APBD 2025 Disahkan, Bupati Irwan Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 Senilai Rp2,16 Triliun
Senin, 13 Jul 2026 18:25
Pemkab Lutim bersama DPRD Kabupaten Luwu Timur resmi menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar, Senin (13/07/26). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama DPRD Kabupaten Luwu Timur resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar, Senin (13/07/26).
Tak hanya itu, dalam momentum yang sama, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, juga menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebagai langkah awal penyusunan APBD tahun mendatang.
Langkah tersebut menjadi sinyal dimulainya pembahasan arah pembangunan dan penganggaran Kabupaten Luwu Timur untuk tahun 2027 yang diproyeksikan mencapai lebih dari Rp2,16 triliun.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menjelaskan bahwa penyampaian rancangan KUA dan PPAS merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dokumen tersebut akan menjadi dasar pembahasan bersama DPRD sebelum dituangkan dalam nota kesepakatan.
Menurut Irwan, penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 telah diselaraskan dengan kebijakan pembangunan nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, RPJMD Kabupaten Luwu Timur 2025–2029, RKPD Tahun 2027, kondisi ekonomi makro daerah, serta kemampuan keuangan daerah.
Ia mengungkapkan, tema pembangunan Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2027 adalah "Akselerasi Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat."
Tema tersebut akan diwujudkan melalui sejumlah prioritas pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas layanan dasar yang inklusif, penguatan perlindungan sosial, percepatan transformasi ekonomi berbasis pertanian, perikanan, manufaktur dan UMKM, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan hidup, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan adaptif melalui digitalisasi pelayanan publik.
Dalam pemaparannya, Irwan juga mengungkapkan gambaran umum postur anggaran daerah tahun 2027. Pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2.163.221.350.600, sementara belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp2.214.167.367.855.
Dengan demikian, terdapat proyeksi defisit anggaran sebesar Rp50.946.017.255 yang nantinya akan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme penyusunan APBD.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mendorong pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki ke depan.
"Melalui kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama demi mewujudkan Luwu Timur yang semakin maju dan sejahtera," ujar Irwan.
Tak hanya itu, dalam momentum yang sama, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, juga menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebagai langkah awal penyusunan APBD tahun mendatang.
Langkah tersebut menjadi sinyal dimulainya pembahasan arah pembangunan dan penganggaran Kabupaten Luwu Timur untuk tahun 2027 yang diproyeksikan mencapai lebih dari Rp2,16 triliun.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menjelaskan bahwa penyampaian rancangan KUA dan PPAS merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dokumen tersebut akan menjadi dasar pembahasan bersama DPRD sebelum dituangkan dalam nota kesepakatan.
Menurut Irwan, penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 telah diselaraskan dengan kebijakan pembangunan nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, RPJMD Kabupaten Luwu Timur 2025–2029, RKPD Tahun 2027, kondisi ekonomi makro daerah, serta kemampuan keuangan daerah.
Ia mengungkapkan, tema pembangunan Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2027 adalah "Akselerasi Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat."
Tema tersebut akan diwujudkan melalui sejumlah prioritas pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas layanan dasar yang inklusif, penguatan perlindungan sosial, percepatan transformasi ekonomi berbasis pertanian, perikanan, manufaktur dan UMKM, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan hidup, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan adaptif melalui digitalisasi pelayanan publik.
Dalam pemaparannya, Irwan juga mengungkapkan gambaran umum postur anggaran daerah tahun 2027. Pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2.163.221.350.600, sementara belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp2.214.167.367.855.
Dengan demikian, terdapat proyeksi defisit anggaran sebesar Rp50.946.017.255 yang nantinya akan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme penyusunan APBD.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mendorong pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki ke depan.
"Melalui kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama demi mewujudkan Luwu Timur yang semakin maju dan sejahtera," ujar Irwan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Sulsel
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Sulsel
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Rencana besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan jalan dua jalur empat lajur dari wilayah Atue hingga Malili mulai menunjukkan titik terang.
Senin, 22 Jun 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
ICATT Gandeng FKUB Gowa Edukasi Masyarakat Tolak Intoleransi dan Radikalisme
3
Atlet SAAD Archery Academy Juara Panahan Tradisional Hanya dalam 7 Bulan Latihan
4
OlymRun 2026 Target 5.000 Peserta, Hadiah Ratusan Juta Rupiah
5
Disdik Jeneponto Tekankan Pendidikan Karakter dan Sekolah Ramah Anak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
ICATT Gandeng FKUB Gowa Edukasi Masyarakat Tolak Intoleransi dan Radikalisme
3
Atlet SAAD Archery Academy Juara Panahan Tradisional Hanya dalam 7 Bulan Latihan
4
OlymRun 2026 Target 5.000 Peserta, Hadiah Ratusan Juta Rupiah
5
Disdik Jeneponto Tekankan Pendidikan Karakter dan Sekolah Ramah Anak