Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
Jum'at, 27 Mar 2026 16:44
Rumah kayu milik seorang petani roboh total hingga 95 persen pada Kamis (26/03/2026) malam, sekira pukul 20.00 WITA. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Peristiwa memilukan menimpa keluarga Bapak Ussi (69), seorang petani di Dusun Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur. Satu unit rumah kayu miliknya roboh total hingga 95 persen pada Kamis (26/03/2026) malam, sekira pukul 20.00 WITA.
Insiden ini terjadi begitu cepat saat pemilik rumah sedang berada di kediaman rekannya, namun istri, anak, dan cucu-cucunya berada di dalam bangunan saat material rumah mulai ambruk dari depan hingga ke belakang.
Berdasarkan keterangan Ibu Jaeni (55), istri pemilik rumah, suara dentuman keras tiba-tiba terdengar saat ia sedang berkumpul di ruang tengah bersama anak dan cucunya. Tak sempat menyelamatkan diri, Jaeni dan anaknya, Ermi (31), sempat terjebak di dalam reruntuhan kayu dan lemari.
"Kejadiannya sangat cepat. Saya berteriak minta tolong karena terjebak di dalam. Beruntung anak dan cucu yang lain sempat lari keluar dan meminta bantuan warga," ungkap Jaeni yang kini sudah mendapatkan penanganan medis di PKM Wasuponda akibat luka tertimpa material kayu.
Kapolsek Wasuponda, IPTU Tomy De’e, memimpin langsung personel kepolisian menuju TKP sesaat setelah kejadian untuk membantu proses evakuasi. Tercatat tiga orang mengalami luka ringan dan sempat dilarikan ke puskesmas, namun kini telah diperbolehkan pulang.
Penyebab robohnya rumah tersebut diduga kuat karena faktor usia bangunan dan konstruksi yang tidak standar. Bapak Ussi menjelaskan bahwa tiang coran rumahnya ternyata tidak menggunakan besi, melainkan kayu di dalamnya.
Kondisi ini diperparah dengan posisi rumah yang berdiri di atas tebing pinggir jalan beton. "Tiga hari lalu tiangnya memang sudah agak miring ke belakang. Kayunya juga sudah mulai rapuh termakan usia," tutur Ussi lirih.
Akibat kejadian ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp50.000.000, mencakup bangunan rumah serta perabot elektronik seperti kulkas, mesin cuci, dan televisi yang hancur tertimpa reruntuhan.
Ironisnya, rumah Bapak Ussi sebenarnya telah disurvei oleh Camat Wasuponda dan Kepala Desa Balambano tepat di siang hari sebelum kejadian. Kepala Desa Balambano, Muh. Ronal M, membenarkan bahwa keluarga tersebut telah masuk dalam daftar prioritas program bedah rumah.
"Siang tadi kami bersama Pak Camat sudah melakukan survei. Rumah Bapak Ussi memang telah kami usulkan sebagai prioritas penanganan dalam program bedah rumah karena kondisinya yang memprihatinkan," jelas Ronal.
Saat ini, keluarga korban terpaksa mengungsi di rumah tetangga sekitar. Proses evakuasi barang-barang berharga baru akan dilanjutkan pada esok hari mengingat keterbatasan penerangan di lokasi kejadian pada malam hari.
Insiden ini terjadi begitu cepat saat pemilik rumah sedang berada di kediaman rekannya, namun istri, anak, dan cucu-cucunya berada di dalam bangunan saat material rumah mulai ambruk dari depan hingga ke belakang.
Berdasarkan keterangan Ibu Jaeni (55), istri pemilik rumah, suara dentuman keras tiba-tiba terdengar saat ia sedang berkumpul di ruang tengah bersama anak dan cucunya. Tak sempat menyelamatkan diri, Jaeni dan anaknya, Ermi (31), sempat terjebak di dalam reruntuhan kayu dan lemari.
"Kejadiannya sangat cepat. Saya berteriak minta tolong karena terjebak di dalam. Beruntung anak dan cucu yang lain sempat lari keluar dan meminta bantuan warga," ungkap Jaeni yang kini sudah mendapatkan penanganan medis di PKM Wasuponda akibat luka tertimpa material kayu.
Kapolsek Wasuponda, IPTU Tomy De’e, memimpin langsung personel kepolisian menuju TKP sesaat setelah kejadian untuk membantu proses evakuasi. Tercatat tiga orang mengalami luka ringan dan sempat dilarikan ke puskesmas, namun kini telah diperbolehkan pulang.
Penyebab robohnya rumah tersebut diduga kuat karena faktor usia bangunan dan konstruksi yang tidak standar. Bapak Ussi menjelaskan bahwa tiang coran rumahnya ternyata tidak menggunakan besi, melainkan kayu di dalamnya.
Kondisi ini diperparah dengan posisi rumah yang berdiri di atas tebing pinggir jalan beton. "Tiga hari lalu tiangnya memang sudah agak miring ke belakang. Kayunya juga sudah mulai rapuh termakan usia," tutur Ussi lirih.
Akibat kejadian ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp50.000.000, mencakup bangunan rumah serta perabot elektronik seperti kulkas, mesin cuci, dan televisi yang hancur tertimpa reruntuhan.
Ironisnya, rumah Bapak Ussi sebenarnya telah disurvei oleh Camat Wasuponda dan Kepala Desa Balambano tepat di siang hari sebelum kejadian. Kepala Desa Balambano, Muh. Ronal M, membenarkan bahwa keluarga tersebut telah masuk dalam daftar prioritas program bedah rumah.
"Siang tadi kami bersama Pak Camat sudah melakukan survei. Rumah Bapak Ussi memang telah kami usulkan sebagai prioritas penanganan dalam program bedah rumah karena kondisinya yang memprihatinkan," jelas Ronal.
Saat ini, keluarga korban terpaksa mengungsi di rumah tetangga sekitar. Proses evakuasi barang-barang berharga baru akan dilanjutkan pada esok hari mengingat keterbatasan penerangan di lokasi kejadian pada malam hari.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Sulsel
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Rencana besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan jalan dua jalur empat lajur dari wilayah Atue hingga Malili mulai menunjukkan titik terang.
Senin, 22 Jun 2026 15:33
Sulsel
Bupati Ibas Beberkan Mega Proyek Jalan Luwu Timur, Ruas Malili–Aute Ditargetkan Jadi 4 Lajur
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (IBAS), membeberkan rancangan pemerintah daerah yang tengah menyiapkan program besar pembenahan infrastruktur jalan yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Minggu, 21 Jun 2026 18:06
News
Satlantas Polres Luwu Timur Turun Berbagi, Tebar Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-80
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu Timur turun langsung ke tengah masyarakat membawa bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. T
Kamis, 18 Jun 2026 16:54
Sports
Kejurprov Mini 4WD IMI Sulsel IDC Seri 3 Siap Digelar di Luwu Timur
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Mini 4WD IMI Sulsel IDC Seri 3 Kapolres Luwu Timur Cup 2026 siap digelar pada 19-21 Juni 2026 di GOR Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
Selasa, 16 Jun 2026 15:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru