Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Aktivis mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Menurutnya, hingga kini perkembangan penanganan kasus tersebut belum terlihat jelas sehingga memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Nur Alam yang juga merupakan putra daerah Bumi Batara Guru mengaku prihatin melihat proses penanganan kasus yang dinilainya seolah timbul tenggelam tanpa adanya informasi lanjutan kepada publik.
"Kasus ini sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Jangan sampai hilang begitu saja tanpa ada kepastian hukum. Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana proses penanganannya," tegas Nur Alam.
Sorotan terhadap proyek Islamic Center sebelumnya juga datang dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) yang menggelar aksi dan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur pada Senin (13/4/2026).
Dalam forum tersebut, perwakilan mahasiswa, Yolan, meminta DPRD memfasilitasi pertemuan dengan aparat kepolisian dan kejaksaan agar penanganan dugaan persoalan proyek dapat dibahas secara terbuka.
"Kami hanya ingin difasilitasi untuk berdiskusi dengan polisi dan kejaksaan agar persoalan ini bisa dibuka lebih dalam," ujar Yolan saat RDP.
Menanggapi permintaan tersebut, anggota DPRD Luwu Timur, Badawi, menilai forum diskusi tidak akan memberikan penyelesaian konkret.
Ia menyarankan mahasiswa untuk langsung menyampaikan laporan kepada aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan melakukan penyelidikan.
"Kalau hanya sekadar diskusi, untuk apa? Tidak ada ujungnya. Langsung saja bawa ke polisi atau kejaksaan karena mereka yang memiliki kewenangan," kata Badawi.
Sebelumnya, proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili menjadi perhatian publik setelah beredarnya foto plafon bangunan yang ambruk.
Menyikapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui ada atau tidaknya dugaan tindak pidana.
"Kami akan menelusuri apakah ada indikasi korupsi, termasuk kemungkinan pengurangan spesifikasi material atau mark-up anggaran," ujar AKP Jody Dharma.
Proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili yang menelan anggaran sekitar Rp43 miliar dan dikerjakan sejak 2022 hingga 2024 tersebut hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Selain insiden plafon ambruk, sejumlah bagian bangunan juga dilaporkan belum rampung sehingga memunculkan berbagai pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan.
Menurutnya, hingga kini perkembangan penanganan kasus tersebut belum terlihat jelas sehingga memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Nur Alam yang juga merupakan putra daerah Bumi Batara Guru mengaku prihatin melihat proses penanganan kasus yang dinilainya seolah timbul tenggelam tanpa adanya informasi lanjutan kepada publik.
"Kasus ini sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Jangan sampai hilang begitu saja tanpa ada kepastian hukum. Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana proses penanganannya," tegas Nur Alam.
Sorotan terhadap proyek Islamic Center sebelumnya juga datang dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) yang menggelar aksi dan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur pada Senin (13/4/2026).
Dalam forum tersebut, perwakilan mahasiswa, Yolan, meminta DPRD memfasilitasi pertemuan dengan aparat kepolisian dan kejaksaan agar penanganan dugaan persoalan proyek dapat dibahas secara terbuka.
"Kami hanya ingin difasilitasi untuk berdiskusi dengan polisi dan kejaksaan agar persoalan ini bisa dibuka lebih dalam," ujar Yolan saat RDP.
Menanggapi permintaan tersebut, anggota DPRD Luwu Timur, Badawi, menilai forum diskusi tidak akan memberikan penyelesaian konkret.
Ia menyarankan mahasiswa untuk langsung menyampaikan laporan kepada aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan melakukan penyelidikan.
"Kalau hanya sekadar diskusi, untuk apa? Tidak ada ujungnya. Langsung saja bawa ke polisi atau kejaksaan karena mereka yang memiliki kewenangan," kata Badawi.
Sebelumnya, proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili menjadi perhatian publik setelah beredarnya foto plafon bangunan yang ambruk.
Menyikapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui ada atau tidaknya dugaan tindak pidana.
"Kami akan menelusuri apakah ada indikasi korupsi, termasuk kemungkinan pengurangan spesifikasi material atau mark-up anggaran," ujar AKP Jody Dharma.
Proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili yang menelan anggaran sekitar Rp43 miliar dan dikerjakan sejak 2022 hingga 2024 tersebut hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Selain insiden plafon ambruk, sejumlah bagian bangunan juga dilaporkan belum rampung sehingga memunculkan berbagai pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Rencana besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan jalan dua jalur empat lajur dari wilayah Atue hingga Malili mulai menunjukkan titik terang.
Senin, 22 Jun 2026 15:33
Sulsel
Bupati Ibas Beberkan Mega Proyek Jalan Luwu Timur, Ruas Malili–Aute Ditargetkan Jadi 4 Lajur
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (IBAS), membeberkan rancangan pemerintah daerah yang tengah menyiapkan program besar pembenahan infrastruktur jalan yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Minggu, 21 Jun 2026 18:06
News
Satlantas Polres Luwu Timur Turun Berbagi, Tebar Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-80
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu Timur turun langsung ke tengah masyarakat membawa bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. T
Kamis, 18 Jun 2026 16:54
Sports
Kejurprov Mini 4WD IMI Sulsel IDC Seri 3 Siap Digelar di Luwu Timur
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Mini 4WD IMI Sulsel IDC Seri 3 Kapolres Luwu Timur Cup 2026 siap digelar pada 19-21 Juni 2026 di GOR Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
Selasa, 16 Jun 2026 15:57
News
Ribuan Warga Padati Lapangan Pendidikan, Konser Juan Reza Bakar Semangat HUT ke-23 Luwu Timur
Ribuan masyarakat memadati Lapangan Pendidikan untuk menyaksikan malam hiburan artis dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Rabu (10/06/2026).
Kamis, 11 Jun 2026 10:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
4
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
4
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi