Jalur Mamminasata Segmen 3 dan 4 di Maros Dilanjutkan, Panjangnya 9,8 Km
Senin, 13 Jul 2026 15:45
Pembahasan tahapan pembangunan Jalur Mamminasata segmen 3 dan 4 yang akan melintasi Kecamatan Turikale, Mandai, dan Tanralili. Foto: Istimewa
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai membahas tahapan pembangunan Jalur Mamminasata segmen 3 dan 4 yang akan melintasi Kecamatan Turikale, Mandai, dan Tanralili.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan pembangunan saat ini memasuki tahap identifikasi awal lahan dan penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
"Sekarang kita sudah membahas masalah pembangunan segmen 3 dan 4 Jalur Mamminasata," katanya, Senin (13/7/2026).
Pada segmen ini, jalur yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 9.830 meter atau 9,8 kilometer.
"Berdasarkan identifikasi lahan, kurang lebih sekitar 200-an bidang lahan yang diperkirakan terdampak pada pembangunan segmen 3 dan 4 dengan panjang sekitar 9,8 kilometer," ujarnya.
Muetazim menjelaskan, pemerintah daerah masih melakukan identifikasi awal terhadap lahan yang terdampak sebelum masuk ke tahapan berikutnya.
"Yang kami lakukan sekarang adalah identifikasi awal terhadap lahan yang terdampak. Data sementara ada sekitar 200 bidang. Selanjutnya disusun dokumen perencanaan pengadaan tanah sebelum masuk ke tahapan berikutnya," katanya.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah ditargetkan rampung pada November 2026. Setelah dokumen tersebut selesai, proses pembebasan lahan dapat segera dilanjutkan.
Ia menambahkan, pembangunan yang menjadi prioritas saat ini adalah segmen 3 dan 4, mengingat segmen 1 dan 2 telah lebih dahulu selesai dibangun.
Muetazim juga menanggapi kemungkinan adanya lahan yang masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Meski demikian, ia berharap proses pembebasan lahan dapat berjalan lancar agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai.
"Kalau proses pembebasan lahannya bisa segera selesai, harapannya tahun depan sudah ada aksi atau pekerjaan fisik di lapangan," tambahnya.
Ruas jalan yang akan dibangun tersebut direncanakan melintasi kawasan persawahan dan menghubungkan jalur dari sekitar belakang Pasar Tramo hingga kawasan Moncongloe.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan pembangunan saat ini memasuki tahap identifikasi awal lahan dan penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
"Sekarang kita sudah membahas masalah pembangunan segmen 3 dan 4 Jalur Mamminasata," katanya, Senin (13/7/2026).
Pada segmen ini, jalur yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 9.830 meter atau 9,8 kilometer.
"Berdasarkan identifikasi lahan, kurang lebih sekitar 200-an bidang lahan yang diperkirakan terdampak pada pembangunan segmen 3 dan 4 dengan panjang sekitar 9,8 kilometer," ujarnya.
Muetazim menjelaskan, pemerintah daerah masih melakukan identifikasi awal terhadap lahan yang terdampak sebelum masuk ke tahapan berikutnya.
"Yang kami lakukan sekarang adalah identifikasi awal terhadap lahan yang terdampak. Data sementara ada sekitar 200 bidang. Selanjutnya disusun dokumen perencanaan pengadaan tanah sebelum masuk ke tahapan berikutnya," katanya.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah ditargetkan rampung pada November 2026. Setelah dokumen tersebut selesai, proses pembebasan lahan dapat segera dilanjutkan.
Ia menambahkan, pembangunan yang menjadi prioritas saat ini adalah segmen 3 dan 4, mengingat segmen 1 dan 2 telah lebih dahulu selesai dibangun.
Muetazim juga menanggapi kemungkinan adanya lahan yang masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Meski demikian, ia berharap proses pembebasan lahan dapat berjalan lancar agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai.
"Kalau proses pembebasan lahannya bisa segera selesai, harapannya tahun depan sudah ada aksi atau pekerjaan fisik di lapangan," tambahnya.
Ruas jalan yang akan dibangun tersebut direncanakan melintasi kawasan persawahan dan menghubungkan jalur dari sekitar belakang Pasar Tramo hingga kawasan Moncongloe.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Maros Bagi-bagi Masker ke ASN
Bupati Maros, AS Chaidir Syam membagi-bagikan masker kepada seluruh ASN. Pembagian masker dilakukan saat apel rutin Pemkab Maros di Lapangan Pallantikang, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 09:58
Sulsel
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Kualitas Udara di Kabupaten Maros saat ini terindikasi buruk, yang diakibatkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Minggu, 11 Okt 2026 09:47
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
5
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
5
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun