Dekranasda Makassar Cari 20 Calon Penenun untuk Pelatihan Intensif Bersama CTI

Senin, 13 Jul 2026 09:11
Dekranasda Makassar Cari 20 Calon Penenun untuk Pelatihan Intensif Bersama CTI
Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, saat ditemui di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menyiapkan program pelatihan tenun selama satu tahun untuk melahirkan penenun dengan motif khas Sulawesi. Program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing produk ekonomi kreatif lokal.

Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, mengatakan pemerintah kota berkomitmen mendukung pengembangan sektor kerajinan melalui program pembinaan yang berkelanjutan.

"Tentu kami di Kota Makassar sebagai tuan rumah kami mensupport semua kegiatan-kegiatan yang dari provinsi," tegasnya saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

Melinda menjelaskan, Dekranasda Kota Makassar sedang menyiapkan pelatihan bagi 20 penenun yang berdomisili di Makassar. Program tersebut akan bekerja sama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI).

"Kita lagi mencari 20 penenun yang ada di Kota Makassar yang akan diberikan pelatihan selama 1 tahun, kami akan bekerjasama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) yang binaan dari Ibu Hatta Rajasa. Mudah-mudahan dalam 1 tahun ke depan kita bisa membina ada beberapa penenun dan bisa menghasilkan penenun-penenun sendiri," ujarnya.

Menurutnya, pelatihan itu bertujuan membangun kapasitas penenun lokal sekaligus menghadirkan motif tenun khas Sulawesi yang berasal dari Kota Makassar.

"Salah satunya yang besar nanti kita lakukan bagaimana kita mau melakukan pelatihan tenun, penenun untuk di Kota Makassar ini. Karena yang kita tahu penenun rata-rata adanya di Wajo, di Bulukumba. Di Kota Makassar sendiri belum ada penenun yang khusus yang mempunyai motif khas Sulawesi," ungkapnya kepada wartawan.

Melinda mengatakan peserta pelatihan tidak dibatasi usia. Dekranasda lebih mengutamakan calon peserta yang telah memiliki pengalaman menenun.

"Enggak ada sih (batasan usia). Kita cuma mencari yang mempunyai pengalaman menenun. Jadi, itu yang kita cari. Sekarang kita baru menemukan sekitar 10, jadi kita masih mencari. Rencananya pelatihan itu kita akan mulai sekitar bulan Agustus-September," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengatakan pihaknya menghadirkan satu paviliun khusus untuk memamerkan berbagai produk unggulan Jawa Timur pada HUT Dekranas ke-46 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar.

"Kita buka stand di Jawa Timur kita punya satu paviliun gitu. Kami membawa cukup banyak eee cukup banyak produk dan itu dari Jawa Timur, kemudian ada juga kontribusi mandiri dari dari Kabupaten Kota se-Jawa Timur. Bojonegoro ada, Kota Surabaya dan seterusnya masih banyak lagi itu membuka dan ikut memeriahkan dan momen ini kita manfaatkan untuk bisa saling mengenal. Kita bisa mengenal budaya Makassar dan seluruh pengunjung yang hadir di sini bisa mengenal budaya Jawa Timur," bebernya.

Ia menjelaskan, produk yang dipamerkan didominasi batik, baik dalam bentuk kain lembaran maupun pakaian siap pakai. Selain itu, terdapat pula aksesori dan kerajinan berbahan kayu.

"Kita kebanyakan batik, ada batik yang lembaran tapi kita juga perbanyak koleksi batik ready to wear karena banyak yang cari batik ready to wear. Kemudian aksesoris, kemudian ada kayu-kayuan dan seterusnya. Sebenarnya hampir semua sektor ada," papar Arumi.

Arumi berharap pameran Dekranas dapat terus menjadi wadah bagi para pengrajin untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

"Kemudian Dekranasda bisa membantu menjawab tantangan-tantangan yang ada. Ehm dari mulai tantangan permodalan, tantangan legalitas, tantangan pemasaran, itu membantu para pengrajin. Kalau misalnya kita lihat tadi di paparannya Pak ee Mendagri ee untuk jumlah UMKM terbanyak di Indonesia adalah Jawa Timur," harapnya saat diwawancarai.

Ia juga mengungkapkan tingginya minat pengunjung terhadap produk-produk Jawa Timur sejak hari pertama pameran.

"Saya di hari pertama saja waktu saya kunjungan di stand, tas yang sudah jadi itu banyak yang laku. Kemudian baju ready to wear juga banyak yang laku dan senang sih saya. Jadi balik ke sini koper ya kosong semua," sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Arumi tampil mengenakan busana adat Bodo berwarna merah. Ia mengatakan busana tersebut merupakan pemberian Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan.

"Jadi ini memang diberikan oleh Ibu Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan dari mulai aksesoris dan sebagainya. Kemudian baju ini sebetulnya ada pasangannya cuman kemarin saya membeli lagi dari Kabupaten Wajo," pungkas Arumi.
(MAN)
Berita Terkait
Pemerintah Pusat Janji Revitalisasi Benteng Rotterdam Tahun Ini
Makassar City
Pemerintah Pusat Janji Revitalisasi Benteng Rotterdam Tahun Ini
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon meninjau kawasan Benteng Rotterdam, Kota Makassar, Minggu.
Minggu, 12 Jul 2026 21:15
Pemkot Makassar Perkuat UMKM dan Batik Lokal Lewat Belanja Produk Daerah
Makassar City
Pemkot Makassar Perkuat UMKM dan Batik Lokal Lewat Belanja Produk Daerah
Pemerintah Kota Makassar memperkuat komitmennya dalam memberdayakan pelaku UMKM serta mengembangkan batik lokal melalui kebijakan belanja produk daerah dan pembinaan pengrajin.
Minggu, 12 Jul 2026 16:11
PT Vale Perluas Pasar UMKM Binaan di Ajang PKK & Dekranas
Ekbis
PT Vale Perluas Pasar UMKM Binaan di Ajang PKK & Dekranas
PT Vale Indonesia Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal melalui partisipasi pada HKG PKK Nasional ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 di Makassar.
Sabtu, 11 Jul 2026 19:50
Ketua Dekranasda Bantaeng Hadiri HUT Dekranas ke-46, Dorong Perluasan Pasar UMKM
Sulsel
Ketua Dekranasda Bantaeng Hadiri HUT Dekranas ke-46, Dorong Perluasan Pasar UMKM
Kabupaten Bantaeng turut berpartisipasi dalam pameran kriya dan wastra yang menjadi salah satu agenda utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Trans Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).
Sabtu, 11 Jul 2026 08:56
Diskominfo Makassar dan Densus 88 Perkuat Literasi Keamanan Digital dari Paham IRET
Makassar City
Diskominfo Makassar dan Densus 88 Perkuat Literasi Keamanan Digital dari Paham IRET
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar bersama Densus 88, terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme (IRET) di ruang digital, Jumat (10/7/2026).
Jum'at, 10 Jul 2026 23:07
Berita Terbaru