Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan
Kamis, 16 Apr 2026 17:57
Pemkab Lutim menyiapkan Rumah Singgah sebagai hunian untuk warga yang punya keperluan di Makassar. Istimewa
MAKASSAR - Di bawah kepemimpinan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati, Hj. Puspawati Husler, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Kini, masyarakat Luwu Timur tak perlu lagi merasa cemas atau kebingungan mencari tempat tinggal saat harus mendampingi keluarga yang menjalani pengobatan di Makassar.
Pasalnya, Pemkab Luwu Timur telah menyediakan fasilitas “Rumah Singgah” di salah satu hunian yang terletak di Jalan Jalur Lingkar Barat, Tamalanrea Indah, Makassar, dekat dengan RS. Wahidin.
Kehadiran rumah singgah ini menjadi angin segar bagi warga, terutama bagi mereka yang harus menjalani proses rujukan medis dalam waktu yang tidak singkat. Lebih menggembirakan lagi, fasilitas yang disediakan terbilang lengkap, mulai dari tempat tidur twin, kamar mandi, hingga perlengkapan memasak tersedia dengan baik. Warga pun cukup membawa pakaian pribadi tanpa harus memikirkan kebutuhan lainnya.
Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat program ini adalah Jumati, warga Kecamatan Wasuponda. Saat ditemui di lokasi rumah singgah, Senin (13/4/2026), ia mengaku datang ke Makassar untuk mendampingi bapak mertuanya yang dirujuk dari RS Primaya Sorowako ke RS Wahidin.
“Awalnya kami bingung karena tidak punya tempat tinggal. Tapi kami mendapat kabar dari keluarga bahwa Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati menyiapkan rumah singgah untuk warga Luwu Timur,” tuturnya menceritakan.
“Di sini kami langsung direspons dengan baik dan diperbolehkan tinggal. Kami sudah tinggal sejak hari Sabtu sampai sekarang, dengan fasilitas lengkap seperti kamar mandi, kulkas, pemanas nasi dan air, tempat tidur, TV, hingga lemari pakaian. Semua gratis,” tambah Jumati.
Hal senada juga disampaikan oleh Matriel Sanco’o (66), warga Desa Tampinna, Kecamatan Angkona. Ia telah dua minggu tinggal di rumah singgah tersebut untuk mendampingi anaknya yang akan menjalani operasi di Makassar.
“Saya sebelumnya dari RS Wotu dan dirujuk ke Makassar. Selama di sini, saya tinggal di rumah singgah dengan fasilitas lengkap, ada tempat tidur, kamar mandi, dan semuanya gratis. Kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan rasa haru saat pernah bertemu langsung dengan Bupati Luwu Timur dan menyampaikan kondisi anaknya yang telah beberapa kali menjalani operasi.
“Saya sempat bertemu dengan Bapak Bupati dan meminta bantuan untuk anak saya. Alhamdulillah, dari berobat di RS Wotu sampai di RS Unhas ini, semua gratis. Kami minta doa semoga Bapak Bupati dan ibu Wakil Bupati selalu sehat,” tambahnya penuh harap.
Sementara itu, Josua, anak dari Matriel Sanco’o yang turut mendampingi proses operasi adiknya, mengaku merasa aman dan terbantu dengan adanya fasilitas rumah singgah tersebut.
“Selama kurang lebih dua minggu di Makassar, kami difasilitasi rumah singgah secara gratis tanpa biaya sedikit pun. Fasilitasnya lengkap, mulai dari alat memasak, AC, hingga kamar mandi. Harapan kami, program ini terus berlanjut. Terima kasih Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Luwu Timur,” pungkas Josua.
Sementara Plt. Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan menjelaskan, per 1 April kemarin, layanan rumah singgah sudah jalan, dengan fasilitas yang menyediakan hunian.
“Untuk sementara per hari ini kami menyediakan 3 kamar hunian. Untuk kedepan kita akan menambah sesuai kebutuhan pasien,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Adapun syarat dari masuk rumah singgah itu, lanjutnya, ialah pasien rujukan dari Luwu Timur, dan selama ketersediaan kamar masih ada, akan dilayani masuk di rumah singgah.
“Untuk batas waktu tinggal, sementara kita tidak membatasi selama pasien masih dirawat itu masih bisa tinggal di rumah singgah yang telah kami sediakan,” jelas dr. Irfan.
Kini, masyarakat Luwu Timur tak perlu lagi merasa cemas atau kebingungan mencari tempat tinggal saat harus mendampingi keluarga yang menjalani pengobatan di Makassar.
Pasalnya, Pemkab Luwu Timur telah menyediakan fasilitas “Rumah Singgah” di salah satu hunian yang terletak di Jalan Jalur Lingkar Barat, Tamalanrea Indah, Makassar, dekat dengan RS. Wahidin.
Kehadiran rumah singgah ini menjadi angin segar bagi warga, terutama bagi mereka yang harus menjalani proses rujukan medis dalam waktu yang tidak singkat. Lebih menggembirakan lagi, fasilitas yang disediakan terbilang lengkap, mulai dari tempat tidur twin, kamar mandi, hingga perlengkapan memasak tersedia dengan baik. Warga pun cukup membawa pakaian pribadi tanpa harus memikirkan kebutuhan lainnya.
Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat program ini adalah Jumati, warga Kecamatan Wasuponda. Saat ditemui di lokasi rumah singgah, Senin (13/4/2026), ia mengaku datang ke Makassar untuk mendampingi bapak mertuanya yang dirujuk dari RS Primaya Sorowako ke RS Wahidin.
“Awalnya kami bingung karena tidak punya tempat tinggal. Tapi kami mendapat kabar dari keluarga bahwa Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati menyiapkan rumah singgah untuk warga Luwu Timur,” tuturnya menceritakan.
“Di sini kami langsung direspons dengan baik dan diperbolehkan tinggal. Kami sudah tinggal sejak hari Sabtu sampai sekarang, dengan fasilitas lengkap seperti kamar mandi, kulkas, pemanas nasi dan air, tempat tidur, TV, hingga lemari pakaian. Semua gratis,” tambah Jumati.
Hal senada juga disampaikan oleh Matriel Sanco’o (66), warga Desa Tampinna, Kecamatan Angkona. Ia telah dua minggu tinggal di rumah singgah tersebut untuk mendampingi anaknya yang akan menjalani operasi di Makassar.
“Saya sebelumnya dari RS Wotu dan dirujuk ke Makassar. Selama di sini, saya tinggal di rumah singgah dengan fasilitas lengkap, ada tempat tidur, kamar mandi, dan semuanya gratis. Kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan rasa haru saat pernah bertemu langsung dengan Bupati Luwu Timur dan menyampaikan kondisi anaknya yang telah beberapa kali menjalani operasi.
“Saya sempat bertemu dengan Bapak Bupati dan meminta bantuan untuk anak saya. Alhamdulillah, dari berobat di RS Wotu sampai di RS Unhas ini, semua gratis. Kami minta doa semoga Bapak Bupati dan ibu Wakil Bupati selalu sehat,” tambahnya penuh harap.
Sementara itu, Josua, anak dari Matriel Sanco’o yang turut mendampingi proses operasi adiknya, mengaku merasa aman dan terbantu dengan adanya fasilitas rumah singgah tersebut.
“Selama kurang lebih dua minggu di Makassar, kami difasilitasi rumah singgah secara gratis tanpa biaya sedikit pun. Fasilitasnya lengkap, mulai dari alat memasak, AC, hingga kamar mandi. Harapan kami, program ini terus berlanjut. Terima kasih Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Luwu Timur,” pungkas Josua.
Sementara Plt. Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan menjelaskan, per 1 April kemarin, layanan rumah singgah sudah jalan, dengan fasilitas yang menyediakan hunian.
“Untuk sementara per hari ini kami menyediakan 3 kamar hunian. Untuk kedepan kita akan menambah sesuai kebutuhan pasien,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Adapun syarat dari masuk rumah singgah itu, lanjutnya, ialah pasien rujukan dari Luwu Timur, dan selama ketersediaan kamar masih ada, akan dilayani masuk di rumah singgah.
“Untuk batas waktu tinggal, sementara kita tidak membatasi selama pasien masih dirawat itu masih bisa tinggal di rumah singgah yang telah kami sediakan,” jelas dr. Irfan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Lutim Tegaskan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan harga gabah di tingkat petani tidak boleh jatuh di bawah standar yang telah ditetapkan.
Selasa, 14 Apr 2026 17:39
Sulsel
RDP DPRD Lutim Memanas, Mahasiswa Sorot Kejanggalan Proyek Masjid Rp43 M
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur, Senin (13/04/26), memanas saat Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) mempertanyakan kejanggalan proyek Masjid Islamic Center Malili.
Senin, 13 Apr 2026 17:39
Sulsel
Ranperda Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal Luwu Timur Diharmonisasi
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Luwu Timur
Sabtu, 04 Apr 2026 22:23
Sulsel
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
KPU Luwu Timur telah malakukan Rapat Pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026, Kamis (03/04/2026).
Jum'at, 03 Apr 2026 15:51
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Mulai Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Pastikan Rampung Dalam 3 Hari
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyerahkan bantuan seragam sekolah untuk 16.253 siswa PAUD hingga SMP, termasuk sekolah swasta, di halaman Kantor Bupati saat apel pagi pertama pasca-libur sekolah dan kerja, Senin (30/3/2026).
Senin, 30 Mar 2026 14:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
2
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
3
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat
4
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
5
Ketua DPRD Sulsel Cicu Asah Visi Kepemimpinan di Retret Nasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
2
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
3
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat
4
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
5
Ketua DPRD Sulsel Cicu Asah Visi Kepemimpinan di Retret Nasional