Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
Rabu, 12 Agu 2026 15:17
Polisi menangkap pria A, terduga pelaku pencurian di Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Modus iba diduga digunakan seorang pria untuk mendapatkan kepercayaan korbannya sebelum melakukan pencurian di Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur.
Terduga pelaku berinisial A (27), warga Desa Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, diamankan tim URC Resmob Polres Luwu Timur yang dibackup URC Resmob Polda Sulawesi Selatan setelah dilaporkan terkait dugaan pencurian telepon genggam dan uang tunai milik seorang warga.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Lambara Harapan, Desa Laro, Kecamatan Burau, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.
Korban diketahui berinisial Lona (56), seorang wiraswasta yang berdomisili di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi kepolisian, sebelum kejadian, terduga pelaku diduga berpura-pura mengaku tidak memiliki keluarga. Sikap tersebut membuat korban merasa iba hingga memberikan tumpangan dan kesempatan kepada pria tersebut untuk tinggal di sekitar kediamannya.
Namun, kepercayaan yang diberikan korban diduga justru dimanfaatkan untuk melakukan aksi pencurian.
Kejadian bermula ketika korban sekitar pukul 04.45 Wita keluar dari kamar dan mengunci pintu kamar tempatnya menyimpan barang.
Setelah itu, korban mengisi daya telepon genggamnya di dapur sebelum keluar rumah untuk melaksanakan salat Subuh.
Sekitar pukul 06.00 Wita, korban kembali ke rumah dan mendapati telepon genggam yang sebelumnya sedang diisi daya sudah tidak berada di tempat.
Korban kemudian masuk ke kamar dan mendapati uang tunai sekitar Rp3,2 juta yang sebelumnya disimpan di lantai juga telah hilang.
Kecurigaan korban kemudian mengarah kepada terduga pelaku yang saat itu diketahui tidak berada di rumah.
Telepon genggam yang dilaporkan hilang merupakan Samsung A15 warna kuning. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian total sekitar Rp7 juta.
Kanit Resmob Polres Luwu Timur, Aiptu Afrianse, membenarkan adanya penanganan kasus tersebut.
Menurutnya, dari hasil penyelidikan, uang yang diduga berasal dari hasil pencurian telah digunakan terduga pelaku untuk membeli sejumlah barang.
“Uang sekitar Rp3 juta bersama handphone,” ujar Afrianse.
Barang yang disebut dibeli menggunakan uang tersebut antara lain tas ransel, tas selempang, jam tangan, jaket, kaus, dan celana pendek.
Dalam penanganan kasus tersebut, URC Resmob Polres Luwu Timur mendapat dukungan dari URC Resmob Polda Sulawesi Selatan.
Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian lantaran dugaan aksi pencurian tersebut diawali dengan cara mendapatkan kepercayaan dan rasa iba korban.
Polisi mengimbau masyarakat tetap berhati-hati ketika memberikan tempat atau bantuan kepada orang yang baru dikenal, tanpa mengesampingkan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
Terduga pelaku berinisial A (27), warga Desa Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, diamankan tim URC Resmob Polres Luwu Timur yang dibackup URC Resmob Polda Sulawesi Selatan setelah dilaporkan terkait dugaan pencurian telepon genggam dan uang tunai milik seorang warga.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Lambara Harapan, Desa Laro, Kecamatan Burau, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.
Korban diketahui berinisial Lona (56), seorang wiraswasta yang berdomisili di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi kepolisian, sebelum kejadian, terduga pelaku diduga berpura-pura mengaku tidak memiliki keluarga. Sikap tersebut membuat korban merasa iba hingga memberikan tumpangan dan kesempatan kepada pria tersebut untuk tinggal di sekitar kediamannya.
Namun, kepercayaan yang diberikan korban diduga justru dimanfaatkan untuk melakukan aksi pencurian.
Kejadian bermula ketika korban sekitar pukul 04.45 Wita keluar dari kamar dan mengunci pintu kamar tempatnya menyimpan barang.
Setelah itu, korban mengisi daya telepon genggamnya di dapur sebelum keluar rumah untuk melaksanakan salat Subuh.
Sekitar pukul 06.00 Wita, korban kembali ke rumah dan mendapati telepon genggam yang sebelumnya sedang diisi daya sudah tidak berada di tempat.
Korban kemudian masuk ke kamar dan mendapati uang tunai sekitar Rp3,2 juta yang sebelumnya disimpan di lantai juga telah hilang.
Kecurigaan korban kemudian mengarah kepada terduga pelaku yang saat itu diketahui tidak berada di rumah.
Telepon genggam yang dilaporkan hilang merupakan Samsung A15 warna kuning. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian total sekitar Rp7 juta.
Kanit Resmob Polres Luwu Timur, Aiptu Afrianse, membenarkan adanya penanganan kasus tersebut.
Menurutnya, dari hasil penyelidikan, uang yang diduga berasal dari hasil pencurian telah digunakan terduga pelaku untuk membeli sejumlah barang.
“Uang sekitar Rp3 juta bersama handphone,” ujar Afrianse.
Barang yang disebut dibeli menggunakan uang tersebut antara lain tas ransel, tas selempang, jam tangan, jaket, kaus, dan celana pendek.
Dalam penanganan kasus tersebut, URC Resmob Polres Luwu Timur mendapat dukungan dari URC Resmob Polda Sulawesi Selatan.
Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian lantaran dugaan aksi pencurian tersebut diawali dengan cara mendapatkan kepercayaan dan rasa iba korban.
Polisi mengimbau masyarakat tetap berhati-hati ketika memberikan tempat atau bantuan kepada orang yang baru dikenal, tanpa mengesampingkan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Curhat Operator SPBU ke Bupati Lutim: Gaji Kecil, Godaan Pelangsiran Makin Besar
Keluhan soal gaji kecil dari para operator SPBU di Luwu Timur akhirnya sampai ke telinga Bupati Irwan Bachri Syam.
Rabu, 16 Sep 2026 20:01
Sulsel
Mantan Bupati Lutim Budiman Dilaporkan ke Kejari Terkait Lahan Islamic Centre
Keputusan kontroversial kembali menyeret lingkaran kekuasaan lama di Bumi Batara Guru. Mantan Bupati Luwu Timur, Budiman, resmi diadukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Progres pada Rabu (16/9/2026).
Rabu, 16 Sep 2026 19:30
Sulsel
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
Pagi yang biasanya tenang di SPBU Ussu, Kecamatan Malili, mendadak berubah tegang, Senin (14/09/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:21
Sulsel
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
Pemerintah Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, bersama tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga menyatakan komitmen penuh mendukung seluruh program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Rabu, 09 Sep 2026 15:33
Sulsel
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
Wacana perubahan kebijakan pengelolaan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh pemerintah pusat rupanya turut ramai dibicarakan di media sosial.
Rabu, 09 Sep 2026 11:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
2
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
3
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
4
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
5
Xilau Eyewear Perkuat Kompetensi & Standar Layanan Lewat Kongres Optometri Asia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
2
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
3
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
4
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
5
Xilau Eyewear Perkuat Kompetensi & Standar Layanan Lewat Kongres Optometri Asia