IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel

Kamis, 13 Agu 2026 05:17
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
IAS saat melakukan konsolidasi dengan jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara, Rabu (12/8) di Kantor Golkar Luwu Utara. Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU UTARA - Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan, kekuatan Golkar Sulsel harus tumbuh merata di seluruh daerah, tidak boleh hanya kuat di Makassar.

Hal itu disampaikan IAS saat melakukan konsolidasi dengan jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara, Rabu (12/8) di Kantor Golkar Luwu Utara.

Ketua Harian DPD Golkar Luwu Utara, Basir, dalam sambutannya mengatakan IAS bukan sosok asing bagi kader Golkar Luwu Utara. Selain memiliki kedekatan dengan daerah, kompetensi IAS untuk memimpin Golkar Sulsel juga dinilai tidak perlu diragukan.

Basir bahkan menyebut IAS tidak perlu menunggu terlalu lama untuk bergerak membangun konsolidasi partai.

Mantan Ketua DPRD Luwu Utara ini juga menyampaikan capaian politik Golkar Luwu Utara yang mengalami peningkatan kursi signifikan. Pada Pemilu sebelumnya, Golkar berhasil meningkatkan perolehan kursi dari delapan menjadi sebelas kursi.

“Golkar bukan pemenang Pilkada, tetapi kita adalah pemenang Pemilu. Kursi kita naik dari delapan menjadi sebelas,” katanya.

IAS mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan tiga kursi merupakan hasil kerja politik yang tidak sederhana.

“Apa yang dilakukan Ketua dan jajaran Golkar Luwu Utara luar biasa. Kenaikan kursi yang signifikan ini harus kita apresiasi,” kata IAS.

IAS bahkan menyebut keberhasilan tersebut menunjukkan kapasitas kepemimpinan Golkar Luwu Utara dalam mengelola kekuatan politik di daerah.

“Mungkin karena ada kapasitas sebagai bupati, sehingga bisa membaca bagaimana mengelola kekuatan politik,” ujar IAS.

IAS mengatakan dirinya memilih langsung bergerak melakukan konsolidasi meski proses pelantikan pengurus DPD Golkar Sulsel belum berlangsung.

“Ada yang bilang saya tidak bisa menunggu pelantikan. Saya sampaikan, terlalu lama waktu terbuang. Makanya sembari menunggu pelantikan, saya bergerak ke daerah,” kata IAS.

Menurutnya, konsolidasi tidak boleh menunggu momentum seremonial. Struktur dan kader harus segera disapa, mendengar aspirasi daerah, serta menyiapkan organisasi menghadapi agenda politik ke depan.

IAS mengatakan kekuatan Golkar Sulsel harus dibangun dari seluruh kabupaten/kota.

“Golkar Sulsel tidak boleh hanya kuat di Makassar. Kita harus kuat di Luwu Utara, Luwu Raya, Toraja, Ajatappareng, Pangkep, dan seluruh daerah. Kalau kita ingin membesarkan Golkar Sulsel, semua daerah harus tumbuh,” tegasnya.

Ia menilai peningkatan kursi Golkar Luwu Utara dari delapan menjadi sebelas merupakan modal penting yang harus dipertahankan sekaligus dikembangkan.

“Kalau delapan bisa menjadi sebelas, berarti ada sesuatu yang sudah bekerja dengan baik. Tugas kita sekarang bukan hanya mempertahankan, tetapi bagaimana mengembangkan kekuatan itu,” ujar IAS.

Ke depan, lanjutnya, kepemimpinan partai ke depan harus berorientasi pada kemampuan bekerja dan membangun organisasi.

Karena itu, ia mendorong agar kader-kader daerah tidak hanya melihat kepemimpinan dari sisi formalitas organisasi, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan persoalan konkret yang dihadapi partai.

Dalam kesempatan tersebut, IAS menyampaikan salam dari Ketua Umum Partai Golkar kepada seluruh kader di Luwu Utara.

Ia juga mengingatkan kader Golkar yang berada di legislatif agar tetap menjalankan peran politiknya dengan mendukung pemerintahan dan memastikan program pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Salam dari Ketua Umum untuk seluruh kader Golkar di Luwu Utara. Golkar punya tradisi panjang sebagai bagian dari pemerintahan. Karena itu kader-kader kita di legislatif harus ikut memastikan pemerintahan berjalan baik dan programnya dirasakan masyarakat,” kata IAS.

IAS berharap capaian politik Golkar Luwu Utara menjadi bagian dari kebangkitan Golkar Sulsel secara keseluruhan.

“Jangan ada lagi daerah yang merasa berjalan sendiri. Kita ini satu Golkar Sulsel. Kekuatan di setiap kabupaten adalah kekuatan Golkar Sulsel,” pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru