Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Proyek Masjid Islamic Center Malili Luwu Timur yang mandek. Foto: Fitra Budin
LUWU TIMUR - Polemik proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili kembali memanas. Setelah belum terlihat adanya perkembangan penanganan, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) memastikan akan kembali melayangkan laporan resmi ke Polres Luwu Timur dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur.
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Menurutnya, aparat penegak hukum diharapkan memberikan kepastian atas berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat.
"Seharusnya aparat penegak hukum menindaklanjuti isu yang sudah kami sampaikan. Sampai sekarang persoalan Islamic Center seperti redup. Karena itu, dalam waktu dekat kami akan kembali memasukkan aduan resmi ke Polres dan Kejaksaan," tegas Yolan.
Yolan juga menilai laporan yang akan disampaikan nantinya diharapkan menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan langkah-langkah sesuai kewenangan, termasuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
"Kami menunggu respons aparat. Proyek ini menggunakan anggaran yang besar sehingga masyarakat tentu berharap ada penjelasan yang terang. Kami ingin ada kepastian," katanya.
Tak hanya itu, AMPLi juga menyiapkan langkah lanjutan apabila laporan tersebut tidak memperoleh tindak lanjut. Organisasi mahasiswa itu berencana membawa persoalan tersebut ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan disertai aksi unjuk rasa.
"Kalau nantinya tidak ada tindak lanjut, kami akan membawa persoalan ini ke Kejati Sulsel dan menggelar aksi demonstrasi. Kami ingin ada kepastian atas isu yang selama ini menjadi perhatian publik," ujar Yolan.
Sebelumnya, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur menyatakan hingga kini belum menerima laporan terkait proyek Islamic Center Malili. Kejari juga mengungkapkan saat ini masih memprioritaskan penanganan dua perkara lain yang sedang berjalan. Sementara Polres Luwu Timur menyebut belum pernah menerima laporan terkait proyek tersebut.
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Menurutnya, aparat penegak hukum diharapkan memberikan kepastian atas berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat.
"Seharusnya aparat penegak hukum menindaklanjuti isu yang sudah kami sampaikan. Sampai sekarang persoalan Islamic Center seperti redup. Karena itu, dalam waktu dekat kami akan kembali memasukkan aduan resmi ke Polres dan Kejaksaan," tegas Yolan.
Yolan juga menilai laporan yang akan disampaikan nantinya diharapkan menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan langkah-langkah sesuai kewenangan, termasuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
"Kami menunggu respons aparat. Proyek ini menggunakan anggaran yang besar sehingga masyarakat tentu berharap ada penjelasan yang terang. Kami ingin ada kepastian," katanya.
Tak hanya itu, AMPLi juga menyiapkan langkah lanjutan apabila laporan tersebut tidak memperoleh tindak lanjut. Organisasi mahasiswa itu berencana membawa persoalan tersebut ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan disertai aksi unjuk rasa.
"Kalau nantinya tidak ada tindak lanjut, kami akan membawa persoalan ini ke Kejati Sulsel dan menggelar aksi demonstrasi. Kami ingin ada kepastian atas isu yang selama ini menjadi perhatian publik," ujar Yolan.
Sebelumnya, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur menyatakan hingga kini belum menerima laporan terkait proyek Islamic Center Malili. Kejari juga mengungkapkan saat ini masih memprioritaskan penanganan dua perkara lain yang sedang berjalan. Sementara Polres Luwu Timur menyebut belum pernah menerima laporan terkait proyek tersebut.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
APBD 2025 Disahkan, Bupati Irwan Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 Senilai Rp2,16 Triliun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama DPRD Kabupaten Luwu Timur resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar, Senin (13/07/26).
Senin, 13 Jul 2026 18:25
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Sulsel
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Rencana besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan jalan dua jalur empat lajur dari wilayah Atue hingga Malili mulai menunjukkan titik terang.
Senin, 22 Jun 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Selamat, Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Selamat, Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi