri 1 Malili, SMP Negeri 2 Malili, SMPIT Wahdah Islamiyah Malili, MTSS Al Hidayah Malili.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Darmawan, merinci bantuan sebanyak 16.253 pasang dengan rincian PAUD 5.315 pasang, SD 5.739 pasang, serta SMP 5.199 pasang.
”Semua kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, yakni 11 Kecamatan ditarget penyaluran seragam dipercepat hingga Selasa (31/3),” ujarnya.
Sementara, Kepala TK Negeri Pembina Malili, Harjuliani memastikan siswa kini bebas beralasan absen untuk masuk sekolah dengan adanya program bantuan seragam pemerintah.
”Kami bersyukur siswa dapat masuk sekolah tanpa kekurangan seragam lagi,” katanya.
Tak hanya itu, ini juga ditanggapi oleh Kepala SMP Negeri 1 Malili, Agustati menjelaskan bahwa manfaat program ini sangat berdampak bagi siswa, khususnya yang kurang mampu.
”Mereka akhirnya bisa merasakan pakaian baru, mulai dari Sepatu, kaos kaki hingga ke topi semuanya lengkap. Sehingga secara ekonomi orang tua murid merasa terbantu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati Irwan didampingi oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Wakil Ketua 1 DPRD, Jihadin Peruge, Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade, serta unsur Forkopimda lainnya.
Bantuan tersebut berupa pakaian seragam, dasi, topi, tas, kaos kaki hingga sepatu. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan agar siswa tak absen akibat keterbatasan seragam.
”Penyaluran bantuan untuk anak-anak kita hari ini kami pastikan mencapai semua sekolah di Kabupaten Luwu Timur, tak terkecuali swasta dan wajib rampung Rabu mendatang” tegas Bupati Irwan Bachri Syam.
Bupati Irwan menginstruksikan program ini dikawal ketat oleh semua pihak dan disebarluaskan masif via media sosial. Ia menjelaskan penundaan disebabkan produksi sepatu serta tas di luar daerah, sementara seragam dan topi dibuat UMKM lokal.
Adapun perwakilan sekolah yang menerima langsung bantuan seragam dari Bupati Irwan antara lain, TK Negeri Pembina Malili, TK Makarti Mallaulu, SDN 238 Mallaulu, SDIT Insan Rabbani, SMP Negeri 1 Malili, SMP Negeri 2 Malili, SMPIT Wahdah Islamiyah Malili, MTSS Al Hidayah Malili.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Darmawan, merinci bantuan sebanyak 16.253 pasang dengan rincian PAUD 5.315 pasang, SD 5.739 pasang, serta SMP 5.199 pasang.
”Semua kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, yakni 11 Kecamatan ditarget penyaluran seragam dipercepat hingga Selasa (31/3),” ujarnya.
Sementara, Kepala TK Negeri Pembina Malili, Harjuliani memastikan siswa kini bebas beralasan absen untuk masuk sekolah dengan adanya program bantuan seragam pemerintah.
”Kami bersyukur siswa dapat masuk sekolah tanpa kekurangan seragam lagi,” katanya.
Tak hanya itu, ini juga ditanggapi oleh Kepala SMP Negeri 1 Malili, Agustati menjelaskan bahwa manfaat program ini sangat berdampak bagi siswa, khususnya yang kurang mampu.
”Mereka akhirnya bisa merasakan pakaian baru, mulai dari Sepatu, kaos kaki hingga ke topi semuanya lengkap. Sehingga secara ekonomi orang tua murid merasa terbantu,” ungkapnya.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Sulsel
Program Pandu Juara Antarkan Bupati Luwu Timur Raih BDS Impact Award 2026
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam meraih penghargaan “BDS Impact Award 2026” dari Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) atas kontribusi nyatanya dalam memajukan Koperasi, UMKM, dan kewirausahaan di daerah tersebut.
Kamis, 13 Agu 2026 16:36
Sulsel
128 Koperasi Merah Putih di Luwu Timur Dibidik Aktif Tahun Ini, Lahan Jadi Batu Sandungan
Ambisi besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghidupkan 128 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan mulai memasuki babak penentuan.
Senin, 10 Agu 2026 14:22
Sulsel
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
Pemkab Lutim kembali menegaskan bahwa langkah penanganan dampak sosial terkait penyediaan tanah untuk kawasan industri PT IHIP di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, telah dilakukan sesuai dengan koridor hukum dan perjanjian resmi yang mengikat.
Minggu, 09 Agu 2026 12:03
Sulsel
Lahan Laoli Bukan Perampasan! Bupati Luwu Timur Tegaskan Tanah Proyek PSN Sah Milik Pemkab
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menjelaskan dasar hukum kepemilikan lahan yang menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri PT Indonesia Huadi Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
3
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
4
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
5
Gadai Mas Nusantara KCP Tolo Dukung Semarak HUT ke-81 RI di Kelara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
3
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
4
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
5
Gadai Mas Nusantara KCP Tolo Dukung Semarak HUT ke-81 RI di Kelara