Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
Jum'at, 03 Apr 2026 15:51
KPU Luwu Timur telah malakukan Rapat Pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026, Kamis (03/04/2026). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur telah malakukan Rapat Pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026, Kamis (03/04/2026).
Pleno terbuka yang dibuka Ketua KPU Luwu Timur Irfan Lahabu ini dihadiri Polres Luwu Timur, Kodim 1403 Palopo, Disdukcapil, Kesbangpol, Cabang Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan dan Bawaslu Luwu Timur.
Irfan Lahabu mengatakan, pihaknya menetapkan pemilih sementara pada triwulan 1 sebanyak 223.686 data pemilih. Dengan rincian 120.261 pemilih laki-laki dan 113.425 pemilih perempuan.
"Seusai ketentuan PKPU 1 Tahun 2025 Data Pemilih Berkelanjutan ditetapkan setiap 3 bulan satu kali untuk tingkat Kabupaten/Kota," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Hamdan menjelaskan, PDPB dilakukan untuk memelihara data pilih terakhir Pilkada 2024.
Data Pilkada 2024 Luwu Timur sebanyak 222.020. Data ini mengalami kenaikan pada tahun 2025 menjadi 230.542 dan kini pada tahun 2026 triwulan pertama menjadi 233.686.
"Kalau dihitung pergerakan data Pemilih dari Pilkada 2024 sampai saat ini Tahun 2026 Triwulan pertama mengalami kenaikan. Data ini akan terus bergerak sampai siap digunakan pada Pemilu 2029 nanti," jelasnya.
Hamdan mengatakan, pihaknya membuka akses data Pemilih kepada seluruh masyaraKat Luwu Timur dengan mengumumkan hasil Pleno diwebsite resmi KPU Luwu Timur dan media sosial resmi KPU Luwu Timur.
"Kami juga membuk posko layanan Data Pemilih. Kami menerima aduan dari semua pihak 24 jam untuk melayani laporan-laporan terkait data pemilih," jelasnya.
Pleno terbuka yang dibuka Ketua KPU Luwu Timur Irfan Lahabu ini dihadiri Polres Luwu Timur, Kodim 1403 Palopo, Disdukcapil, Kesbangpol, Cabang Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan dan Bawaslu Luwu Timur.
Irfan Lahabu mengatakan, pihaknya menetapkan pemilih sementara pada triwulan 1 sebanyak 223.686 data pemilih. Dengan rincian 120.261 pemilih laki-laki dan 113.425 pemilih perempuan.
"Seusai ketentuan PKPU 1 Tahun 2025 Data Pemilih Berkelanjutan ditetapkan setiap 3 bulan satu kali untuk tingkat Kabupaten/Kota," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Hamdan menjelaskan, PDPB dilakukan untuk memelihara data pilih terakhir Pilkada 2024.
Data Pilkada 2024 Luwu Timur sebanyak 222.020. Data ini mengalami kenaikan pada tahun 2025 menjadi 230.542 dan kini pada tahun 2026 triwulan pertama menjadi 233.686.
"Kalau dihitung pergerakan data Pemilih dari Pilkada 2024 sampai saat ini Tahun 2026 Triwulan pertama mengalami kenaikan. Data ini akan terus bergerak sampai siap digunakan pada Pemilu 2029 nanti," jelasnya.
Hamdan mengatakan, pihaknya membuka akses data Pemilih kepada seluruh masyaraKat Luwu Timur dengan mengumumkan hasil Pleno diwebsite resmi KPU Luwu Timur dan media sosial resmi KPU Luwu Timur.
"Kami juga membuk posko layanan Data Pemilih. Kami menerima aduan dari semua pihak 24 jam untuk melayani laporan-laporan terkait data pemilih," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Hasil Rekapitulasi PDPB, KPU Barru Tetapkan 144.680 Pemilih pada Triwulan II 2026
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barru menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 melalui rapat pleno yang digelar di Kantor KPU Barru, Kamis (02/07/2026).
Kamis, 02 Jul 2026 21:37
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Sulsel
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dilema Dakwah Digital: Viral di TikTok Saja Tak Cukup Menjaga Iman Gen Z
2
Aston Makassar Hadirkan Sensasi Japanese Street Food Lewat '60 Seconds to Tokyo'
3
DPRD Makassar Bubarkan Monev Setelah Kepala Dinas Ramai-Ramai Tidak Hadir
4
Pertamina Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Parepare
5
ARYADUTA Makassar Hadirkan School Holiday Program, Liburan Keluarga Seru & Berkualitas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dilema Dakwah Digital: Viral di TikTok Saja Tak Cukup Menjaga Iman Gen Z
2
Aston Makassar Hadirkan Sensasi Japanese Street Food Lewat '60 Seconds to Tokyo'
3
DPRD Makassar Bubarkan Monev Setelah Kepala Dinas Ramai-Ramai Tidak Hadir
4
Pertamina Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Parepare
5
ARYADUTA Makassar Hadirkan School Holiday Program, Liburan Keluarga Seru & Berkualitas